BeritaNasional

Kebakaran SPBE di Bekasi Diduga Akibat Kebocoran Gas, 12 Orang Alami Luka Bakar

152
Sumber foto : Detik.com
Sumber foto : Detik.com

Bungabunga.co.id – Peristiwa kebakaran hebat terjadi di stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE) yang berlokasi di kawasan Bekasi, tepatnya di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya. Insiden ini mengakibatkan sedikitnya 12 orang mengalami luka bakar serius.

Kebakaran yang terjadi pada Rabu malam (1/4/2026) tersebut diduga dipicu oleh kebocoran gas di area fasilitas pengisian elpiji.

Dugaan Penyebab: Kebocoran Gas dan Korsleting Listrik

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi, Heryanto, menyampaikan bahwa indikasi awal mengarah pada adanya kebocoran gas sebelum kebakaran terjadi.

Menurut informasi dari warga sekitar, tercium bau gas cukup kuat sebelum api muncul. Dugaan sementara, percikan api berasal dari hubungan pendek arus listrik yang kemudian memicu ledakan dan kebakaran.

Ledakan Picu Kerusakan Parah di Lokasi

Kombinasi kebocoran gas dan korsleting listrik menyebabkan ledakan yang cukup besar hingga menghanguskan sebagian besar area SPBE. Akibatnya, kondisi bangunan mengalami kerusakan berat dan hampir tidak dapat digunakan lagi.

Meski demikian, petugas berhasil mencegah api merambat lebih luas ke area sekitar.

Proses Pemadaman Libatkan Banyak Unit Damkar

Kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 21.30 WIB dan berhasil dipadamkan pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.45 WIB. Untuk mengatasi kobaran api, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi mengerahkan sejumlah armada dari berbagai pos.

Belasan Mobil Damkar Diterjunkan

Sebanyak sembilan hingga belasan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk mempercepat proses pemadaman. Petugas bekerja selama beberapa jam hingga api berhasil dikendalikan sepenuhnya.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan awal terkait kebocoran gas dan korsleting listrik masih akan didalami melalui proses investigasi.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya standar keamanan yang ketat dalam pengelolaan fasilitas energi seperti SPBE guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Exit mobile version