Bungabunga.co.id – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Senin (9/3/2026). Sebuah mobil pikap yang membawa rombongan warga dilaporkan terguling setelah diduga tidak mampu menanjak di jalan yang dilalui. Insiden tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia.
Kendaraan dengan nomor polisi R 8025 HK itu diketahui mengangkut sekitar 29 warga dari Desa Binangun, Kecamatan Karanggayam. Mereka sedang dalam perjalanan menuju Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong untuk menjenguk seorang tetangga yang baru saja melahirkan.
Kecelakaan Terjadi di Jalan Penghubung Kecamatan
Peristiwa nahas tersebut terjadi di jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Sempor dengan Kecamatan Karanggayam. Tepatnya di wilayah Dukuh Karangkemiri, Desa Somagede, Kecamatan Sempor.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu kendaraan melintasi jalur yang menanjak dan relatif sempit.
Kendaraan Diduga Tidak Kuat Menanjak
Menurut keterangan kepolisian, mobil pikap tersebut diduga kehilangan tenaga ketika berada di tanjakan.
Mobil Mundur Sebelum Akhirnya Terguling
Saat melaju di jalur menanjak, kendaraan diduga tidak mampu mempertahankan tenaga sehingga bergerak mundur. Dalam kondisi tersebut, kendaraan kemudian kehilangan kendali hingga akhirnya terguling.
Akibat kejadian tersebut, tiga orang penumpang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Tuminah (50), Siti Komariyah (37), dan Rimpen (40). Ketiganya merupakan warga Desa Binangun, Kecamatan Karanggayam.
Sejumlah Penumpang Mengalami Luka-Luka
Selain korban meninggal, beberapa penumpang lainnya mengalami luka serius akibat kecelakaan tersebut.
Korban Luka Dirawat di Rumah Sakit
Sejumlah korban yang mengalami luka berat di antaranya Narsiyah (58), Sarmiyah (45), Rusmiyati (43), serta Ridem (60). Mereka langsung mendapatkan pertolongan medis dan sebagian dirujuk ke RS PKU Muhammadiyah Gombong untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa para korban luka saat ini masih menjalani penanganan medis, sementara proses penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan masih terus dilakukan.
