
Bungabunga.co.id – Kecelakaan antara kereta jarak jauh dan KRL Commuter Line di kawasan Bekasi Timur, Kota Bekasi, berdampak besar pada layanan perkeretaapian. Sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh terpaksa dibatalkan guna mendukung proses evakuasi serta menjaga keselamatan operasional.
Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut sekaligus meminta maaf kepada para penumpang yang terdampak. Fokus utama saat ini adalah penanganan korban dan pemulihan kondisi jalur rel.

Penyesuaian Layanan dan Penghentian Sementara Perjalanan
Jalur Terdampak dan Rekayasa Operasi
Hingga saat ini, proses evakuasi masih berlangsung di lokasi kejadian. KAI melakukan penyesuaian pola perjalanan, termasuk pengaturan ulang operasional KRL agar tetap bisa berjalan dengan aman di jalur yang tersedia.
Sebagai solusi bagi penumpang yang terdampak, KAI menyediakan moda transportasi alternatif berupa bus untuk melanjutkan perjalanan, khususnya bagi pengguna KA Argo Bromo Anggrek dengan tujuan akhir Stasiun Gambir.
Keberangkatan dari Gambir dan Pasar Senen Dihentikan
Seluruh perjalanan kereta jarak jauh yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen untuk sementara waktu dihentikan. Langkah ini diambil untuk mempercepat penanganan di lapangan serta menghindari risiko tambahan selama proses pemulihan berlangsung.
Daftar Kereta Api yang Dibatalkan
Keberangkatan Senin, 27 April 2026
- KA Gunungjati rute Gambir – Cirebon
- KA Parahyangan rute Kiaracondong – Gambir
- KA Parahyangan rute Gambir – Kiaracondong
- KA Argo Muria rute Gambir – Semarang Tawang
Keberangkatan Selasa, 28 April 2026
- KA Gunungjati rute Cirebon – Gambir
- KA Purwojaya rute Cilacap – Gambir
- KA Purwojaya rute Gambir – Cilacap
- KA Madiun Jaya rute Madiun – Pasar Senen
- KA Argo Sindoro rute Semarang Tawang – Gambir
Korban Luka Dirawat di Sejumlah Rumah Sakit
Puluhan Penumpang Dapat Penanganan Medis
Akibat kecelakaan tersebut, puluhan penumpang KRL mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke berbagai rumah sakit di sekitar Bekasi untuk mendapatkan perawatan intensif.
Beberapa fasilitas kesehatan yang menerima korban di antaranya RSUD Bekasi, Primaya Hospital Bekasi Timur, Mitra Plumbon Cibitung, serta RSU Bella Bekasi.
Fokus Pemulihan dan Keselamatan
Pihak KAI terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan proses evakuasi berjalan lancar serta jalur rel dapat segera digunakan kembali. Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanganan pascakejadian ini.







