13 Cara Budidaya Terong Hijau Sampai Proses Panen

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Terung (Solanum Melongena) adalah jenis tanaman penghasil buah yang digunakan sebagai sayuran. Asalnya adalah India dan Sri Lanka. Terong hijau mencapai ketinggian hingga 40-150 cm. Daunnya besar, dengan lobus kasar. Panjangnya sekitar 10-20 cm (4-8 inci) dan lebar 5-10 cm (2-4 inci).

Spesies semi-liar lebih besar dan mencapai ketinggian hingga 225 cm. Daunnya lebih dari 30 cm dan panjangnya lebih dari 15 cm. Batangnya biasanya berduri.

Budidaya-Terong-Hijau
Budidaya Terong Hijau

Warna bunga terong adalah putih hingga ungu, dengan mahkota yang memiliki 5 lobus. Benang sari berwarna kuning. Buah tepung memuat diameter yang kurang dari 3 cm untuk yang liar, dan lebih besar lagi untuk jenis yang ditanam.

Cara Budidaya Terong Hijau

Syarat Tumbuh

  1. Dapat tumbuh di dataran tinggi
  2. Suhu Udara berkisar 22-30ºC
  3. Jenis tanah terbaik adalah jenis lempung berpasir, subur, kaya akan bahan organik, aerasi baik dan berdrainase baik serta pH antara 6,8 dan 7,3 (pH tanah dapat diukur terlebih dahulu dengan pH tester)
  4. Sinar matahari harus cukup
  5. Cocok untuk ditanam di musim kemarau

Persiapan Bibit

Bibitterong hijau dapat diperoleh dari buah terong hijau yang sudah masak dan membusuk di pohon. Setelah terong hijau yang dipilih membusuk, ambil biji terong dan biarkan mengering selama 3 hari

Atau jika menginginkan bibit dengan lebih mudah, anda dapat langsung membeli bibit terong hijau di toko aneka bibit pertanian.

Penyemaian Benih

  1. Siapkan tempat persemaian sekitar 50 x 50 cm.
  2. Gemburkan tanah yang akan digunakan sebagai tempat persemaian dengan cara dicangkul.
  3. Setelah tanah gembur, taburkan pupuk kompos atau pupuk kandang alami untuk meningkatkan kesuburan tanah penyemaian.
  4. Kemudian sebarkan benih terong secara merata di atas tempat penyemaian dan tutupi lagi dengan tanah yang gembur.
  5. Jika memungkinkan, tutupi tempat persemaian dengan ketinggian 30-40 cm di atas permukaan tanah.
  6. Hal ini dimaksudkan agar bibit terong hijau yang ditanam tidak berserakan saat disiram atau terkena hujan.
  7. Tunggu beberapa minggu sampai bibit terong memiliki 4-5 daun dan bibit terong siap untuk diangkut dalam polybag.

Pembuatan Polybag dan Media Tanam

  1. Siapkan polybag berukuran sedang dengan ukuran kira-kira 40 × 50 cm.
  2. Siapkan juga tanah yang gembur dan tempatkan tanah dalam polybag sampai hampir penuh dan hanya tinggal 10 cm di bagian atas.
  3. Campur tanah 3: 1 dengan pupuk kandang.
  4. Biarkan media tanam dan polybag bertahan selama 2 hari sebelum menanam benih terong hijau.

Persiapan Lahan Tanam

  1. Tanah dibersihkan dari gulma dan tanaman pengganggu lainnya.
  2. Bajak lanah sehingga menjadi gembur.
  3. Kemudian buatlah bedengan dengan lebar 90 atau 100 cm.
  4. Tinggi bedengan sekitar 20-25 cm dan panjangnya menyesuaikan kondisi lahan.
  5. Setelah membuat bedengan, taburi dengan pupuk dolomit 1 – 2 ton / ha jika pH di bawah 6,5.
  6. Taburkan pupuk kandang atau kompos secara merata di bedengan setelah 10 hari.
  7. Dapat juga ditambahkan dengan pupuk kimia, NPK atau campuran TSP, KCL dan ZA dalam perbandingan 2: 1: 1 dengan dosis 0,5 oz / pohon.

Penanaman Terong Hijau

  1. Bibit terong hijau dapat ditanam 25-30 hari setelah semai.
  2. Lakukan penanaman di sore hari agar bibit tidak terkena sinar matahari.
  3. Pilih bibit terong hijau yang sehat dan bagus dengan ciri memiliki batang yang kuat dan daun hijau segar.
  4. Sebelum bibit ditanam, kepal-kepal plastik polybag agar tanah dalam polybag menjadi agak padat sehingga ketika plastik polybag dibuka tanah tidak rusak.
  5. Buka plastik polybag perlahan dan tanam bibit di lubang disiapkan, satu lubang satu bibit.

Perawatan dan Pemeliharaan

Pengairan

Dilakukan rutin sehari-hari, terutama pada tahap awal pertumbuhan dan dalam cuaca kering, dapat di-leb / direndam selama beberapa jam atau disiram dengan gembor. Jika biasanya di-leb / direndam selama 3-4 hari tanah tetap lembab. Namun, ini tergantung pada struktur dan tekstur tanahnya, jika tanahnya banyak mengandung pasir maka tanah akan cepat kering.

Penyulaman

  1. Lakukan penyulaman tanaman yang pertumbuhannya tidak normal, mati, atau dipenuhi hama dan penyakit
  2. Penyulaman dapat dilakukan maksimum 15 hari setelah tanam.

Pemasangan Ajir (Turus)

  1. Lakukan ini sedini mungkin agar tidak mengganggu (merusak) sistem perakaran
  2. Ajir dapat dibuat dari bilah bambu / kayu dll. Tinggi 80-100 cm dan lebar 2-4 cm
  3. Tancapkan secara individu dekat batang
  4. Ikat batang atau ranting terong pada ajir

Pemangkasan

Pangkas tunas-tunas liar yang tumbuh dari ketiak daun pertama hingga bunga pertama. Pemangkasan juga bertujuan untuk mendorong tunas baru dan bunga yang lebih produktif untuk tumbuh secara instan.

Penyiangan

  1. Lakukan penyiangan gulma atau tanaman liar lainnya di sekitar tanaman dihilangkan atau dicabut
  2. Penyiangan dilakukan pada umur 15 hari dan 60-75 hari setelah tanam

Proses panen

  1. Buah pertama dapat dipetik setelah umur 45 – 50 HST tergantung dari jenis varietas
  2. Karakteristik buah-buahan siap panen adalah ukuran maksimum dan masih muda.
  3. Waktu yang paling cocok untuk panen adalah pagi atau sore hari.
  4. Cara memanen buah dipetik dengan batang dengan tangan atau alat tajam.
  5. Panen buah berikutnya secara rutin dilakukan setiap 3-7 hari dengan memilih buah yang siap dipanen.

Demikianlah pembahasan tentang budidaya terong hijau semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya