6 Cara Budidaya Jengkol Agar Berbuah Lebat

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Jengkol adalah salah satu jenis tanaman yang memiliki harga tinggi. Hal ini adalah inspirasi bagi pemula yang mencoba mengolahnya dan berharap untuk mendapat keuntungan yang besar.

Cara menanam Jengkol, bisa Anda lakukan secara maksimal dengan memperhatikan kadar penyinaran matahari. Jengkol membutuhkan banyak sinar matahari sepanjang hari.

Budidaya-Jengkol
Budidaya Jengkol

Karena itu, pastikan lahan penanaman Jengkol Anda tidak tertutup sinar matahari. Pohon Jengkol ini juga membutuhkan pasokan air yang tinggi.

Cara Budidaya Jengkol

Syarat Tumbuh

Cara mengolah Jengkol dimulai dengan mengetahui kondisi budidaya Jengkol. Tanaman jengkol dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah dan dataran tinggi pada ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut.

Untuk jenis tanah, Jengkol dapat tumbuh di tanah seperti latosol dan tidak tumbuh dengan baik di tanah berpasir. Berdasarkan sistem Ferguson Schimdt, Jengkol tumbuh dengan baik di daerah C dan D dan di daerah yang lembab hingga agak lembab.

Meskipun Jengkol tumbuh dengan baik di dataran rendah, Jengkol tidak tahan terhadap kekeringan yang berkepanjangan.

Persiapan benih Jengkol

Siapkan bibit dari hasil semai, atau mungkin biji jengkol yang tumbuh liar. Kemudian tempatkan bibit jengkol dalam polybag besar. Cari tunas dari salah satu pohon Jengkol yang berbuah. Potong kulit pohon Jengkol dari bibit hingga ukuran tertentu. Sayat juga kulit pohon Jengkol yang menghasilkan ukuran yang sama. Pasang sayatan tunas dari pohon Jengkol yang berbuah ke pohon Jengkol, yang dipilih sebagai pohon bawah. Kemudian ikat dengan tali sehingga kedua potongan bisa menyatu.

Persiapan Lahan Tanam

Ketika benih sudah disiapkan, sekarang lakukan pengolahan lahan. Metode tersebut terdiri dari membuat lubang tanam berukuran 40 cm x 40 cm x 40 cm ke dalam area penanaman. Kemudian atur jarak antara lubang tanam menjadi sekitar 5-6 meter. Kemudian isi lubang tanam 2/3 dengan pupuk cair. Biarkan lubang tanam selama 1 bulan agar pupuk benar-benar menyerap tanah dan memberinya nutrisi.

Penanaman Benih Jengkol

Ketika bibit Jengkol telah menghasilkan tunas, langkah selanjutnya adalah memindahkan bibit ke area penanaman permanen yang telah disiapkan. Anda membuka polybag persemaian dengan merobeknya perlahan. Kemudian masukkan benih Jengkol ke dalam lubang tanam yang sudah disiapkan. Kemudian tutup kembali lubang dengan menggunakan tanah yang tersisa dan memadatkannya. Lakukan hal yang sama sampai semua lubang ditanam. Baik jika Anda menyiram sesaat setelah menanam tanaman Jengkol.

Pemeliharaan

Seperti halnya tanaman lain, kita lebih ditekankan pada penyiangan gulma ketika menanam pohon Jengkol, karena gulma dapat menyerap nutrisi dalam tanah yang dibutuhkan oleh pohon Jengkol. Tentu saja, ada perawatan lain untuk pohon Jengkol untuk mencegah penyebaran penyakit dan hama.

Hama yang paling umum pada pohon Jengkol adalah semut rangrang, ulat bulu dan jamur yang dapat mengganggu pertumbuhan daun dan buah Jengkol. Salah satu cara paling efektif untuk mencegah semut rangrang yang bersarang di pohon Jengkol adalah deteksi dini. Jika Anda telah melihat daun yang melengkung dan dikelilingi oleh semut rangrang, Anda harus segera memotongnya dan menjauhkannya dari pohon Jengkol. Untuk ulat dan jamur, Anda bisa mencegahnya dengan menyemprotkan insektisida secara teratur.

Selama periode perawatan, Anda juga dapat menambahkan pupuk ke pohon Jengkol. namun anda harus memperhatikan waktu penerapan pupuk. Usahakan pemupukan hanya setelah umur tanaman 6 bulan di lahan terbuka.

Pemanenan Jengkol

Untuk memasuki panen pertama, pohon Jengkol yang baru akan berbuah pada usia 5 tahun. Masalah waktu ini yang membuat tidak banyak orang menanam pohon jengkol. Namun demikian, ada dua cara untuk mempercepat panen pohon Jengkol. Metode-metode ini adalah:

  1. Menentukan jenis pembibitan. Dipercayai bahwa metode vegetatif atau okulasi tumbuh lebih cepat daripada metode generatif atau pohon Jengkol ditanam dari biji.
  2. Menentukan waktu tanam. Menanam pohon Jengkol pada awal musim hujan membuat pohon Jengkol tumbuh lebih cepat daripada pohon Jengkol, yang tumbuh pada musim kemarau.
  3. Sumber air. Pohon jengkol adalah pohon yang membutuhkan lebih banyak air daripada pohon lain untuk tumbuh. Karena itu, pohon Jengkol lebih baik ditanam di dataran. Dan akan lebih baik jika Anda tidak menanamnya jauh dari sumber air seperti sungai atau yang serupa.

Demikianlah pembahasan tentang budidaya jengkol semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya

Related posts: