10 Cara Menanam Kedelai Agar Cepat Tumbuh

Posted on

Cara Menanam Kedelai – Kedelai adalah tanaman yang mempunyai beragam manfaat serta baik untuk dikonsumsi. Kandungan yang dimiliki kedelai sangat tinggi, misalnya jumlah protein nabati yang dapat digunakan sebagai makanan diet rendah kalori. Banyaknya manfaat yang ditawarkan kedelai menyebabkan banyak orang menanam kedelai.

Kedelai tidak hanya memiliki kandungan yang sehat, tetapi juga dapat diolah menjadi berbagai minuman atau makanan termasuk susu, tempe dan tahu. Kebutuhan konsumen meningkat dari hari ke hari, sehingga permintaan pasar akan kedelai sangat tinggi. Tentu saja ini bisa dijadikan peluang bisnis dengan menanam kedelai.

Cara-Menanam-Kedelai
Cara Menanam Kedelai

Cara menanam Kedelai dengan Baik

Syarat Tumbuh

Tanaman kedelai dapat tumbuh di berbagai jenis tanah dengan drainase dan ventilasi tanah yang memadai. Di tanah yang tandus, kedelai kaya nutrisi (steril) dapat tumbuh dengan syarat mereka menerima pupuk kandang, pupuk organik dan pengapuran.

Tanaman kedelai membutuhkan irigasi yang memadai selama fase pertumbuhan. Curah hujan ideal antara 110-210 mm / bulan dengan suhu antara 26-28 derajat Celcius. Kedelai paling baik ditanam di ketinggian 0 hingga 900 meter di atas permukaan laut. di bawah sinar matahari penuh, setidaknya 10 jam sehari.

Persiapan Benih Kedelai

Untuk hasil maksimal, benih yang digunakan adalah benih unggul bersertifikat. Jika Anda ingin membuat benih sendiri, pilih benih dari tanaman yang sehat dan memiliki produktivitas tinggi. Bibit kedelai yang baik adalah bibit dari tanaman yang cukup sehat dan tua. Kebutuhan benih adalah antara 45 dan 55 kg / ha.

Memilih Lahan Tanam Kedelai yang Benar

Tanaman kedelai dapat hidup di dataran rendah dan dataran tinggi. Namun, untuk memilih panen kedelai yang baik, Anda harus memenuhi kriteria tanah yang sesuai:

  1. Tanah sebaiknya gembur
  2. Memiliki pH 5,5 hingga 7,5 dalam tanah
  3. Ketinggian tanah dari 0 hingga 900 m di atas permukaan laut
  4. Dapat terpapar sinar matahari setidaknya 8 jam sehari
  5. Tanah dekat sumber air
  6. Jauh dari pantai untuk menghindari aerosol air asin

Setelah Anda menemukan tanah yang memenuhi kriteria tanah yang benar, Anda perlu mengelola tanah dengan lebih baik. Anda dapat mengemburkan tanah dengan bajak dan cangkul di tanah yang didominasi tanah liat.

Untuk jenis tanah kering dan gembur, bedengan sebaiknya tidak terlalu tinggi. Ukuran bedengan yang ideal adalah lebar 1,5 m dan tinggi 5 cm.

Pemberian Pupuk Dasar pada Lahan

Berikan pupuk dasar dalam bentuk pupuk organik, pupuk kimia, taburan insektisida, fungisida dan kapur dulomit di setiap bedengan. Pupuk organik dilepaskan di sepanjang jalur bedengan. Kemudian diikuti oleh taburan kapur dulomite, taburan insektisida dan fungisida.

Aduk semua pupuk sampai tercampur rata. Kemudian air ditambahkan ke bedengan sehingga pupuk cepat rusak. Setelah 2 minggu, lahan siap menanam benih kedelai.

Proses Penanaman Kedelai

Sebelum penanaman, benih harus campurkan dengan insektisida dan fungisida terlebih dahulu sehingga bibit tersebut terhindar dari hama dan jamur. Campurkan 100 g insektisida dan 100 g fungisida dengan 10 kg bibit. Insektisida yang digunakan adalah insektisida seperti tepung seperti Metindo atau Lannat.

Penanaman dilakukan oleh Dibugal dengan jarak 44 x 30 cm atau disesuaikan dengan kesuburan tanah. Setiap lubang diisi dengan 2-3 bibit dan kemudian ditutup dengan tanah tipis. Penanaman yang baik terjadi setelah hujan atau saat tanah basah.

Perawatan dan Pemeliharaan

Pengairan

Pengairan ini sangat karena tanaman kedelai sangat peka terhadap kekeringan, pada awal tanam kedelai sangat membutuhkan asupan air dengan rutin. Lakukan pengairan dengan rutin pada pagi dan sore hari terutama di musim kemarau.

Penyiangan

Lakukan penyiangan terhadap gulma dan tanaman liar lainnya yang tumbuh disekitar tanaman kedelai karena dapat mengganggu pertumbuhan tanaman kedelai, Gulma dan tanaman liar lainnya dapat merebut nutrisi didalam tanah.

Pemupukan

Agar tanaman kedelai tidak kekurangan nutrisi yang mengganggu pertumbuhannya, tetapi jika kondisi tanah nya sudah subur maka pemupukan tidak perlu dilakukan. Pemupukan dapat dilakukan dengan pupuk yang mengandung phospor dan kalium seperti pupuk KCL dan TSP dengan dosis yang disesuaikan.

Panen Kedelai

Anda dapat memanen tanaman kedelai pada usia muda atau tua (tanaman berumur 3 bulan).

Biasanya, kedelai yang akan dipanen memiliki biji kering dan kulit coklat kekuningan. Hal ini dikeringkan segera setelah panen. Namun, jika kedelai akan dijual, mereka harus dipanen ketika kedelai masih hijau dan kemudian dimasak.

Demikianlah pembahasan tentang cara menanam kedelai semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya