8 Cara Menanam Bayam Hidroponik Sederhana

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Amaranthus spp atau bayam adalah salah satu tanaman yang daunnya bisa dimakan. Bayam adalah sumber zat besi yang dibutuhkan tubuh. Anda dapat menanam bayam di rumah Anda melalui hidroponik. Cara menanam bayam hidroponik sebenarnya sangat mudah.

Sebenarnya semua jenis tanaman seperti buah, sayur atau tanaman perkebunan memiliki proses yang sama. Namun ada proses utama yang perlu dilakukan agar hasil penanaman bayam dapat dimaksimalkan.

Cara-Menanam-Bayam-Hidroponik
Cara Menanam Bayam Hidroponik

Langkah-langkah untuk menanam bayam hidroponik sederhana dan mudah, mulai dari penyemaian benih hingga pemindahan tanama dan merawatnya hingga panen. Anda perlu melakukan empat proses utama ini dengan benar agar tanaman bayam Anda dapat mencapai potensi penuhnya. Bayam yang ditanam secara hidroponik, lebih praktis karena tidak membutuhkan banyak lahan.

Cara Menanam Bayam Hidroponik

Sebelum mulai menanam bayam hidroponik, Anda perlu menyiapkan beberapa peralatan agar proses penanaman berjalan dengan lancar. Beberapa alat dan bahan yang dibutuhkan untuk menanam bayam secara hidroponik adalah sebagai berikut:

Alat dan bahan

Bibit bayam
Nutrisi Hidroponik AB Mix Sayuran
Media tanam hidroponik Rockwool
Net Pot atau gelas plastik bekas
Sumbu atau kain flanel
Kotak styrofoam
Baki Wadah atau nampan

Penyemaian Benih Bayam

Pertama-tama, yang kita harus lakukan dalam menanam bayam hidroponik untuk penyemaian benih bayam. Bibit bayam dapat diperoleh dari biji bayam yang sudah tua atau dibeli di toko pertanian. berikut cara penyemaian benih biji bayam.

  1. Rendam benih bayam dalam air hangat selama sekitar 1 jam, tujuannya adalah untuk melunakkan kulit benih.
  2. Siapkan media tanam hidroponik. Gunakan rockwool untuk ini, Lakukan pemotongan rockwoll dalam bentuk dadu sekitar 2 cm x 2 cm dan susun dalam sebuah mangkuk.
  3. Kemudian potongan rockwool itu dibuat menjadi lubang dengan lidi untuk memasukkan bibit bayam. Ukuran lubang bisa disesuaikan dengan ukuran benih bayam yang akan disemaikan. Kemudian tempatkan bibit yang suda direndam dalam lubang rockwool pada setiap 1 lubang berisi 1 bibit bayam.
  4. Setelah semua biji dimasukkan ke rockwool, Anda dapat menyiram semua rockwool dengan air bersih. Cobalah untuk melakukan penyiraman ini perlahan-lahan agar air dapat membasahi rockwool secara merata, namun jangan sampai ada genangan air di dalam nampan tersebut.
  5. Kemudian simpan baki di tempat yang sejuk dan kering dan tutup dengan plastik sehingga proses penyemaian dapat dilakukan dengan cepat. Biarkan di tempat terkena sinar matahari 2-3 hari setelah bibit tumbuh atau setidaknya 2 daun muncul. Sebaiknya sinar matahari pagi pada pukul 06.00 hingga pukul 10.00.
  6. Perawatan rutin tanaman hidroponik bayam dengan memeriksa kelembaban rockwool sehingga bibit bayam tidak mengalami kekeringan dan pertumbuhannya tidak terhambat.

Persiapan Media

Pada tahap ini, kita perlu menyiapkan media atau alat yang digunakan untuk menumbuhkan bayam hidroponik. Teknik yang kami gunakan dalam pembahasan ini adalah dengan menggunakan sistem wick, yang merupakan sistem penanaman hidroponik yang menggunakan sumbu sebagai penyalur nutrisi untuk tanaman.

Berikut langkah-langkah yang perlu Anda lakukan:

  1. Siapkan box styrofoam atau box air dengan ketinggian minimum 30 cm.
  2. Buat tutup box dengan styrofoam tipis atau styrofoam lembaran dengan panjang dan lebar yang sebelumnya disesuaikan dengan box utama. Kemudian buat lubang di tutup styrofoam dengan diameter kira-kira 5 cm. dan coba jaga jarak masing-masing lubang minimal 10 cm.
  3. Setelah box air dan tutupnya siap, Anda dapat mengisi box air dengan cairan nutrisi. Untuk cairan nutrisi Anda dapat menggunakan Nutrition AB Mix sayuran yang khusus dibuat untuk tanaman hidroponik sayur.
  4. Siapkan cairan nutrisi dengan mencampur Mix A dan Mix B masing-masing dengan 5 ml dan 1 liter air bersih. Jika Anda membutuhkan lebih banyak nutrisi, Anda dapat menambah jumlah bahan dengan mengalikan setiap bahan dengan rasio air. Campur A dan B = 1: 5: 5. Aduk semua bahan sampai tercampur rata.

Penanaman Bayam Hidroponik

Setelah media yang dibuat sebelumnya selesai, langkah selanjutnya adalah menanam bibit bayam hidroponik. Berikut adalah metodenya :

  1. Buat lubang di pot media atau gelas plastik untuk memberi ruang pada sumbu atau kain flanel. Kain flanel bertindak sebagai perantara antara tanaman dalam gelas plastik dan nutrisi dalam air dalam box sterofoam.
  2. Pindahkan setiap bibit bayam yang memiliki setidaknya 4 daun ke pot bersih yang sudah disiapkan sebelumnya atau gelas plastik bekas.
  3. Setelah seluruh pot bersih diisi dengan tanaman bayam, Anda dapat memindahkannya dan memasukkannya lebih awal ke dalam lubang di tutup Sterofoam, dengan posisi semaian lebih tinggi dari tutup.
  4. Sirami setiap bibit dengan air yang cukup.
  5. Tempatkan box air dengan bibit bayam di kebun Anda secara teratur. dan usahakan agar setiap bibit tanaman bayam hidroponik terkena sinar matahari.

Perawatan Bibit Bayam Hidroponik

Pada titik ini, kita perlu secara teratur memeriksa kondisi tanaman bayam untuk menghindari gulma dan hama. Untuk pemeliharaan dan perawatan bayam hidroponik Anda dapat melakukan hal berikut:

Penyiraman

Lakukan penyiraman secara teratur, tetapi jangan sampai menggenangani pada media tanam. Yang terpenting adalah menjaga tanaman agar tidak sampai kekeringan.

Penyiangan

Lakukan penyiangan menghilangkan gulma atau tanaman liar di sekitar tanaman dan merawat tanaman. Penyiangan bertujuan untuk menghindari kedatangan hama dan penyakit.

Panen Bayam Hidroponik

Setelah melalui langkah-langkah di atas, saatnya menikmati hasil dari tanaman bayam hidroponik yang merupakan fase panen. Anda dapat memanen dengan menarik bayam secara perlahan dan hati-hati agar tidak merusak bayam. Umumnya tanaman bayam dapat dipanen saat umur bayam mencapai 25 hari setelah tanam.

Demikianlah pembahasan tentang cara menanam bayam hidroponik semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya

Related posts: