Bungabunga.co.id – Aksi kriminal dengan modus menyamar sebagai petugas kembali terjadi di Kota Semarang, Jawa Tengah. Seorang pria yang mengaku sebagai intel narkoba diduga merampas sepeda motor dan telepon genggam milik seorang warga setelah berhasil meyakinkan korbannya.
Pelaku Datangi Indekos Korban di Pedurungan
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu dini hari, 14 Juni 2026, sekitar pukul 02.30 WIB di sebuah rumah kos yang berada di kawasan Pedurungan, Semarang.
Menurut keterangan kepolisian, dua pria mendatangi lokasi indekos korban yang diketahui berinisial MEM. Kehadiran mereka menimbulkan kecurigaan sehingga korban sempat menanyakan identitas dan tujuan kedatangan keduanya.
Mengaku Sedang Menangani Kasus Narkoba
Karena pintu kamar kos masih terbuka, kedua pria tersebut kemudian mengaku sebagai petugas yang sedang melakukan pengembangan kasus narkotika. Dengan alasan tersebut, mereka mencoba meyakinkan korban agar mengikuti arahan yang diberikan.
Namun, pihak kepolisian memastikan bahwa pelaku bukan anggota aparat penegak hukum maupun petugas resmi yang sedang bertugas.
Korban Sempat Menuruti Permintaan Pelaku
Setelah berhasil mendapatkan kepercayaan korban, pelaku meminta untuk menggunakan kendaraan milik korban. Korban yang percaya dengan pengakuan tersebut akhirnya menuruti permintaan mereka.
Dalam perjalanan menuju wilayah Demak, pelaku kembali meminta telepon genggam milik korban. Situasi tersebut membuat korban mulai merasa ada yang tidak beres dengan perilaku kedua pria tersebut.
Korban Melompat dari Kendaraan karena Curiga
Merasa terancam dan curiga menjadi sasaran kejahatan, korban akhirnya mengambil keputusan nekat dengan melompat dari kendaraan yang sedang digunakan.
Setelah korban berhasil menyelamatkan diri, kedua pelaku langsung melarikan diri sambil membawa barang-barang milik korban.
Motor Honda Beat dan Ponsel Vivo Raib
Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Beat warna biru dongker keluaran tahun 2024 serta sebuah telepon genggam merek Vivo.
Polrestabes Semarang saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memburu pelaku yang terlibat dalam aksi penipuan dan pencurian dengan modus mengaku sebagai petugas.
Polisi Imbau Warga Lebih Waspada
Kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada orang yang mengaku sebagai aparat tanpa menunjukkan identitas resmi. Warga juga diminta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau menjadi korban modus serupa agar kasus dapat segera ditindaklanjuti.









