BeritaNasional

Purbaya Optimistis IHSG Bangkit Senin Ini: Investor Diminta Tetap Tenang

194
Sumber foto : detik.com
Sumber foto : detik.com

Bungabunga.co.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keyakinannya bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang kembali menguat pada perdagangan Senin, 1 Februari 2026. Optimisme ini muncul setelah adanya pergantian pimpinan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Seperti diketahui, Iman Rachman resmi melepas jabatannya sebagai Direktur Utama BEI pada Jumat (30/1/2026). Pengunduran diri tersebut disebut sebagai bentuk tanggung jawab atas tekanan pasar yang membuat IHSG sempat melemah selama dua hari berturut-turut.

Menurut Purbaya, mekanisme internal BEI memungkinkan pengisian posisi pimpinan berjalan cepat tanpa mengganggu aktivitas perdagangan.

“Ada sistem yang otomatis berjalan. Direksi yang ada bisa langsung mengambil peran, jadi operasional bursa tetap lancar,” ujar Purbaya saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1/2026).

Ia menilai hal tersebut membuktikan tata kelola BEI sudah cukup matang dan mampu menjaga stabilitas pasar meski terjadi pergantian pucuk pimpinan.

Fundamental Ekonomi Jadi Penopang Kepercayaan Investor

Purbaya menambahkan, setelah situasi manajemen mereda, pelaku pasar akan kembali menaruh perhatian pada kondisi dasar ekonomi nasional.

Ia menegaskan pemerintah terus berupaya memperkuat fondasi ekonomi agar tetap atraktif bagi investor.

Target Pertumbuhan Ekonomi Didorong Mendekati 6 Persen

Menkeu mengungkapkan ambisinya untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini mendekati angka 6 persen.

“Fundamental kita bagus dan terus diperbaiki. Saya optimistis ekonomi bisa tumbuh lebih tinggi, dan itu akan tercermin di pasar saham,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, Purbaya meminta investor tidak panik menghadapi dinamika jangka pendek.

“Seharusnya IHSG bisa kembali naik. Jadi tidak perlu khawatir,” katanya menegaskan.

IHSG Sudah Menguat di Penutupan Jumat

Sebagai catatan, IHSG pada akhir perdagangan Jumat tercatat menguat 1,81 persen dan bertengger di level 8.329,60. Total volume transaksi mencapai 57,82 miliar saham dengan nilai perdagangan sekitar Rp41,69 triliun.

Meski demikian, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp1,53 triliun pada hari itu. Secara kumulatif sepanjang 2026, net sell asing tercatat mencapai Rp9,88 triliun.

Purbaya tetap yakin sentimen pasar akan segera membaik seiring langkah cepat pemerintah dan otoritas pasar modal dalam merespons gejolak yang terjadi.

Exit mobile version