Bungabunga.co.id – Kasus pembunuhan terhadap seorang wanita lanjut usia di Pekanbaru akhirnya menemui titik terang. Aparat kepolisian berhasil meringkus empat pelaku yang terlibat dalam aksi keji tersebut, meski proses pengejarannya berlangsung cukup sulit karena para tersangka sempat melarikan diri ke luar daerah.
Korban diketahui bernama Dumaris Deniwati Boru Sitio (60), yang ditemukan meninggal dunia di kediamannya di wilayah Rumbai pada akhir April 2026.
Kronologi Pembunuhan Lansia di Rumbai
Peristiwa ini terungkap setelah korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan oleh suaminya di rumah mereka. Dugaan kuat mengarah pada tindak kekerasan karena korban mengalami luka parah.
Pelaku Masuk Rumah dengan Modus Bertamu
Dari hasil penyelidikan, aksi tersebut ternyata telah direncanakan. Salah satu pelaku yang merupakan menantu korban, berinisial AF, diduga menjadi otak di balik kejadian ini.
Rekaman CCTV memperlihatkan pelaku datang dengan berpura-pura berkunjung. Situasi yang awalnya terlihat biasa berubah menjadi tragedi saat korban diserang menggunakan balok kayu oleh pelaku lainnya.
Empat Pelaku Ditangkap di Dua Wilayah Berbeda
Tim gabungan dari kepolisian bergerak cepat untuk memburu para pelaku. Dalam waktu singkat, keempat tersangka berhasil diamankan di lokasi berbeda.
Penangkapan Dilakukan hingga ke Luar Provinsi
Dua pelaku berhasil ditangkap di wilayah Aceh Tengah, sementara dua lainnya diringkus di Binjai. Mereka diketahui sempat berpencar untuk menghindari kejaran petugas.
Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa proses pengejaran cukup menantang karena para pelaku melarikan diri hingga keluar dari wilayah hukum setempat, bahkan mencapai wilayah Sumatera Utara dan Aceh.
Motif Pembunuhan: Dendam Pribadi dan Faktor Ekonomi
Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa pelaku utama nekat melakukan pembunuhan karena dilatarbelakangi rasa sakit hati terhadap korban.
Selain Dendam, Pelaku Ingin Menguasai Harta Korban
Selain motif emosional, faktor ekonomi juga menjadi alasan kuat. Para pelaku diketahui mengambil sejumlah barang berharga milik korban, seperti perhiasan emas dan uang tunai, termasuk mata uang asing.
Awalnya, aksi ini direncanakan sebagai perampokan. Namun dalam pelaksanaannya, situasi berubah hingga berujung pada pembunuhan.
Aksi Sudah Direncanakan Sebelumnya
Polisi mengungkap bahwa para pelaku telah beberapa kali melakukan pengamatan terhadap lokasi sebelum melancarkan aksinya. Kedekatan hubungan antara pelaku dan korban membuat rencana tersebut berjalan tanpa menimbulkan kecurigaan.
Korban Dihabisi dan Dipindahkan ke Kamar Mandi
Salah satu pelaku bertindak sebagai eksekutor dengan menyerang korban menggunakan balok kayu secara berulang hingga korban meninggal dunia. Setelah itu, jasad korban dipindahkan ke area kamar mandi.
Saat ini, keempat pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian dan tengah menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan hubungan keluarga serta motif yang kompleks.









