12 Cara Menanam Kacang Hijau agar Cepat Tumbuh

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Kacang-kacangan adalah jenis tanaman yang sangat kaya akan nutrisi yang dibutuhkan tubuh manusia. Harganya relatif murah, tetapi memiliki kandungan protein yang sangat tinggi, yang menjadikan kacang-kacangan pilihan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat Indonesia.

Kacang hijau termasuk dalam jenis kacang-kacangan tersebut. Menanam kacang hijau hampir sama seperti menanam kacang tanah, cara menanam kacang panjang, dan jenis kacang-kacangan lainnya.

Cara-Menanam-kacang-Hijau
Cara Menanam kacang Hijau

Menanam kacang hijau memiliki potensi yang menjanjikan karena harganya cukup terjangkau tetapi mengandung protein tinggi yang berarti bahwa kacang hijau memiliki pangsa pasar yang sangat luas dari komunitas kecil, menengah hingga kelas tinggi.

Cara Menanam Kacang Hijau

Syarat Tumbuh

Habitat alami tanaman kacang hijau dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah dengan iklim tropis seperti Indonesia. Namun, lokasi terbaik untuk menanam kacang hijau adalah lahan sekitar 500 meter di atas permukaan laut dan suhu dan kelembaban khas dataran rendah Indonesia.

Kemudian pH tanah yang ideal untuk menanam kacang hijau adalah tanah dengan pH netral antara 5 dan 6. Namun, jika ternyata pH tanah diperlukan untuk menumbuhkan kacang hijau di bawah 5 atau terlalu asa, lebih baik untuk melakukan proses pengapuran dengan menaburkan kapur dolomit di area tanah dengan dosis sekitar 1 ton / ha tanah. Lakukan pengapuran 1 bulan sebelum tanam.

Kacang hijau dapat tumbuh dengan baik di tanah gembur, kaya akan nutrisi dan memiliki sistem drainase yang terorganisir dengan baik. Kamu bisa memanfaatkan lahan sawah bekas menanam padi, yang digilir dengan penanaman kacang hijau.

Pemilihan Bibit

Pada fase pertama penanaman kacang hijau pemilihan benih dengan kualitas terbaik direkomendasikan. Kami merekomendasikan penggunaan benih yang benar-benar berkualitas sehingga proses penanaman bibitdapat dilakukan secara optimal dan panen berlangsung berlimpah.

Tapi tentu saja sebagai orang awam yang baru memasuki dunia pertanian, Anda tidak tahu bagaimana memilih bibit kacang hijau berkualitas tinggi. Berikut adalah beberapa ciri-ciri benih berkualitas tinggi:

  1. Masa pertumbuhan bibit seragam
  2. Benih berkualitas akan menghasilkan banyak akar sehingga tanaman dapat berdiri kokoh
  3. Tanaman dapat dengan mudah beradaptasi dengan lingkungan baru
  4. Tahan terhadap hama dan penyakit.

Proses Penyemaian Bibit

Cara selanjutnya menanam kacang hijau adalah dengan penyemaian. Tujuannya agar calon tanaman kacang hijau tumbuh optimal, mudah beradaptasi dengan lingkungan baru dan mendapat perawatan penuh sehingga bibit berkecambah lebih cepat.

Untuk penyemaian kacang hijau dengan cara membasahi benih dan kemudian dikeringkan selama 4 hingga 5 jam atau sampai bibit berkecambah dengan mudah.

Pengolahan Lahan Tanam

Selanjutnya adalah pengolahan lahan, kami sebelumnya menjelaskan beberapa kondisi untuk menanam kacang hijau baik dari jenis tanah, jumlah areal dan keasaman atau pH tanah. Jika semua kondisi di atas terpenuhi Anda dapat memasuki fase pengelolaan lahan dengan membuat bedengan dengan luas permukaan 100 cm, tinggi 50 cm dan panjang yang disesuaikan dengan kondisi lahan masing-masing.

Ketika Anda telah mengolah tanah menjadi bedengan, buatlah drainase agar pengairan lahan lancar dan jika penanaman memasuki musim hujan, bedengan tidak akan tergenang air karena kacang hijau tidak menyukai kondisi tanah yang lembek.

Lalu buat lubang dengan alat tugal bermata tiga. Fungsi tugal bermata tiga adalah lubang pertama yang digunakan untuk menanam bibit kacang hijau, lubang kedua dan ketiga untuk pupuk kandang kering. Jarak dari setiap lubang di mana kacang hijau ditanam adalah 25 cm x 25 cm.

Proses Penanaman

Berikut ini adalah prosedur menanam kacang hijau:

  1. Buat lubang di tanah sesuai dengan jenis kacang hijau. Jika Anda menggunakan kacang hijau yang bercabang maka jarak tanam adalah 40 x 20 cm, sedangkan untuk tanaman tidak bercabang, jarak tanam adalah sekitar 30 x 10 cm.
  2. Setiap lubang diisi dengan 3 hingga 4 bibit kacang hijau.
  3. Berikan setiap lubang dengan pupuk organik dan urea atau PPC sebagai pupuk tambahan untuk mendorong pertumbuhan lebih lanjut dari kacang hijau.
  4. Padatkan lubang dengan tanah, hal ini dimaksudkan agar bibit tanaman kacang hijau tidak mudah dimasuki hama.

Perawatan dan Pemeliharaan

Penyiraman

Proses berikut ini adalah pengairan atau penyiraman benih yang baru saja ditanam. Dalam kondisi tanah yang basah dan pasokan air tanah, lakukan penyiraman hanya cukup sekali sehari.

Namun, jika lahan tempat kacang hijau ditanam memiliki konsistensi gersang atau kering, disarankan untuk melakukan penyiraman secara teratur dua kali sehari yaitu di pagi dan sore hari.

Penyulaman

Jika tanaman sudah berumur 15 hari setelah tanam, lakukan penyulaman. Segera ganti tanaman yang mati atau tumbuh tidak sempurna dengan bibit baru sehingga tanaman kacang hijau bisa tumbuh merata.

Penyiangan

Lakukan juga pembersihan gulma atau tanaman liar yang mengganggu tanaman kacang hijau. Proses pengendalian gulma dapat dilakukan ketika usia tanam sekitar 15 hari atau tergantung pada kondisi lahan tempat gulma tumbuh.

Pemupukan

Tahap berikutnya dalam budidaya kacang hijau adalah pemupukan susulan. Kandungan nutrisi tanah yang dibutuhkan tanaman harus tetap terjaga.

Proses pemupukan dilakukan dalam dua tahap, yaitu penanaman pertama bibitkacang hijau dan tahap kedua pada usia 1 bulan atau untuk tanaman yang mulai berbunga. Untuk dosis pupuk tertentu, urea 50 kg / ha, TSP 100 kg / ha, dan KCL 50 kg / ha.

Caranya adalah dengan memasukkan pupuk ke dalam lubang pupuk yang dibuat dan menutupinya kembali dengan tanah. Sisakan celah antara lubang pupuk dan lubang benih agar pupuk tidak mengenai benih karena dapat mengganggu proses pertumbuhan.

Pemberantasan Hama dan Penyakit

Ada beberapa cara untuk mencegah ancaman hama dan penyakit dengan menanam kacang hijau secara bergantian dengan tanaman lain.

Lakukan ini pada waktu yang sama selama 10 hari kemudian tutup lubangnya dengan jerami atau Anda dapat melakukan kebersihan dengan baik.

Gunakan Azordin 15 WSC dan Agrothion 50 EC untuk memusnahkan hama lalat kacang. Dan gunakan Benlate T 20 WP untuk memberantas penyakit bercak daun.

Proses Panen

Tahap berikutnya adalah tahap yang paling disukai oleh petani yaitu fase panen. Anda dapat mulai memanen tanaman kacang hijau ketika ada tanda-tanda bahwa kacang hijau Anda siap panen. Berikut ini adalah beberapa tanda bahwa kacang hijau Anda siap dipanen.

  1. Daun kacang hijau sudah menguning.
  2. Daunnya gugur bukan karna menguning, tetapi sudah berumur.
  3. Polong dalam kacang mulai menjadi gelap atau menghitam.
  4. Polong mulai terlihat seperti retakan dan gundul.

Waktu yang tepat untuk memanen tanaman kacang hijau adalah 75 hingga 100 hari, karena menurut ilmu pertanian saat itu adalah waktu yang tepat untuk panen alias tanaman kacang hijau sudah matang dan siap panen.

Namun, jika Anda ingin kacang hijau berkualitas lebih tinggi tunggu sampai bibitnya berumur 100 hingga 110 hari. Hal ini agar bibit kacang hijau dalam polong berkualitas dan saat dijual hasilnya lebih baik dari pada polong biasa.

Demikianlah pembahasan tentang cara menanam kacang hijau semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya

Related posts: