Bungabunga.co.id – Kasus tewasnya seorang anak punk berinisial FA di wilayah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, mengungkap rangkaian peristiwa yang melibatkan beberapa pelaku. Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah seorang perempuan yang dikenal dengan sebutan Lady Punk Mondy Tatto. Polisi menetapkannya sebagai tersangka dalam perkara pengeroyokan yang terjadi sebelum korban kehilangan nyawa.
Penyidik menjelaskan bahwa terdapat dua kejadian berbeda yang saling berkaitan. Insiden pertama merupakan aksi pengeroyokan yang melibatkan Mondy Tatto bersama Doni Darmawan alias Donal. Sementara itu, kejadian kedua adalah penusukan yang menyebabkan FA meninggal dunia dengan tersangka utama seorang pria bernama Darmin.
Seluruh rangkaian peristiwa berlangsung di dua lokasi berbeda di kawasan Cikarang Barat dalam rentang waktu Sabtu malam hingga Minggu dini hari.
Perselisihan Dipicu Motor dan Berujung Pengeroyokan
Cekcok Bermula Saat Korban Meminjam Sepeda Motor
Menurut keterangan kepolisian, permasalahan bermula pada Sabtu malam, 27 Juni 2026, di depan sebuah salon yang berada di Jalan Kiai Asnawi, Cikarang Barat. Saat itu FA berniat meminjam sepeda motor milik Mondy Tatto yang sedang digunakan oleh Donal.
Permintaan tersebut memicu adu mulut antara FA dan Donal hingga akhirnya berubah menjadi perkelahian. Dalam situasi tersebut, Mondy Tatto ikut terlibat membantu Donal sehingga korban mengalami pengeroyokan.
Perkelahian akhirnya berhasil dihentikan oleh beberapa rekan mereka yang berada di lokasi sehingga situasi sempat mereda.
Korban dan Pelaku Kembali Berkumpul dalam Pesta Miras
Usai insiden pertama, FA bersama sejumlah anak punk lainnya kembali berkumpul di kawasan Ceger. Mereka menggelar pesta minuman keras yang juga dihadiri Mondy Tatto, Donal, serta Darmin.
Sekitar pukul 03.00 WIB, rombongan berpindah ke kontrakan milik Mondy Tatto di Kampung Jatibaru, Kalijaya, Cikarang Barat. Di lokasi tersebut, mereka masih menghabiskan waktu bersama hingga terjadi perselisihan baru antara korban dengan Mondy dan Donal.
Penusukan di Kontrakan Mondy Tatto
Darmin Berniat Melerai Pertengkaran
Ketika suasana kembali memanas, Darmin berusaha menengahi pertikaian. Ia menegur FA agar tidak bertengkar dengan seorang perempuan.
Namun teguran tersebut justru memicu kemarahan korban. FA disebut memukul kepala Darmin menggunakan tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram.
Korban Ditusuk Berkali-kali Hingga Meninggal Dunia
Merasa diserang, Darmin kemudian mengambil pisau dan menusuk FA pada bagian punggung. Korban sempat berusaha melarikan diri menuju kontrakan di sebelah lokasi kejadian.
Darmin terus mengejar korban dan kembali melakukan penusukan beberapa kali hingga total mencapai tujuh tusukan. Akibat luka serius yang diderita, FA akhirnya roboh di jalan.
Rekan-rekan korban segera membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun korban dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan yang ditimbulkan dari sejumlah luka tusuk tersebut.
Polisi Ungkap Dugaan Motif Cinta Segitiga
Perselisihan Diduga Dipicu Hubungan Asmara
Hasil penyelidikan sementara mengungkap bahwa konflik antara FA dan Donal bukan semata-mata dipicu persoalan sepeda motor.
Polisi menduga terdapat persoalan pribadi yang berkaitan dengan hubungan asmara. FA diketahui memiliki perasaan terhadap Mondy Tatto. Sementara pada saat kejadian, Mondy disebut sedang menjalin kedekatan dengan Donal.
Selain faktor tersebut, seluruh pihak yang terlibat diduga berada di bawah pengaruh minuman keras sehingga emosi lebih mudah tersulut dan pertikaian berkembang menjadi tindak kekerasan.
Tiga Orang Ditangkap dalam Dua Perkara Berbeda
Mondy Tatto Jadi Tersangka Pengeroyokan
Dalam pengusutan kasus ini, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka.
Untuk perkara pengeroyokan, penyidik menetapkan Doni Darmawan alias Donal bersama DRA alias Mondy Tatto sebagai tersangka karena diduga terlibat dalam aksi kekerasan terhadap FA sebelum peristiwa penusukan terjadi.
Sementara itu, dalam kasus pembunuhan, Darmin ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan penusukan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Penyidik masih melanjutkan proses penyidikan guna melengkapi alat bukti serta mendalami seluruh rangkaian kejadian yang berujung pada tewasnya FA di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
