9 Cara Budidaya Bayam Merah (90% Berhasil)

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Bayam merah adalah Jenis tanaman dengan nama ilmiah Amaranthus caudutus dan bahasa lainnya Lovelies Bleeding. Nama itu diberikan karena daun nya yangberwarna merah dan sebenarnya tanaman bayam merah merupakan asli Amerika tropis dan kemudian menyebar varietas sayuran di seluruh dunia. Bayam merah selain rasanya, memiliki kandungan nutrisi yang jauh lebih baik daripada bayam pada umumnya.

Budidaya-Bayam-Merah
Budidaya Bayam Merah

Bayam merah memiliki banyak kelebihan dan manfaat. Antara lain, dengan menambahkan bayam merah ke dalam makanan, bayam merah akan membantu proses diet yang sedang dilakukan. Tanaman bayam merah juga dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk mengurangi demam dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Cara Budidaya Bayam Merah

Pengolahan Media Tanam

Sebenarnya menanam bayam merah sangat mudah. Anda hanya perlu mempertimbangkan beberapa syarat tumbuh untuk menanam bayam merah. Sehingga kondisi untuk budidaya bayam merah dalam kisaran sekitar 16 hingga 20 derajat Celcius dengan keasaman tanah sekitar 6 hingga 7 tumbuh subur. Setelah mengikuti kondisi ini, Anda dapat mulai menyiapkan tanaman yang tepat untuk bayam merah.

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk menyiapkan atau membuat lahan tanam bayam merah:

  1. Pilih lokasi dengan kisaran suhu 16 hingga 20 derajat Celcius dan kondisi tanah subur serta memenuhi syarat untuk menanam bayam merah.
  2. Usahakan tanah lahan adalah tanah humus dan hindari angin kencang.
  3. Gemburkan tanah terlebih dahulu dengan cangkul atau sekop dan campur pupuk organik selama proses penggemburan tanah.
  4. Buat bedengan di area penanaman dengan lebar sekitar 100 hingga 200 cm dan lebar 30 cm, sementara Anda hanya perlu menyesuaikan tinggi dan panjang dengan panjang lahan tanam.
  5. Jangan lupa Anda harus menjaga jarak sekitar 30 cm untuk drainase area penanaman.
  6. Lakukan penyiraman secara teratur dan lakukan pemupukan tanah setiap 2 minggu sehingga ternutrisi dengan baik sampai benih bayam merah siap disemai.

Benih Bayam Merah

Selanjutnya, siapkan benih bayam merah ini dengan cara yang hampir sama dengan Anda menanam aster. Tentu saja Anda perlu menyiapkan benih berkualitas tinggi yang cocok untuk ditanam sehingga Anda mendapatkan banyak tanaman berkualitas tinggi.

Adapun hal-hal yang harus Anda cari ketika memilih dan mendapatkan benih unggul:

  1. Jika Anda menginginkan yang praktis dan lebih mudah, Anda dapat membeli benih di toko bibit tanaman atau koperasi pertanian.
  2. Saat membeli pastikan benih kering dan terbungkus rapi dan tidak cacat sama sekali.
  3. Namun,jika Anda ingin mendapatkan benih bayam merah langsung dari bayam, Anda harus memilih bunga bayam merah yang sudah cukup tua.
  4. Keringkan bunga bayam merah di bawah terik matahari dan pisahkan bijinya.

Penyemaian

Ketika anda memanam bayam merah, Anda harus melakukan proses penyemaian tetapi ada kalanya Anda dapat menanam benih langsung di atas bedengan. Namun, metode langsung ini sangat tidak efektif untuk kedepannyabayam merah tidak lagi tumbuh di tempat yang tepat dan perlu ditanam kembali. Karena itu, disarankan untuk melakukan proses penyemaian terlebih dahulu.

Dan inilah langkah-langkahnya:

  1. Sediakan media semai dan tray semai dan jika anda tidak memilikinya dapat juga menggunakan polybag
  2. Campurkan tanah, pupuk organik, dan sekam dengan perbandingan 2: 1: 1 secara merata.
  3. Isi tray semai atau plastik polybag dengan campuran tanah.
  4. Sebarkan benih bayam merah di atas tray semai atau polibag dan tutup dengan campuran tanah yang tipis.
  5. Siramilah dengan metode spray 2 kali sehari pagi dan sore setiap hari.
  6. Letakkan di tempat yang agak teduh. Saat penyiraman pastikan bahwa tanah lembab tetapi jangan sampai basah basah.

Penanaman

Sebelum anda menanam, pastikan bahwa kondisi tanam cukup dipupuk dan disiram sehingga tanah menjadi gembur dan sedikit lembab. Setelah benih tumbuh dan memiliki ukuran 3 sampai 6 cm, bibit tersebut cocok untuk ditanam dan langkah-langkah berikut adalah:

  • Perhatikan semua bibit yang telah bertunas dan gunakan bibit dalam kondisi baik.
  • Buat lubang tanam dengan sekop kecil pada jarak 10 hingga 15 cm per lubang.
  • Pastikan lubangnya tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar untuk menanam bibit bayam merah.
  • Ambil bibit dari media tray semai atau polybag secara hati-hati untuk menghindari kerusakan akar.
  • Kemudian goyangkan sedikit agar tanah mudah menempel pada terbuang dan masukkan bibit bayam merah ke lubang tanam.
  • Tutupi lubang tanam dengan tanah campuran pupuk tipis dan padatkan perlahan agar tanaman berdiri kokoh.
  • Anda dapat melapisi tanah dengan mulsa organik seperti jerami atau mulsa plastik gelap untuk mencegah gulma sehingga Anda tidak harus menyiangi gulma terlalu banyak.

Perawatan dan Pemeliharaan

Penyiraman dan pemupukan harus dilakukan secara teratur. Selain itu, tanaman bayam merah harus menerima pestisida untuk mencegah ulat dan kutu daun. Dan penykit rebah kecambah, busuk daun dan karat putih. Di musim hujan bayam tumbuh lebih cepat.

Penyiraman

Penyiraman bayam merah dua kali sehari di pagi dan sore hari dengan air dan pupuk cair selama 1 minggu setelah tanam agar tanaman dapat tumbuh subur. Kemudian Anda bisa menyiram sampai waktu panen dengan air jernih.

Pemupukan

Untuk pemupukan bayam merah gunakan kompos atau pupuk kandang setiap 2 hingga 3 minggu. Selain itu lakukan penyiangan juga saat pemupukan pada lahan tanam dan lakukan juga penggemburan tanah sehingga pupuk mudah diserap oleh akar bayam merah.

Pengendalian Hama

Waspadai hama yang sering memengaruhi kesuburan tanaman bayam. Anda dapat menggunakan insektisida yang cukup. Jika bayam terserang hama jamur, Anda bisa menggunakan fungisida untuk melawannya.

Semprotkan pada daun tanaman atau batang. Jika bayam merah kemudian cukup umur untuk dipanen, proses pemupukan dapat dihentikan satu minggu sebelumnya.

Tahap Pemanenan

Bayam siap panen memiliki ciri yaitu banyak daun, ukuran besar dan biasanya sama. Bayam merah yang siap panen juga memiliki ketinggian sekitar 20 hingga 30 cm. Anda dapat menariknya langsung sampai akar atau hanya mengambil beberapa daun. Hati-hati saat menarik keluar untuk menghindari kerusakan tanaman lain. Sedikit saran, agar lebih awet dan terjaga kesegarannya, potonglah akar tanaman dan semprot dengan sedikit air.

Demikianlah pembahasan tentang budidaya bayam merah semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya