8 Cara Budidaya Jeruk Lemon Agar Cepat Berbuah

Posted on

Budidaya Jeruk Lemon – Buah jeruk lemon tidak hanya memberikan banyak manfaat kesehatan, tetapi juga merupakan salah satu makanan pembentukan alkalin paling banyak didunia, yang menjadikannya cara terbaik untuk menyeimbangkan tubuh asam. Meskipun jeruk lemon dikenal karena kandungan vitamin C-nya yang tinggi, lemon juga mengandung riboflavin, tiamin, zat besi, magnesium, asam pantotenat, serat, vitamin B6, kalium, tembaga, kalsium, dan asam folat.

Budidaya-Jeruk-Lemon
Budidaya Jeruk Lemon

Tentu saja, Anda tidak bisa dan tidak ingin makan banyak lemon setiap hari, tetapi Anda bisa mendapatkan banyak manfaat yang sama jika Anda hanya minum air lemon. Ini adalah cara yang bagus untuk tetap terhidrasi dan menghindari kebosanan yang dapat terjadi ketika Anda mencoba memaksa diri untuk minum air sepanjang hari.

Ini sangat mudah untuk dibuat, dapat membantu Anda menurunkan berat badan, membuat kulit bercahaya dan memastikan bahwa tubuh Anda menerima vitamin C dan nutrisi penting lainnya yang diperlukan untuk fungsi yang tepat.

Cara Budidaya Jeruk Lemon

Syarat Tumbuh

  1. Tanah gembur dan organik. Pastikan lahan yang Anda tanam memiliki kandungan organik yang baik sehingga pohon lemon bisa tercukupi nutrisinya. Jika Anda ingin menggemburkan tanah dengan pupuk pilih pupuk organik yang alami dan bebas bahan kimia.
  2. Tanah yang akan ditanam memiliki kandungan garam rendah.
  3. Tanah yang akan ditanam bebas dari gulma dan tanaman mengganggu lainnya.
  4. Tanahnya tidak tergenang air, tidak becek dan tidak terlalu basah.
  5. Tanah mendapat banyak sinar matahari.
  6. Lemon dapat tumbuh di dataran tinggi dan rendah, di daerah tropis seperti lahan kita dan di daerah subtropis.

Pengelolaan Lahan

Siapkan area yang cukup luas untuk menanam pohon lemon. Anda harus membuat bedengan tanah untuk menanam setiap bibit dan memberikan jarak di antara tanaman lemon dan lainnya.

Pilih metode penanaman yang tepat dengan memperhatikan arah angin yang tepat sehingga sinar matahari dapat langsung membentuk pohon lemon yang telah Anda tanam. Pastikan juga bahwa air tidak membanjiri pohon lemon dengan membuat parit kecil sehingga air dapat mengalir saat hujan. Genangan air ini mengurangi kualitas lemon yang dihasilkan.

Perhatikan kedalaman lubang tanam dan sesuaikan dengan akar bibit sehingga benih dapat menggenggam tanah dengan baik.

Pembibitan Jeruk Lemon

Ada 3 jenis pembibitan yang menggunakan metode cangkok, okulasi atau biji. Tapi yang lebih baik adalah cangkok atau okulasi. Pilih batang pohon dengan diameter minimal 5 cm dan bentuk lurus. Lakukan pemindahan seperti biasa dan tunggu sampai akarnya sudah kendur. Lanjutkan memotong batang dan menabur dalam kantong plastik selama sebulan untuk sepenuhnya tumbuh dengan akarnya. Selanjutnya, jika sudah siap tanamlah di area penanaman.

Penanaman

Bibit tanaman yang siap di lahan tanaman dengan jarak 70-100 cm antara tanaman. Usahakan agar tanaman langsung dan tidak terhalang di bawah sinar matahari. Buat lubang yang mengelilingi tanaman sebagai tempat pemupukan. Siram dengan air secara teratur selama 2 minggu setiap pagi dan sore. Mencegah tanaman agar tidak mati. Jika ada yang mati atau tidak tumbuh dengan baik, gantilah dengan yang baru dengan segera.

Pemeliharaan

Pupuk tanaman Anda empat kali setahun dengan perbandingan 1: 1: 1: 1 antara pupuk kandang, TSP, ZA dan kompos. Potong tangkai lemon sehingga kuncup muncul dan tanaman dapat berbunga cepat. Tanaman liar atau gulma harus segera dibuang, agar nutrisi diserap secara optimal. Jauhkan tanaman dari hama dan penyakit. Jika tanaman terserang hama dan penyakit, gunakan pestisida dan obat-obatan sesuai dosis dan rekomendasi yang tepat.

Pengendalian Hama

Pohon lemon memiliki sejumlah hama. Jadi jika Anda ingin mendapatkan hasil maksimal, pengendalian hama harus didahulukan. Terutama ketika pohon lemon memasuki musim berbunga. Dan berikut adalah beberapa contoh hama yang umum pada pohon jeruk:

  1. Lalat buah
  2. Kutu loncat atau Diaphorina citri
  3. Tungau atau Eriophyes Sheldoni Tetranychus sp
  4. Kutu daun atau Toxoptera Citridus Auranti
  5. Ulat sutera atau Citrella phyllocbistis dan
  6. Penggerek buah atau Citripestis Sagittiferella

Ada dua cara umum untuk menyelesaikan masalah ini. Yang paling sering dengan membuat jebakan buah dibuat dan disemprot dengan insektisida.

Pemangkasan

Hal lain yang perlu dilakukan agar pohon lemon mencapai potensi penuhnya adalah memotong cabang atau batang yang tidak produktif. Selain batang, daunnya bisa dipotong untuk mengurangi penguapan.

Fungsi potongan ini adalah untuk mengendalikan pohon sehingga tetap fokus pada pertumbuhan produktif ranting atau batang sampai akhirnya menghasilkan buah. Selain itu, fungsi pemangkasan adalah untuk menekankan kesan estetika pohon ketika Anda menanamnya dengan media pot.

Pemanenan

Pohon lemon adalah tanaman yang membutuhkan waktu lama untuk menghasilkan buah. Pohon lemon biasanya membutuhkan 3 hingga 5 tahun untuk memasuki musim panen. Namun, jika Anda menggunakan metode vegetatif pada pembibitan, proses pertumbuhan lebih cepat daripada menggunakan metode generatif.

Demikianlah pembahasan tentang budidaya jeruk lemon semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya

Related posts: