14 Cara Budidaya Salak Pondoh dan Cara Merawatnya

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Salak pondoh adalah varietas buah salak unggulan hortikultura dari Sleman, Yogyakarta. Hal ini memiliki nilai ekonomi yang harus dikembangkan dan dibudidayakan secara komersial. Salak adalah jenis palma seperti kelapa sawit dan kurma yang dapat berbuah sepanjang tahun dalam kondisi lingkungan yang mendukung.

Tanaman salak umumnya tidak diketahui secara pasti tentang asal usul tanaman ini, namun diyakini berasal dari Thailand, Malaysia dan Indonesia. Sentra penanaman salak di Indonesia meliputi; Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Maluku, Bali, NTB, dan Kalimantan Barat.

Budidaya-Salak-Pondoh
Budidaya Salak Pondoh

Tentu saja, teman-teman petani tidak diragukan lagi mengetahui seberapa unggul rasa dan tekstur daging dari buah ini. Harganya sangat ekonomis dan populer ketika musim salak pondoh tiba yang menjadikan buah ini sangat populer dan menjadi prioritas untuk dikonsumsi di rumah.

Cara Budidaya Salak Pondoh

Syarat Tumbuh

  1. Pertumbuhan optimal di daerah beriklim tropis
  2. Tumbuh baik di ketinggian 400-700 meter di atas permukaan laut.
  3. Struktur tanah yang gembur, tanah lempung berpasir, tanah lempung dan kaya akan zat organik.
  4. Menginginkan curah hujan rata-rata bulanan 100-200 mm / bulan
  5. Menghendaki 50-70% sinar matahari (sebagai tanaman peneduh)
  6. Pertumbuhan suhu udara optimal 20-30 ° Celcius membutuhkan kelembaban tinggi dan tidak tahan terhadap genangan air berlebih.
  7. Keasaman tanah (pH) antara 5,5-6,5

Persiapan Benih

Benih salak-pondoh dapat diperbanyak dengan dua (2) cara, yaitu dengan perbanyakan generatif dengan biji, juga dengan perbanyakan vegetatif melalui pencangkokan tunas. Perbanyakan dengan metode generatif dianggap sebagai memiliki kelemahan terutama karena kualitas buah yang dihasilkan tidak persis sama dengan pohon induknya, karena dapat terjadi penyerbukan silang sehingga sulit untuk membedakan antara bibit jantan dan betina. Namun umumnya petani salak menerapkan teknologi penerapan perbanyakan tanaman dengan cara pencangkokan tunas,cara ini terbilang efektif untuk menjawab kelemahan dari perbanyakan melalui biji.

Hal-hal diperhatikan dalam mencangkok tunas anakan

  1. Pilih pohon indukan yang sehat dan berbuah 2-3 kali
  2. Pilih tunas anakan sehat yang tidak terkena hama dan penyakit. Ada 3-4 daun pelindung dengan sistem perakaran yang baik.
  3. Peralatan untuk sabit, bumbung, tatah, palu dan sejenisnya dipersiapkan dengan baik.
  4. Bibit yang dilepaskan dari induk kemudian dipindahkan ke polybag selama 3-4 minggu sebelum bibit ditanam di lapangan. Media pertumbuhan salak pondoh selama 3-4 minggu mengandung campuran tanah dan pupuk kandang atas dengan perbandingan (2: 1), kemudian bijinya diperlakukan dengan penyiraman dua kali sehari, penyiangan gulma diareal dan sekitaran polibag dan pemupukan Urea 2-3 gr/polibag.

Persiapan Lahan Tanam

Lahan tempat salak ditanam harus ditanam dengan tanaman pelindung untuk mengurangi intensitas sinar matahari. Karena salak pondoh tumbuh di habitat aslinya di bawah naungan pepohonan di hutan. Tanaman pelindung ini biasanya Turi, Lamtoro, Albasia atau lainnya. Tanaman pelindung harus ditanam pada jarak kira-kira. 10 mx 10 m atau 12 m x 12 m.

Kemudian bersihkan lahan tanam dari gulma atau tanaman pengganggu lainnya. Kemudian buatlah lubang tanam dengan ukuran kira-kira. 50 cm x 50 cm x 50 cm dan jarak sekitar. 2 mx 2 m. Tanah galian lubang tanam antara bagian bawah dan atas dipisahkan.

Penanaman Bibit Salak Pondoh

Sebelum melakukan penanaman, lakukan pemupukan dasar dengan mencampurkan pupuk kandang dan pupuk NPK dengan tanah yang digali. Untuk menghindari serangan hama tanah, campurkan dengan Furadan 3 kg. Semua ini sesuai dengan dosis yang diberikan.

Jika tanah di lahan yang ditanami terlalu asam lakukan pengapuran dengan kapur pertanian. Ketika semuanya sudah siap, segera tanam.

Tas polybag atau keranjang tanaman dengan bibit dilepaskan. Kemudian masukkan benih ke dalam lubang tanam dan timbun kembali. Kemudian pasang ajir dari bambu agar tanaman salak pondoh tidak mudah roboh tertiup angin atau air. Kemudian lakukan penyiraman.

Perawatan dan Pemeliharaan

Perawatan tentu saja merupakan hal yang paling penting untuk budidaya. Berikut adalah beberapa hal terkait keperawatan yang membutuhkan perhatian.

Penyulaman

Lakukan penyulaman pada tanaman yang tidak optimal atau mati dengan bibit yang baru sehingga tanaman dapat tumbuh serempak.

Penyiangan

Lakukan penyiangan secara teratur terhadap gulma atau hama lain yang berada di dekat tanaman salak pondoh sehingga nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman salak pondoh tidak terbagi dengan tanaman gulma ini.

Pemupukan

Berikan pupuk secara teratur dua kali setahun atau setelah setiap panen dengan pupuk kandang dan kompos. Namun, untuk hasil buah maksimum, Anda dapat menggunakan pupuk kimia dalam bentuk pupuk NPK atau campuran pupuk urea, TSP dan KCl.

Pengairan dan Pembubunan

Sistem pengairan tanaman salak dibuat dengan cara membuat galian tanah diantara tanaman salak.

Setelah usia 4 bulan setelah tanam lakukan Pembubunan sedemikian rupa sehingga dukungan batang meningkat dan tidak runtuh. Sebagai aturan, Pembubunan ini dilakukan bersamaan dengan pemupukan.

Pemangkasan

Pemangkasan daun yang kering dan tua sehingga daun baru terangsang untuk tumbuh dan juga meningkatkan pertumbuhan manggar calon buah. pemangkasan dapat dilakukan dengan pisau atau yang lainnya. Pangkas juga yang tumbuh terlalu banyak pada batang utama.

Penyerbukan Bunga

Tanaman salak pondoh dapat melakukan penyerbukan dengan bantuan angin atau serangga, tetapi hasilnya tidak optimal. Nah, penyerbukan buatan diperlukan, penyerbukan dilakukan ketika bunga telah mekar. Bunga jantan dari tanaman jantan dipotong dan kemudian ditumbuk dengan lembut pada bunga betina, atau bisa dilakukan dengan memotong bunga semak pada bunga betina. Setelah penyerbukan, tutupi berina dengan daun sehingga serbuk sari tidak tertiup angin.

Penjarangan Buah

Bunga telah mekar selama 6-8 minggu. Lakukan penjarangan buah, buah yang tumbuh tidak ideal atau cacat dibuang dan apabila buah terlalu berhimpitan maka kurangi pula agar nutrisi yang disalurkan lebih lancar dan buah dapat tumbuh dengan sempurna.

Pembungkusan Buah

Setelah penjarangan buah, buah dibungkus dengan kain atau keranjang bambu. Pembungkusan ini dimaksudkan untuk melindungi buah dari hama.

Panen Buah Salak Pondoh

Tanaman salak mulai dari bibit mulai berbuah lebih banyak setelah usia 3-4 tahun setelah perkecambahan. Tanaman yang berasal dari cangkok mulai berbuah setelah usia 1,5 tahun dan berbuah optimal setelah 2,5 tahun. Buah salak pondoh akan matang setelah berumur 6 bulan setelah mekarnya bunga.

Demikianlah pembahasan tentang budidaya salak pondoh semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya

Related posts: