Bungabunga.co.id – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di perlintasan kereta api Bulak Kapal, Jalan Pahlawan, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin (27/7/2026) dini hari. Sebuah mobil Mitsubishi Triton bertabrakan dengan Kereta Api Gajayana hingga menyebabkan pengemudinya meninggal dunia.
Peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 00.50 WIB. Korban diketahui bernama Alfarouk (24), yang saat itu mengemudikan mobil double cabin Mitsubishi Triton dengan nomor polisi B-9220-FSW.
Kanit Laka Lantas Polres Metro Bekasi Kota AKP Rojali membenarkan adanya korban jiwa dalam insiden tersebut. Menurutnya, satu orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.
Kronologi Mobil Tertabrak KA Gajayana
Palang Perlintasan Manual Dilaporkan Terbuka
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sebelum kecelakaan terjadi terdapat dua kendaraan yang melaju dari Jalan HM Joyo Martono menuju Jalan Pahlawan. Saat itu, palang pintu perlintasan manual disebut masih dalam kondisi terbuka.
Mobil pertama berhasil melewati rel tanpa hambatan. Namun, ketika Mitsubishi Triton yang dikendarai korban memasuki perlintasan, Kereta Api Gajayana tambahan melaju dari arah barat menuju timur.
Tabrakan pun tidak dapat dihindari. Benturan keras membuat kendaraan korban terseret hingga sekitar 30 meter dari titik awal benturan.
Pengemudi Terjepit di Dalam Kendaraan
Dampak tabrakan menyebabkan bagian mobil mengalami kerusakan sangat parah. Pengemudi terjebak di dalam kabin akibat ringsek setelah kendaraan dihantam kereta.
Petugas yang menangani kejadian menyatakan korban meninggal dunia di lokasi karena terjepit di dalam kendaraan. Sementara itu, mobil mengalami kerusakan berat akibat benturan dan terseret kereta.
Polisi Lakukan Penanganan dan Penyelidikan
Aparat kepolisian telah melakukan penanganan di lokasi kejadian sekaligus mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk mengetahui secara rinci penyebab kecelakaan tersebut.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi para pengguna jalan agar selalu memastikan kondisi perlintasan kereta api benar-benar aman sebelum melintas, meskipun palang pintu terlihat terbuka, demi menghindari kecelakaan yang berakibat fatal.
