10 Cara Budidaya Kurma di Indonesia

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Kurma adalah jenis tanaman yang dapat beradaptasi dengan baik di iklim kering dan bahkan sangat panas. Kurma juga sangat fleksibel dan relatif toleran terhadap macam-macam tanah dan tanah yang basah. Budidaya kurma sebenarnya membutuhkan cuaca di musim panas yang panjang.

Dengan curah hujan minimal dan kelembaban rendah. Hal ini sangat penting dari masa penyerbukan hingga masa panen, tetapi masih memerlukan cukup air di tanah untuk kurma melakukan pembuahan.

Budidaya-Kurma
Budidaya Kurma

Habitat pohon kurma adalah daerah di Timur Tengah di mana memiliki cuaca ekstrem dan iklim secara alami sangat panas. Karena habitan pohon kurma adalah gurun tandus, beberapa orang percaya bahwa kurma tidak dapat ditanam di daerah lain dengan iklim yang berbeda.

Faktanya, kurma ditanam di berbagai negara seperti Thailand dan bahkan Indonesia. Beberapa petani bahkan memiliki pohon-pohon kurma dengan banyak buah.

Cara Budidaya Kurma

Syarat Tumbuh

Kurma tropis dapat ditanam di tanah kebun atau di halaman rumah. Pohon kurma tropis ini dapat tumbuh secara optimal di dataran pada ketinggian 50 meter di atas permukaan laut dan curah hujan 1.500 mm per tahun. Untuk hasil maksimal, kurma tropis KL-1 harus sepenuhnya mendapat sinar matahari pada suhu sekitar 32-35 derajat Celcius. Salah satu ciri luar biasa dari kurma tropis ini adalah posturnya yang relatif pendek.

Pohon kurma tropis ini dapat tumbuh optimal hanya hingga ketinggian 1-2 meter. Yang membuatnya lebih menarik adalah produktivitas tinggi dari kurma tropis ini. Bayangkan, kurma tropis bisa menghasilkan hingga 100 kg kurma pada usia 3 tahun.

Persiapan Bibit

Bibit kurma yang telah disiapkan dibersihkan dari sisa daging buah. Metode ini digunakan untuk mencapai persentase perkecambahan yang tinggi.

Sisa-sisa daging yang menempel pada bibit dapat menyebabkan pertumbuhan jamur atau mengundang semut dan kutu putih untuk konsumsi dan merusak benih dari perkecambahan.

Biji kurma paling baik dibersihkan dari daging buah dengan mencuci mereka dengan air dan pasir halus sampai biji benar-benar bebas dari daging buah.

Setelah kurma dicuci bersih, bijinya direndam dalam air / mineral hingga 5 x 24 jam. Air untuk merendam kurma setiap 24 jam harus diganti dengan air baru. Untuk mempercepat perkecambahan pohon kurma campuran air dan ZPT harus direndam pada hari ke-4 sesuai dosis.

Persemaian Benih

Biji kurma dapat dikecambahkan dengan campuran cocopeat dan pasir langsung di tanah atau dengan kain basah. Proses pengecambahan biasanya memakan waktu 2 hingga 4 minggu setelah ditanam dengan panjang akar 5 hingga 10 cm dan kemudian dipindahkan ke media tanam.

Persiapan Lahan

Untuk campuran media tanam untuk bahan bibit kurma dengan porositas yang baik harus digunakan. Hal ini berarti bahwa media untuk menanam bibit ketika disiram maka air langsung turun keseluruhan. Campuran tanaman dengan pasir, kompos (Bokashi), gambut kelapa atau batu bara suede beras dengan perbandingan 2: 1: 1.

Penanaman

  1. Sediakan lahan pada jarak 7 × 7 meter dengan lubang tanam selebar 1 m, panjang 1 m dan kedalaman 60 cm
  2. Biarkan lubang yang telah disiapkan selama sekitar tiga hari terkena sinar matahari
  3. Satu minggu kemudian, masukkan media tanaman dalam bentuk campuran tanah, kulit dan pupuk kandang dalam perbandingan 1: 1: 1, yang berpori atau mudah menyerap air. Selain lebih maksimal, tambahan kapur dolomit untuk mengantisipasi jamur. Tutup lubang tanam dengan media nutrisi penuh.
  4. Untuk setiap 25 batang pohon kurma betina, tanam satu pohon kurma jantan.

Perawatan dan Pemeliharaan

Penyiraman

  1. Tanaman pada umur 1 hingga 6 bulan setelah tanam lakukan penyiraman setiap 2 hari. Sedangkan tanaman disiram setiap 4 hari pada usia 7-12 bulan. Pada tanaman dewasa disiram setiap minggu.
  2. Penyiraman dilakukan pada pagi atau sore hari. Ketika disiram di siang hari dan mengenai daunnya, daunnya bisa terbakar.
  3. Untuk hasil maksimal, bioaktivator dengan penyiraman 10 ml per 3 liter air harus ditambahkan setiap 2 minggu. Kemudian semprotkan satu liter larutan bioaktivator pada seluruh permukaan daun kurma. Selain itu, 2 liter larutan bioaktivator atau pupuk cair dituangkan ke tanah tempat kurma tumbuh.

Pemupukan

Fase pemupukan dibagi menjadi dua fase, yaitu pupuk dasar dan pupuk Lanjutan. Pupuk dasar, yang digunakan dalam bentuk campuran pupuk kandang, tanah dan sekam ditaburkan di lubang tanam sebelum benih ditanam.

Sedangkan pupuk tambahan diberikan untuk pertumbuhan tanaman. Pemupukan dengan pupuk NPK berlangsung 3 kali setahun sebagai berikut:

  • Pertama, fase vegetatif, dengan memberikan 1 kg pupuk NPK seimbang dengan perbandingan 15:15:15.
  • Kedua, berikan setiap tanaman betina 50 kg pupuk ayam dan 30 kg pupuk sapi. Sementara tanaman jantan hanya 20 kg pupuk sapi.
  • Ketiga: berikan 1 kg pupuk NPK seimbang kadarnya lebih tinggi dengan perbandingan 24:24:24

Pembuahan

Setelah tanaman kurma berbunga, Anda bisa melihat di mana kurma itu jantan dan betina. Bunga jantan biasanya berwarna putih, kelopaknya berwarna putih dan subur. Jika betina hampir seperti bunga kelapa, ada pentol.

Pohon kurma betina harus dibuahi secara manual oleh bibit jantan, yaitu dengan memotong kulit mayang pohon jantan. cukup dengan memotong ujung kulit mayangnya. Setelah dipotong, bunga jantan diserbuki menjadi bunga betina. dengan mengambil bunga jantan dan kemudian menempatkannya di antara bunga betina sementara mereka diikat satu sampai dua hari.

Penjarangan harus dilakukan dengan memangkas buah yang terlalu kecil dan meninggalkan buah besar sehingga buah besar bisa tumbuh dengan baik dan tumbuh lebih besar.

Lebih baik membungkus buah untuk mengoptimalkan hasil. Fungsi pembungkusan adalah untuk menghindari hujan intensitas tinggi dan menghindari hama. Pembungkus buah kurma dapat dilakukan dengan menekuk bundel menjadi tiga lapisan.

Pemanenan

Kurma dapat dipanen pada usia 5 minggu setelah pembuahan dan memiliki warna-warna cerah seperti kuning, merah muda atau merah muda (tergantung spesiesnya)

Panen dilakukan dengan memotong tunas buah yang panjang dan membersihkan potongan di pangkal pohon. Hal ini berguna untuk mempercepat persiapan kurma untuk kembali berbuah.

Demikianlah pembahasan tentang budidaya kurma semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya

Related posts: