5 Cara Budidaya Kopi Stek Sampai Proses Panen

BungaBunga.Co.Id – Masih rendahnya kualitas tanaman kopi di Indonesia terkadang disebabkan oleh kualitas biji kopi yang digunakan dalam teknik penanaman. Oleh karena itu diharapkan tanaman kopi dapat dikembangkan dengan cepat sehingga hasil yang diperoleh lebih sempurna. Salah satu cara yang dilakukan banyak orang adalah stek batang tanaman kopi.

Apa itu stek kopi? Stek kopi adalah penyambungan antara pucuk batang dan cabang-cabang lain dari pohon kopi. Tujuan dan keuntungan dari stek kopi adalah bahwa pohon kopi dapat meremajakan cabang untuk menghasilkan buah kopi maksimum dan kemudian bagaimana cara budidaya kopi stek. Ikuti instruksi di bawah ini sehingga biji kopi dapat dipanen sesuai yang diinginkan.

Cara-Budidaya-Kopi-Stek
Cara Budidaya Kopi Stek

Cara Budidaya Kopi Stek

Secara umum, ada dua pilihan saat menanam tanaman kopi, yaitu pembudidayan dengan menggunakan metode generatif dan vegetatif. Metode generatif adalah dengan menggunakan biji atau benih, sedangkan metode vegetatif adalah okulasi, kultur jaringan dan stek. Berikut ini adalah metode budidaya tanaman kopi menggunakan teknik stek batang:

Pemilihan Indukan Kopi

Untuk jenis kopi robusta lebih baik menggunakan sistem poliklonal yang merupakan teknik budidaya kopi yang menggunakan banyak klon. Dalam hamparan kebun kopi harus terdiri dari 3 hingga 4 klon. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa kopi Robusta menggunakan teknik penyerbukan silang.

Bagaimana memilih kopi induk untuk pertumbuhan stek

  • Pilih tunas tanaman pohon kopi yang berumur kurang lebih dua tahun atau lebih dan lebih baik memilih batang tua yang sudah besar sehingga pohon kopi akan segera berbuah setelah stek.
  • Pilih cabang pohon kopi yang unggul dan hasilkan buah kopi maksimum sehingga bibit dari cabang pohon kopi nanti benar-benar menghasilkan buah kopi yang sesuai dengan impian dan tujuan Anda.

Persiapan Alat Stek Batang

Alat stek yang digunakan untuk proses penyetekan meliputi:

  1. Gergaji / gunting untuk memotong tunas batang pohon
  2. Pisau tajam untuk mengiris cabang pohon
  3. Plastik es berukuran 43 x 18 untuk penutupan penyambungan
  4. Tali untul pengikat
  5. Dan stimulan akar dan media tanam.

Stimulan akar dapat dibeli di toko pertanian. Namun, jika Anda ingin menggunakan stimulan alami yang biasanya digunakan adalah urin sapi.

Penyetekan Tanaman Kopi

Lakukan penyetekan pada akhir musim hujan. Hal pertama yang harus dilakukan adalah

  1. Pilih cabang yang berusia 3 hingga 6 bulan, cukup muda tetapi sudah berwarna cokelat.
  2. Kemudian buat potongan di bagian ruas 2 hingga 4 dari pucuk dan sebaiknya pemotongan dilakukan secara miring supaya ujung setek meruncing.
  3. Panjang pemotongan kira-kira 10 cm, lalu potong setengah dari belahan daun untuk mengurangi proses penguapan.
  4. Simpan kelembaban cabang yang dipotong di dalam karung yang lembab agar tidak mengering karena angin.

Setelah memotong cabang, rendam dasar pemotongan ke dalam cairan yang merangsang akar. Penggunaan hormon buatan pabrik harus membaca hukum dan dosis penggunaannya,

Bagaimana jika Anda menggunakan urin sapi sebagai stimulan, Anda harus mencairkan hingga 100 ml urin sapi dengan 1 liter air. Masukkan bahan stek selama sekitar 10 hingga 15 detik sebelum memasukkannya ke dalam media tumbuh.

Persiapan Media Tumbuh

Untuk Persiapan kawasan menumbuhkan bibit kopi Stek hal hal yang harus di lakukan diantaranya adalah:

  1. Masukkan belahan stek pohon kopi ke dalam bedengan media yang telah dibentuk dengan jarak 15 × 15 cm. Kemudian atur kedalaman pemotongan dari 5 hingga 7 cm.
  2. Siramlah bedengan dengan gembor sekali atau dua kali sehari dengan membuka dan menutup bagian penutup.
  3. Lakukan dengan hati-hati supaya tidak merusak belahan tanaman. Jika stek biasanya berakar pada media tumbuh setelah sekitar 3 bulan, segera buka epilog sungkup.
  4. Dan pada bulan ke-4 stek pohon kopi dapat dikemas dalam media tanam.

Setelah memasuki usia tanam, metode perkecambahan kopi sesuai dengan metode penanaman kopi rebosta dan metode penanaman kopi arabika, yang harus dirawat sampai panen.

Proses Panen

Biji kopi dapat dipanen setelah tanaman ditanam sekitar 2,5 hingga 3 tahun setelah tanam. Tanaman yang distek bisa berjalan lebih cepat, biasanya panen kopi pertama masih sedikit. Seiring waktu, jumlah cabang meningkat dan hasil meningkat. Tanaman kopi tidak dipanen dari waktu ke waktu karena buahkopi tidak matang pada saat yang sama. Karena itu, habiskan lebih dari sebulan selama panen kopi, mulai sekitar Mei dan Juni.

Demikianlah pembahasan tentang cara Budidaya kopi stek semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya