13 Cara Menanam Jahe Merah Biar Cepat Tumbuh

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Jahe merah adalah salah satu jenis tanaman obat yang memiliki banyak manfaat. Jadi jangan heran jika jahe ini diminati oleh banyak kalangan. Permintaan pasar pun meningkat dari tahun ke tahun.

Selain banyak manfaatnya, jahe merah juga memiliki harga jual yang cukup tinggi. Begitu banyak petani mulai membudidayakan jahe merah. Tumbuhnya jahe merah tidak membutuhkan sumber dana yang besar. Namun, hasil jahe merah bisa menjadi sangat besar.

Cara-Menanam-Jahe-Merah
Cara Menanam Jahe Merah

Cara Menanam Jahe Merah

Syarat Tumbuh

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk menanam jahe merah, antara lain:

  1. Jahe merah tumbuh di zona iklim dengan curah hujan 2.500 hingga 4.000 mm per tahun
  2. Jahe merah muda berusia 2-7 bulan membutuhkan sinar matahari yang cukup di tempat terbuka dengan suhu sedang antara 20 dan 35 derajat Celcius.
  3. Kisaran asam tanah dalam pertumbuhan jahe merah cukup tinggi, yaitu antara 4,3 dan 7,4 dan tumbuh di tanah yang gembur dan kaya humus.

Persiapan Lahan Tanam

Tahap pertama dalam budidaya jahe merah adalah tentu saja persiapan lahan tanam yang diperlukan dalam bentuk tanah subur dan gembur. Jadi tentu saja Anda membutuhkan pengelolaan lahan.

Langkah-langkah berikut digunakan untuk menyiapkan lahan tanam.

  1. Gemburkan lahan tanam dengan mencangkul tanah.
  2. Atau Anda juga bisa membajak area penanaman.
  3. Kemudian buat bedengan dengan lebar 1 m dan panjang yang disesuaikan dengan luas lahan.
  4. Ketinggian bedengan adalah 25-30 cm.
  5. Jarak antara bedengan dibuat sekitar 50 cm.
  6. Kemudian taburi pupuk cair dengan dosis 10 kg untuk bedengan dengan luas 10 meter.
  7. Kemudian buat lubang tanam dengan jarak 25 × 25 cm.
  8. Kedalaman lubang tanam adalah 25-30 cm.
  9. Kemudian isi hingga 0,5 kg pupuk kandang ke lubang tanam.
  10. Biarkan selama seminggu dan kemudian Bedengan bisa ditanam.

Persiapan Benih

Kemudian untuk menghasilkan jahe merah yang baik pilih bibit jahe merah unggul. Anda dapat memilih bibit yang sudah tua dan memiliki warna segar. Sebelum jahe merah ditanam, terlebih dahulu harus direndam dalam larutan fungisida. Tujuannya untuk membuat jahe merah bebas dari penyakit jamur dan gangguan bakteri.

Proses Penyemaian

Proses terpenting dalam pembibitan adalah penyemaian. Bibit harus dalam keadaan lembab saat disemai dan tunggu sampai berkecambah. Bibit jahe merah mulai tumbuh dalam waktu sekitar dua minggu. Pastikan bibit jahe merah tidak terkena sinar matahari langsung.

Penanaman Benih

Teknik menanam jahe merah cukup mudah. Lihat cara menanam jahe merah di kebun berikut:

  1. Saat menanam jahe merah, sistem tumpang sari biasanya digunakan, di mana tanaman lain selain jahe merah juga ditanam di tanah yang sama. Hal ini sangat efektif bagi petani untuk memiliki sumber perekonomian lainnya. Tanaman yang menyertai jahe merah adalah tanaman seperti paprika, jagung dan lainnya.
  2. Buat lubang tanam untuk jahe merah. Hal ini untuk mencegah tumbuhnya jahe merah yang buruk karena kondisi tanah dan air yang buruk. Jika tidak ada lubang tanam untuk jahe merah, air bisa menyebar ke mana-mana dan jahe akan kehabisan air. Kedalaman lubang yang dibutuhkan antara 3 hingga 7,5 cm.
  3. Cara menanam jahe merah dengan menempatkan bibit jahe merah di tanah dengan cara tidur bukan tegak.
  4. Jahe merah sebaiknya ditanam pada awal musim hujan, seperti pada bulan September atau Oktober. Seperti yang telah disebutkan jahe merah ini membutuhkan banyak air dalam fase pertumbuhannya.

Perawatan dan Pemeliharaan

Berikutnya adalah proses perawatan jahe merah. Untuk tumbuh dengan baik dan berkualitass tanaman jahe merah tidak dapat dibiarkan tanpa perawatan. Berikut ini adalah perawatan untuk jahe merah:

Penyulaman

lakukan pengontrolan terhadap tanaman jahe merah yang baru ditanam, jahe merah yang tumbuh dan tidak tumbuh setelah 2-3 minggu setelah tanam. Jika bibit jahe merah tidak tumbuh atau rusak Anda harus membuang jahe merah agar tidak mempengaruhi pertumbuhan jenis jahe lainnya.

Penyiangan

Penyiangan adalah proses pembersihan dan pemindahan tanaman yang mengganggu pertumbuhan jahe. Biasanya rumput gajah tumbuh di sekitar lokasi bibit jahe merah. Hal ini menghambat pertumbuhan jahe merah jadi diperlukan Penyiangan.

Pembubunan dan Penggemburan

Semakin lama tanah budidaya jahe merah semakin mengeras dan memadat. Hasilnya adalah tanaman jahe merah memiliki beberapa kendala dalam penyerapan air dan nutrisi.

Karena itu, penggemburan tanah harus dilakukan.Penggemburan dapat dilakukan 2-3 kali. Tanah cukup dicangkul tipis-tipis dengan jarak 30 cm saja dari lubang jahe merah.

Pemupukan

Dapat menggunakan pupuk organik atau konvensional. Pupuk dapat diberikan tiga hingga empat kali selama periode penanaman jahe merah. Namun pemberian pupuk ini harus dikontrol dan dalam jumlah normal.

Jangan memberi pupuk berlebihan, jika tidak tanaman jahe tidak akan tumbuh dengan baik.

Penyiraman

Penyiraman sebenarnya tidak diperlukan karena jahe merah dapat menyimpan air di tubuhnya tetapi cobalah menanam jahe merah di awal musim hujan sehingga jahe merah mendapat pasokan air yang cukup.

Hama dan Penyakit

Proses ini juga diperlukan agar jahe merah tidak dimakan penyakit. Penyemprotan dilakukan dengan menyemprotkan pupuk organik yang dicampur dengan multivitamin untuk meningkatkan pertumbuhan jahe merah.

Proses Panen

Jahe merah dapat dipanen saat jahe berumur 10 hingga 12 bulan. Sebelumnya ketika jahe merah berumur 4 bulan bagian dari rimpang harus dipatahkan dan setengah dibiarkan tumbuh dewasa.

Karakteristik jahe merah siap panen adalah daunnya menguning dan batangnya kering. Cara memanen jahe merah sendiri perlahan menggali di mana jahe merah diletakkan. Penggalian harus sampai dasar dan akar jahe merah agar tanaman tidak rusak. Cara Anda memanen jahe tidak dicabut asalan seperti Anda menarik singkong.\

Demikianlah pembahasan tentang cara menanam jahe merah semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya