14 Cara Menanam Bunga Melati dan Perawatannya

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Bunga melati sudah pasti dikenal masyarakat Indonesia karena bunga ini sering digunakan untuk sejumlah acara terutama untuk pernikahan dan sebagai bunga tabur saat pemakaman.

Aroma khasnya membuat melati selalu digunakan sebagai bahan baku untuk produksi kosmetik dan parfum. Selain itu, bunga melati memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi karena sering digunakan sebagai campuran teh.

Cara-Menanam-Bunga-Melati
Cara Menanam Bunga Melati

Cara Menanam Bunga Melati

Syarat Tumbuh

  • Kelembaban udara yang baik adalah 50 – 80%. Suhu ideal untuk pertumbuhan tanaman ini adalah antara 28 dan 36 ° C di siang hari dan antara 24 dan 30 ° C di malam hari.
  • Bunga melati sangat cocok untuk ditanam di tanah latosol dan andosol.
  • Keasaman tanah yang paling ideal untuk pertumbuhan adalah tanah dengan pH 5 hingga 7.
  • anaman melati tumbuh dengan baik di daerah dengan curah hujan antara 112 dan 119 mm / bulan atau dengan curah hujan 6 hingga 9 hari hujan per bulan.
  • Iklim yang cocok untuk pertumbuhan adalah iklim dengan 2-3 bulan kering dan sekitar 5-6 bulan basah.
  • Ketinggian ideal adalah dari dataran rendah ke dataran tinggi dengan ketinggian kira-kira. 10 – 1.600 meter di atas permukaan laut.

Persiapan Bibit Bunga Melati

Bibit bunga melati ini bisa dilakukan dengan cara stek batang. Pilih batang berukuran sedang dan potong dengan panjang kira-kira 12 cm.

Kemudian tanam bibit stek dalam polybag yang telah diisi media tanam berupa campuran tanah dan pasir bersih. Jangan lupa berikan air untuk menjaga kelembaban.

Setelah beberapa minggu, tunas daun baru tumbuh dari batang yang ditanam dalam polibag. Kemudian dapat dipindahkan ke pot yang lebih besar.

Persiapan Media Semai

Setelah Anda memiliki benih berkualitas, hal berikutnya yang perlu Anda lakukan adalah menyiapkan media penyemaian dengan polybag atau pot kecil.

Isi media penyemaian dengan campuran pupuk dan tanah berpasir, perbandingan ketiganya sekitar 2: 1: 1. Rawatlah media semai sampai bibit stek mulai tumbuh tunas sebelum dipindahkan ke media utama.

Persiapan Lahan Tanam

Pembukaan Lahan

Bersihkan lahan tempat penanaman bunga melati dari gulma, pohon-pohon yang tidak berguna untuk memudahkan pengolahan lahan.

Lakukan pengolahan lahan dengan cangkul atau bajak sedalam 30-40 cm hingga gembur, lalu biarkan mengering selama 15 hari.

Pembuatan Bedengan

Buatlah bedengan dengan lebar kira-kira 100-120 cm, tinggi 30-40 cm, jarak antara bedengan 40-60 cm dan panjangnya disesuaikan dengan kondisi masing-masing lahan.

Varietas

Varietas terkait spesies yang direkomendasikan adalah Gundumalli (Jasminum sambac), Co-1 dan Co-2 (J.auriculatum) dan Co-1 dan C0-2 (J.grandiflorum).

Penyiraman

Penyiraman pertama harus dilakukan segera setelah penanaman dan penyiraman selanjutnya dengan interval sekitar 7 hingga 10 hari, tergantung pada kondisi cuaca dan jenis tanah.

Proses Penanaman

Berikut cara menanam bunga melati yang baik. Pertama, setelah membuat bedengan, buatlah lubang tanam dengan ukuran sekitar 39 x 39 x 39 cm dan jarak antar lubang tanam minimal 99 cm.

Kemudian masukkan 2 kg pupuk kandang di setiap lubang tanam dan masukkan bibit melati dari polybag ke lubang tanam, isi dengan tanah. Terakhir, sirami dan beri pupuk pada bibit melati dalam dosis yang tepat secara teratur.

Perawatan dan Pemeliharaan

Pemupukan

Tanaman melati diberi pupuk setiap tiga bulan. Jenis dan dosis pupuk yang dapat digunakan terdiri dari urea 300-700 kg, STP 300-500 kg dan KCI 100-300 kg / ha / tahun.

Pupuk juga dapat diaplikasikan dengan menyebarkannya secara merata di parit sedalam sekitar 10-15 cm di antara barisan tanaman atau di sekitar tajuk tanaman dan kemudian menutupinya dengan tanah.

Dianjurkan agar setiap tanaman diperlakukan dengan 10 kg FYM dan 60 g nitrogen, serta dengan fosfor dan kalium. pemberian harus dilakukan dalam dua 120 g luapan, satu kali setelah pemangkasan tahunan dan lagi dari Juni hingga Juli.

Penyiangan

Penyiangan dan penguatan saluran irigasi dan tanggul adalah perawatan tanaman yang dilakukan untuk budaya melati. penyiangan gulma pertama harus dihilangkan 20-25 hari setelah tanam dan penyiangan berikutnya sekali dalam 2-3 bulan.

Penyulaman

Metode penyulaman adalah mengganti tanaman mati dengan benih baru. Teknik penyulaman pada dasarnya sesuai dengan teknik penanaman, hanya bahwa penyulaman ini dilakukan pada titik / lubang tanam di mana benih harus diganti.

Durasi penggunaan untuk penyulaman tidak boleh lebih dari satu bulan setelah penanaman. Penyulaman sedini mungkin bertujuan untuk tidak mempersulit pemeliharaan pertumbuhan stabil panen dan penanaman berikutnya.

Penyulaman harus dilakukan di pagi atau sore hari ketika matahari tidak terlalu panas dan suhunya tidak terlalu panas.

Proses Panen

Langkah terakhir dalam barisan cara menanam melati adalah memanen. Proses panen bisa berlangsung di pagi atau sore hari. Secara umum, bunga melati mekar pada usia 8 bulan dan dipanen ketika bunga telah mencapai ukuran maksimal.

Panen ini bisa dilakukan terus menerus sepanjang tahun. Setelah panen, Anda bisa mengolah bunga melati menjadi campuran teh atau bahan baku untuk produksi parfum.

Demikianlah pembahasan tentang cara menanam bunga melati semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya