16 Cara Budidaya Apel agar Cepat Berbuah

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Buah apel adalah jenis buah yang diminati oleh penduduk setempat dari semua jenis. Untuk itu, bisnis apel bisa sangat menguntungkan dan untuk dapat menghasilkan apel dengan kualitas yang baik, pertama-tama kita perlu belajar cara budidaya apel untuk mendapatkan hasil maksimal dan tentu saja membuat panen yang banyak.

Berbagai teknik budidaya apel dapat dipelajari dengan cermat sehingga kita dapat benar-benar mulai menanam apel dan tentu saja mendapatkan hasil yang baik.

Budidaya-Apel
Budidaya Apel

Kita bisa mulai belajar bagaimana pembibitabnapel, menanamnya, merawatnya dan akhirnya memanen apel. Nah, berikut adalah hal-hal penting yang perlu Anda ketahui tentang apel dan cara menanam pohon apel agar mereka tumbuh dengan baik dan menghasilkan tanaman berkualitas tinggi.

Cara Budidaya Apel

Syarat Tumbuh

Persyaratan untuk budidaya apel adalah;

  1. Lebih baik apel ditanam yang memiliki suhu 15 hingga 27 derajat Celcius.
  2. Tanaman apel membutuhkan sekitar 50-60% sinar matahari setiap hari.
  3. Curah hujan ideal dan sedang adalah 1.000-2.600 mm / tahun.
  4. Apel tumbuh baik di dataran tinggi pada 1000-1200 m di atas permukaan laut.

Pembibitan

Perbanyakan tanaman apel dapat digunakan secara vegetatif dan generatif. Namun, secara umum apel ditanam secara vegetatif, karena cara ini sangat mudah dan tidak memakan waktu lama. Perbanyakan ini menggunakan okulasi, sambungan dan stek.

Persyaratan Benih

Batang bawah menggunakan batang liar, kuat dan perakaran luas. Memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi. Sedangkan tunas berasal dari batang tanaman apel yang berkualitas sangat tinggi atau sehat dan memiliki sifat unggul.

Persiapan Benih

Persiapan ini dilakukan untuk mendapatkan hasil maksimal dan kualitas maksimal. Hal ini dilakukan dengan penempelan, penyambungan atau stek tergantung pada pemilik yang menggunakan cara yang mana.

Persiapan Media Tanam

Persiapan lahan berlangsung melalui pengolahan lahan dan pelaksanaan lahan. Tujuannya adalah untuk mengetahui tingkat kesuburan, kegemburan dan juga keadaan lahan. Hal ini dilakukan dengan membuka lahan dengan membajak atau membajak dan membersihkan gulma atau tanaman mengganggu lainnya.

Tidak perlu membuat bedeng untuk menanam apel, tetapi hanya perlu meninggikan alur pada tanaman. Pegapuran pada tanah dan lahan perlu dilakukan untuk menormalkan pH tanah menjadi normal 6. Kemudian pemupukan tanah dengan pupuk kandang atau kompos di lubang tanam dan biarkan meresap selama 2-3 minggu.

Cara Menanam Apel

Menentukan Pola Tanam

Tanaman apel dapat dibuat dengan menanam secara monokultur atau lainnya tergantung pada pemiliknya. Untuk penanaman yang baik jarak kira-kira yang bagus dapat dibuat 3 x 4 cm atau 2 x 3 cm. Tergantung pada varietas di tanaman apel.

Pembuatan Lubang Tanam

Lubang tanam pada tanaman apel adalah 50 x 50 x 50 hingga 1 x 1 x 1 meter. Kemudian tanah di permukaan dicampur dengan pupuk kandang sampai tercampur rata.

Cara Penanaman

Penanaman apel dapat berlangsung selama musim hujan atau di awal musim kemarau. Hal ini dilakukan dengan memasukkan ke dalam lubang benih untuk ditanam dan memasuki permukaan tanah yang telah diberi pupuk Dan direndam.

Perawatan dan Pemeliharaan

Penjarangan dan Penyulaman

Penjarangan tanaman tidak dilakukan. Sementara penyulaman dilakukan pada tanaman yang mati atau tumbuh dengan tidak normal dengan menanam tanaman baru yang menggantikan tanaman lama. Penyulaman yang baik dilakukan pada musim hujan.

Penyiangan

Penyiangan hanya terjadi di sekitar tanaman induk ketika banyak gulma yang bisa mengganggu tanaman. Di kebun dengan apel dalam jarak dekat sehingga rumput tidak bisa tumbuh.

Pembubunan

Setelah penyiangan biasanya diikuti dengan pembubunan tanah, Pembubunan bertujuan untuk meninggikan tanah dan menyuburkan tanah. Pembubunan biasanya dilakukan setelah panen atau bersamaan dengan pemupukan.

Perempalan dan pemangkasan

Bagian yang perlu dipangkas adalah bibit yang baru ditanam setinggi 80 cm,tunas yang tumbuh di bawah 60 cm, Pucuk di ujung beberapa pucuk, 4-6 mata dan bekas tangkai buah, ranting berpenyakit dan tidak produktif. Cabang yang menyulitkan, Pemangkasan untuk mendapatkan bentuk yang diinginkan 4-5 tahun.

Hama dan Penyakit

Hama yang biasa menyerang tanaman apel adalah kutu hijau, tungau, strips, ulat daun, serangga penghisap daun, ulat daun hitam, dan lalat buah. Pengendalian hama ini biasanya melakukan tindakan kebersihan atau menyemprotkan insektisida.

Sedangkan penyakit yang sering menyerang tanaman apel adalah embun tepung, penyakit bercak daun, jamur upas, penyakit kanker, busuk buah dan busuk akar. Pengendalian dengan penyakit ini biasanya dilakukan dengan semprotan fungisida.

Pemanenan

Secara umum tanaman apel dapat dipanen dalam 4 hingga 5 bulan, tergantung pada perbanyakan tanaman dan varietasnya. Saat panen pada tanaman apel, buah dipetik langsung dan berkualitas tinggi dan bukan buah berkualitas tinggi ditempatkan dalam wadah yang berbeda.

Demikianlah pembahasan tentang budidaya apel semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya