Bungabunga.co.id – Insiden penganiayaan terjadi di kawasan Gabion, Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara. Seorang pria berinisial A (23) diamankan polisi setelah diduga menyerang seorang pekerja pengering ikan teri bernama Firman menggunakan pisau lipat.
Peristiwa berdarah tersebut diduga dipicu rasa kesal dan sakit hati pelaku terhadap korban hingga berujung aksi penyerangan.
Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo menjelaskan bahwa kejadian berlangsung pada Minggu, 24 Mei 2026. Setelah menerima laporan warga, petugas langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku pada hari yang sama.
Menurut Agus, penangkapan dilakukan tidak lama setelah aksi penganiayaan terjadi sehingga pelaku dapat segera dibawa untuk menjalani pemeriksaan.
Korban Diserang Saat Menjemur Ikan Teri
Berdasarkan keterangan polisi, kejadian bermula ketika korban sedang bekerja menjemur ikan teri di area Gabion. Saat itu, tersangka datang menghampiri korban dan mengajak berkelahi.
Namun, ajakan tersebut awalnya tidak ditanggapi oleh korban yang memilih tetap bekerja.
Duel Berujung Penusukan dan Sayatan
Karena merasa diabaikan, pelaku kembali memancing pertengkaran dan menantang korban untuk berduel. Situasi kemudian memanas hingga keduanya terlibat perkelahian.
Di tengah keributan tersebut, pelaku secara tiba-tiba mengeluarkan pisau lipat lalu menyerang korban. Akibat serangan itu, korban mengalami sejumlah luka sayatan dan tusukan di tubuhnya.
Polisi Dalami Motif Penganiayaan
Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif lengkap di balik aksi penganiayaan tersebut. Pelaku telah diamankan di Polres Pelabuhan Belawan guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
Warga Diminta Hindari Kekerasan
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan pribadi dengan tindakan kekerasan. Setiap konflik diharapkan dapat diselesaikan secara baik tanpa melanggar hukum dan membahayakan orang lain.









