Bungabunga.co.id – Kejadian mengejutkan terjadi di dalam kereta jalur Tokaido milik East Japan Railway Company pada Minggu (10/5/2026). Sejumlah penumpang panik setelah muncul dugaan adanya zat misterius yang disemprotkan di salah satu gerbong kereta.
Akibat insiden tersebut, sekitar 10 penumpang dilaporkan harus mendapatkan penanganan medis dan dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kereta diketahui berangkat dari Stasiun Odawara menuju Stasiun Takasaki sebelum akhirnya berhenti darurat di Stasiun Kawasaki.
Penumpang Mengeluh Bau Aneh di Dalam Gerbong
Beberapa Korban Mengalami Gangguan Tenggorokan
Menurut laporan media lokal, sejumlah penumpang mengaku mencium aroma tidak biasa dari dalam gerbong kereta. Setelah itu, beberapa orang mulai merasakan gangguan pada tenggorokan dan saluran pernapasan.
Di antara korban terdapat satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri dan anak mereka yang masih berusia satu tahun. Sang ibu yang berusia 35 tahun mengeluhkan iritasi pada tenggorokan, namun kondisi mereka dilaporkan tidak mengalami luka serius.
Kereta Dihentikan untuk Evakuasi Penumpang
Pihak operator kereta segera menghentikan perjalanan di Stasiun Kawasaki guna mengevakuasi para penumpang terdampak. Penumpang kemudian diarahkan keluar dari gerbong untuk menghindari risiko lebih lanjut.
Meski layanan pada kereta tersebut dihentikan sementara, perjalanan kereta lain tetap berjalan melalui jalur alternatif Yokosuka.
Petugas Periksa Gerbong Kereta
Tidak Ditemukan Kandungan Gas Berbahaya
Tim pemadam kebakaran dan petugas terkait langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh di area gerbong setelah laporan munculnya semprotan misterius tersebut.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ditemukan kandungan gas berbahaya di dalam kereta. Meski begitu, otoritas Jepang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Otoritas Jepang Selidiki Penyebab Kejadian
Penumpang Diminta Tetap Tenang
Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai jenis zat yang menyebabkan kepanikan di dalam kereta tersebut. Pihak berwenang masih mengumpulkan keterangan dari saksi dan penumpang yang berada di lokasi kejadian.
Insiden ini sempat membuat aktivitas transportasi terganggu dan menjadi perhatian publik di Jepang, terutama bagi pengguna transportasi kereta yang dikenal memiliki tingkat keamanan tinggi.
