7 Cara Menanam Cabai (90% Berhasil)

Posted on

Cara Menanam Cabai – Peningkatan populasi Indonesia tampaknya berdampak pada permintaan Bahan Pangan seperti cabai, baik cabe rawit dan cabai merah besar dan hijau besar. Masalah ini tidak hanya mengganggu di Indonesia, tetapi juga mengganggu beberapa negara lain karena kurangnya produksi cabai dalam negeri. Beberapa pemerintah mengimpor cabai dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan cabai yang terus meningkat.

Sekarang ada banyak solusi untuk masalah kurangnya cabai antara menanam cabai di rumah, tetapi masih banyak dari kita yang telah mengambil langkah yang salah dalam menanam.

Cara Menanam Cabai

Kali ini, kami akan membagikan informasi langkah demi langkah tentang cara menanam cabai dengan benar, sehingga mudah bagi siapa saja untuk mengikuti, termasuk pemula yang belum pernah menanam cabai. Mari kita lihat ulasan berikut ini:

Syarat Tumbuh Tanaman Cabai

Syarat-Tumbuh-Tanaman-Cabai
Syarat Tumbuh Tanaman Cabai

Cara menanam cabai pertama dengan memilih tempat, tentu Anda ingin tanaman cabai yang ditanam bisa tumbuh subur, bukan? karena cabai dapat tumbuh dengan subur dan baik jika semua kebutuhannya dapat terpenuhi. Berikut ini beberapa persyaratan untuk memilih lokasi penanaman cabai.

  • Pertama, cari tempat menanam cabai di daerah dataran rendah yang tingginya lebih dari 300 meter dan kurang dari 2000 meter.
  • Kedua, mengukur suhu tempat itu, ketika suhunya mencapai 27 derajat, itu berarti tempat itu baik, tetapi jika suhunya lebih atau kurang, cobalah untuk sampai ke tempat yang lebih ideal.
  • Ketiga, Anda hanya perlu memeriksa kelembaban tanah dan mencoba memilih kisaran dengan kelembaban standar.
  • Keempat, cari tempat yang menyediakan sumber makanan yang tinggi, seperti kaya nutrisi, untuk membantu tanaman berkembang.
  • Lima, pengukuran seberapa tinggi pH tanah untuk menanam cabai, pH sebaiknya antara 5 dan 7 dan lahan sebaiknya tempat terbuka yang terkena paparan sinar matahari langsung.

Cara Pengolahan Lahan

Cara-Pengolahan-Lahan
Cara Pengolahan Lahan

Menanam cabai selanjutnya akan sedikit lebih sulit karena Anda diminta untuk berlatih langsung di lapangan. Namun, sebelum mulai menanam, bacalah langkah-langkah untuk mengolah tanah dengan benar:

  • Yang pertama adalah membersihkan tanah dari tumbuhan lainnya atau hama lain seperti rumput atau tanaman yang tidak digunakan. Kemudian bajak bagian bawahnya dengan rapi dan memanjang sehingga lebih banyak biji cabai bisa ditanam di atasnya
  • Kemudian Anda bisa menaburkan kapur pertanian di tanah terlarut untuk hasil maksimal. Tunggu sekitar 8 hingga 9 hari. Penggunaan kapur dapat meningkatkan atau menurunkan pH tanah.
  • Selanjutnya, pilih pupuk yang Anda minati. Namun, kami sarankan Anda hanya menggunakan pupuk alami seperti pupuk kandang dan pupuk kompos karena Tanaman lebih sehat daripada menggunakan pupuk kimia.
  • Keempatnya anda hanya harus menunggu pupuk larut ke tanah cukup selama rata-rata 5 hingga 6 hari
  • Kemudian Anda bisa membuat lubang untuk meletakkan biji cabai pada jarak 40-50 cm
  • Kemudian diamkan selama 1 minggu

Pemilihan Bibit Cabai

Pemilihan-Bibit-Cabai
Pemilihan Bibit Cabai

Langkah selanjutnya dalam menanam cabai dengan benar adalah memilih biji cabai terbaik. Jika Anda menanam cabai dengan benar, tetapi benih yang digunakan berkualitas rendah ini tidak berguna karena hasilnya juga rendah. Kali ini, kami menawarkan cara berikut untuk memilih cabai berkualitas baik:

1. Pertama, cari tahu di mana tanaman cabai berkualitas baik. Sebagai aturan, benih yang baik berasal dari tanaman induk yang baik. Berikut ini adalah karakteristik tanaman cabai berkualitas tinggi:

  • Tanaman/batang terlihat kokoh kuat
  • Menghasilkan buah cabai yang lebat
  • Tidak terdapat hama atau penyakit serta tanaman tidak cacat
  • Tanaman memiliki daun yang lebat serta tidak keriting

2. Selanjutnya, pilih biji cabai yang sudah tua dan tumbuh cepat

3. Selanjutnya, buat seleksi bibit cabai yang tumbuh kuncup cepat

4. Biasanya benih berkualitas tidak kerdil

Melakukan Penyemaian Pada Bibit

Penyemaian-Pada-Bibit
Penyemaian Pada Bibit

Cara selanjutnya menanam cabai dengan menanam cabai dengan benar. Kegiatan ini dilakukan agar biji cabai dapat tumbuh maksimal.

Menggunakan polybag

  • Persiapkan media. Pilih polybag dengan ukuran yang tidak terlalu besar karena hanya digunakan sebagai bibit
  • Isi polybag dengan media penyemaian, jangan diisi terlalu penuh
  • Setelah itu, bibit harus direndam terlebih dahulu sebelum ditanam menggunakan air hangat selama 2 hingga 3 menit
  • Lalu masukkan bibit ke polybag
  • Selanjutnya, semprot polybag dengan Insektisida untuk menghindari semut atau serangga lain
  • Tunggu sekitar 1 minggu sampai benih bertunas

Penanaman Bibit Tanpa Menggunakan polybag

  • Siapkan bedengan sesuai kebutuhan dan media tanam
  • Siram dengan air yang cukup
  • Lalu buat lubang dengan jarak 3 cm
  • Setelah itu, rendam benih dengan air hangat selama 2 menit
  • Berikan pupuk yang cukup dan tunggu 1 minggu sampai benih tumbuh

Tujuan Dari Penyemaian Bibit

  • Memastikan pertumbuhan maksimum bibit karena terdapat nutrisi dibutuhkan untuk menumbuhkan bibit
  • Selanjutnya, bibit cabai maksimum dapat dipelihara, karena dapat memudahkan untuk memberikan pupuk atau air saat ditempatkan di polybag atau bedengan
  • Bibit tanaman lebih mudah beradaptasi karena jika benih diletakkan langsung di tanah, tanah pasti akan kaget.
  • Terakhir, kita bisa mengganti bibit baru ketika bibit lama mati

Cara Menanam Cabai

Cara-Menanam-Cabai
Cara Menanam Cabai

Cara menanam cabe selanjutnya adalah menunggu bibit berumur kurang lebih 4 minggu. Cobalah untuk menunggu lebih dari dua helai daun sebelum memindahkan media tanama.

ada baiknya untuk menanam cabai di pagi dan sore hari agar biji tidak cepat layu. Kali ini Anda hanya perlu melepas polybag atau mengeluarkannya dari tempat polybag dan memasukkannya ke lubang yang sudah disiapkan sebelumnya. siram dengan air yang cukup.

Pemeliharaan dan Perawatan

Pemeliharaan-dan-Perawatan
Pemeliharaan dan Perawatan

penyiraman dengan air lebih banyak ketika musim kemarau. Cobalah untuk berhati-hati ketika menyiraman benih jika masih sangat muda dan tidak cukup kuat. Lakukan pemeriksaan setiap dua minggu untuk menentukan kondisi tanaman. Jika ada tanaman yang rusak atau mati, segera lepaskan dan ganti dengan benih baru.

Pasak atau tongkat diperlukan untuk menjaga cabai tumbuh tegak. tancapkan tongkat disamping tanaman dengan jarak 4 cm dari pangkal batang untuk menghindari kerusakan akar. penancapan tongkay dilakukan satu minggu setelahbibit dipindahkan.

Setelah 1 bulan, lakukan memotong tunas untuk dataran tinggi dan 3 minggu untuk dataran rendah. Potong tunas yang ada di ketiak daun. Buat potongan sampai cabang utama tumbuh, yang ditandai dengan penampilan bunga pertama atau kedua.

Selain itu, pemupukan kembali dilakukan setiap dua minggu sampai panen akhir. Agar lebih praktis, gunakan 100 ml pupuk cair yang telah diencerkan dan kemudian tuangkan langsung ke tanaman. Jika perlu, tambahkan pupuk NPK.

Pemanenan Cabai

Panen-Cabai
Panen Cabai

Metode terakhir dan sangat ditunggu-tunggu untuk menanam cabai adalah proses panen. Tanaman cabe biasanya dapat dipanen ketika berumur sekitar 80 hari. Berikut beberapa tips untuk memanen cabai yang tepat:

  • Hal pertama yang perlu Anda ingat ketika memetik cabai adalah batangnya
  • Jika ada cabai yang rusak, harus dipanen segera agar tidak menginfeksi kebuah cabai lainnya
  • Lebih baik panen di pagi hari karena cabai lebih berat daripada di sore hari ketika terjadi penguapan buah
  • Saat memetik cabe, cobalah untuk tidak menarik, tetapi untuk memutar searah jarum jam
  • Selanjutnya, pilih cabe yang sudah tua saja.

Demikianlah Pembahasan tentang cara menanam cabai, dengan penanaman yang benar maka cabai yang dihasilkan pun akan melimpah, semoga bermanfaat.

Baca Juga Artikel Lainnya