12 Cara Menanam Pisang yang Baik

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Pisang adalah tanaman yang masuk dalam keluarga Musaceae berdaun lebar. Semua bagian tanaman pisang ini dapat dimanfaatkan baik buahnya serta batang dan daun. Pisang memiliki rasa manis dan lezat karenanya banyak orang suka memakan buah ini.

Jadi jika Anda berniat menanam pisang tetapi tidak tahu cara menanam pisang dengan benar pada kesempatan ini, kami akan menjelaskan tahapan penanaman pisang dari proses pemilihan lahan, pemilihan benih, proses penanaman proses perawatan hingga proses panen.

Cara-Menanam-Pisang
Cara Menanam Pisang

Cara Menanam Pisang

Syarat Tumbuh

Tanaman pisang sangat mudah beradaptasi jika ditumbuhkan baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi (<1.600 m di atas permukaan laut). Suhu optimal untuk pertumbuhan tanaman pisang adalah di kisaran 27 ° C dengan suhu maksimum 38 ° C. Jumlah curah hujan yang cocok untuk pertumbuhan tanaman pisang adalah 2000 hingga 2500 mm / tahun dengan asam tanah atau pH 4, 5 hingga 7.5.

Pemilihan Bibit Pisang

Langkah pertama dalam menanam pisang adalah memilih bibit. Jika pemilihan benih pisang benar, hasilnya akan memenuhi harapan Anda. Kali ini kami memberi Anda ciri-ciri bibit pisang yang baik.

Ciri-ciri bibit pisang yang baik

  1. Bibit atau tunas pisang yang baik memiliki ketinggian 100-150 cm
  2. Diameter batang pisang mencapai 15-20 cm
  3. Daun pada tunas pisang yang bagus berhelai sempit
  4. Kondisi fisik tunas atau bibit pisang bebas dari kotoran dan bebas dari penyakit atau hama

Itulah ciri-ciri bibit atau pucuk pisang yang baik. Selanjutnya kami menjelaskan cara melindungi tunas dari hama dan penyakit.

Cara mencegah penyebaran hama dan penyakit

  1. Setelah memotong tunas pisang, bersihkan akar dari kotoran dengan air
  2. Saat akarnya bersih, potonglah akar dengan hati-hati agar penyakit tidak menyebar melalui akar yang rusak dan merangsang pertumbuhan akar baru.
  3. Lalu singkirkan daun-daun tunas pisang yang terlalu lebar
  4. Langkah selanjutnya adalah menjaga benih atau tunas di tempat kering selama 1-2 hari sehingga tunas sembuh sepenuhnya dari luka.
  5. Setelah didiamkan selama dua hari, rendam tunas pisang selama 10 menit dengan insektisida dan keringkan lagi.

Pengolahan Lahan Tanam

Cara selanjutnya menanam pisang adalah melalui pengelolaan lahan. Sebelum mulai melakukan pengolahan lahan, Anda perlu menentukan jenis tanah yang disukai oleh tanaman pisang, iklim, dan ketinggian. Setelah 3 hal ini tercapai, kita akan membahas langkah-langkah selanjutnya untuk menanam pisang:

Langkah-langkah pengelolaan lahan

  1. Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah menyiapkan beberapa alat pertanian seperti cangkul dan sabit
  2. Bersihkan lahan dari hama pengganggu menggunakan sabit atau cangkul
  3. Setelah tanah benar-benar bersih, lakukan penggemburan tanah dengan cangkul sedalam 40 cm. Selama proses penggemburan, Anda dapat menambahkan pupuk kering dan membiarkannya selama 1 minggu
  4. Kemudian buat lubang di mana bibit yang disiapkan sebelumnya atau tunas pisang ditanam
  5. Cara terakhir buatlah parit atau drainase di sekitar penanam pisang agar tidak tergenang saat hujan.

Proses Penanaman Pisang

Langkah selanjutnya adalah menanam pisang. Pada langkah ini, Anda akan diminta untuk menanam tunas pisang di lubang yang telah disiapkan sebelumnya.

Sebelum Anda memastikan waktu yang tepat untuk menanam pisang, kami sarankan untuk menanam pisang di awal musim hujan dari September hingga Oktober.

ika sudah langsung saja ambil tunas pisang yang anda simpan sebelumnya dan tanam kedalam lubang yang anda buat dipengolahan lahan tadi, setelah memasuki lubang penutup dengan tanah dicampur dengan pupuk kandang dengan perbandingan 3: 1 pupuk telah dicampur untuk memenuhi kebutuhan gizi.

Perawatan dan Pemeliharaan

Penjarangan

Penjarangan dilakukan dengan memotong anakan sehingga hanya terdapat 3 sampai 4 batang dalam satu rumpun.

Penyiangan

Pohon pisang induk harus selalu dikontrol dengan membersihkan semua jenis gulma dan rumput liar yang ada di sekitar tanaman. Pastikan penyiangan tidak dilakukan terlalu dalam agar tidak merusak akar pisang yang juga tidak terlalu dalam.

Perempalan

Perawatan ini dilakukan dengan memangkas daun pohon yang kering untuk menjaganya tetap bersih. Lakukan perampelan secara teratur.

Pemupukan

Seperti yang sudah dijelaskan, pupuk diberikan setiap 2 hingga 3 bulan sekali dengan menggunakan pupuk yang sama seperti sebelumnya.

Penyiraman

Pastikan bahwa tanaman selalu disiram secara teratur dengan mengisi saluran air yang telah dibuat. Dengan cara ini, pohon pisang menjadi lebih subur dan memiliki produktivitas yang baik.\

Pemberian Mulsa

Mulsa dalam bentuk daun ditempatkan di sekitar jumbai untuk menekan gulma dan mencegah penguapan air. Namun, ini tidak terjadi terus menerus. Lakukan sesekali.

Proses Panen

Pada fase panen, pohon pisang biasanya berbuah ketika mereka berumur 1 tahun. Anda dapat memanen pisang ketika Anda menemukan karakteristik seperti daun bendera kering, buah telah mencapai usia minimum 80 hari, bentuk buah dengan siku hampir bulat.

Dan untuk panen, Anda dapat memotong pohon pisang pada jarak 30 cm dari pangkalnya yang teratas. simpan pisang dengan posisi terbalik agar getah dari potongan tersebut tidak jatuh ke buah. Dalam sebuah perkebunan pisang, Anda bisa melakukan panen hingga 10 hari.

Demikianlah pembahasan tentang cara menanam pisang semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya