17 Cara Budidaya Vanilli Agar Cepat Berbuah

Posted on

Budidaya Vanilli – Vanilli Tentu saja kita sudah sering mendengar namanya terutama untuk ibu rumah tangga yang sering membuat kue. Mereka mungkin menggunakan bubuk vanila untuk memanggang kue dan makanan lainnya.

Tanaman vanili adalah tanaman yang dapat menghasilkan produk dalam bentuk bubuk vanili yang berguna dan sering digunakan sebagai penyedap makanan dan penambah rasa. Bubuk vanilli sendiri berasal dari buahnya yang memiliki bentuk mirip polong dan kemudian diolah menjadi bubuk vanilli.

Vanili
Vanili

Bagi Anda yang ingin tahu cara menanam tanaman vanilli atau cara mencoba membudidayakannya di rumah, kami memberikan informasi tersebut dengan cara yang mudah dan sederhana.

Apalagi penjualan tanaman ini cukup baik dan memiliki prospek yang bagus bagi Anda yang benar-benar ingin memulai bisnis di bidang ini.

Cara Budidaya Vanilli

Syarat Tumbuh

Tanaman vanili dapat tumbuh dengan baik di daerah tropis dengan ketinggian kira-kira. 400-600 mdp, memiliki curah hujan sekitar. 1500-2500 mm / tahun, suhu udara optimal sekitar. 20-30 derajat Celcius dan kelembaban udara sekitar. 65%. 75%. Tanah yang baik untuk budidaya vanila adalah tanah lempung berpasir yang gembur, yang kaya akan bahan organik dan memiliki pH atau keasaman 5,5 hingga 6,5.

Persiapan Lahan dan Tanaman Pelindung

Vanili adalah sejenis tanaman epipit yang tumbuh merambat dan tidak dapat berdiri tegak. Untuk alasan ini, dalam penanaman tanaman vanili, tanah harus disiapkan terlebih dahulu dengan menanam tanaman pelindung, seperti tanaman Lamtoro. Lamtoro dipilih sebagai tanaman pelindung atau tempat merambat karena daunnya tidak terlalu lebat sehingga masih bisa di tembus matahari. Persiapan ini berlangsung 1 hingga 1,5 tahun sebelum menanam vanili. Jarak antara tanaman pelindung adalah 1-1,5 m.

Namun, perkembangan jaman juga disertai dengan banyak inovasi dan modifikasi. Begitu juga dalam budidaya tanaman vanili. Ada juga sebuah inovasi: Penanaman vanili dilakukan dengan sistem penanaman tetap pada rumah hijau sederhana, yang ditutup dengan para. Tanaman perisai / tanaman anggur diganti dengan batang bambu atau tali kawat.

Penyemaian Bibit Vanili

Pada fase selanjutnya, bibit vanili disiapkan sambil menunggu penanaman Lahan. Benih vanili dapat diperoleh dari:

Benih Generatif

Benih generatif adalah benih yang berasal dari biji vanili. Biji dapat dipilih dari spesies vanilla yang bernilai ekonomi, yaitu Vanilla planifolia Andrews, Vanilla tahitensis JW.Moore dan Vanilla pompana. Ciri benih generatif yang baik adalah: tulen, memiliki karakteristik yang hampir sama dengan induknya, benih tidak bercampur dengan kualitas buruk, dalam kondisi segar dan sehat.

Benih Vetetatif

Bibit vegetatif adalah hasil stek dari tanaman induk yang sehat dan cukup umur, tanaman rambat yang sudah mengeluarkan sulur, tanaman induk tidak berbuah atau jangan berbuah kemudian biarkan agak layu kemudian baru ditanam.

Bibit dengan kultur Jaringan

Kultur jaringan adalah produksi benih oleh sistem pembelahan sel yang dapat dilakukan oleh para ahli terlatih di laboratorium.

Penyemaian

Setelah benih atau bibit diperoleh makan dilakukan proses penyemaian. Penyemaian dapat dilakukan di tanah berpasir sehingga akarnya mudah tumbuh dan tempat penyemaian harus tempat yang teduh. Selain itu, perawatan pembibitan / benih diperlukan dengan menyiram setiap hari. peyiraman tidak boleh terlalu basah. Bibit yang buruk dibuang. Proses selanjutnya adalah pemindahan bibit ke lapangan tergantung pada asal bibit, yaitu stek pada usia 1 hingga 2 bulan, bibit tumbuh minimal 10 cm.

Penanaman Benih Vanili

Tanam di tengah bedengan dengan pola penanaman monokultur. Buat lubang tanam di dekat tanaman pelindung dengan panjang, lebar dan kedalaman antara 20 x 15 x 10 cm. Masukkan 3 bagian lubang secara horizontal untuk memungkinkan akar tumbuh dengan cepat dan sempurna. Kemudian tutup dengan tanah yang dicampur dengan pupuk kandang.

Stek benih bagian atas yang tidak tenggelam ke tanah diikat dengan ikatan longgar ke pohon pelindung. Saat stek yang baik ditanam di awal musim hujan. Stek yang akan ditanam harus dibiarkan 4-7 hari sebelumnya.

Pemeliharaan dan Perawatan

Penyulaman

Sebelum tanaman berumur 2 minggu lakukan penyulaman kembali tanaman vanili yang tidak tumbuh optimal atau mati dengan tanaman baru agar tanaman tumbuh merata.

Penyiangan

Lakukan penyiangan pada gulma atau tanaman mengganggu lainnya yang tumbuh di sekitar tanaman vanili sehingga nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan vanili tidak direbut dengan gulma. Penyiangan harus dilakukan secara manual dengan tangan maupun alat tajam.

Pengaturan Sulur dan Perambatan

Agar sulur tumbuh secara optimal, Anda perlu mengatur sulur. Sulur tua yang sudah kering dan terserang hama dan penyakit dipotong dengan pisau atau alat pemotong yaitu sebelum berbunga atau tepatnya 3-4 bulan, bagian atas tanaman merambat distimulasi untuk merangsang pembungaan.

Pemupukan

Lakukan pemupukan pada tanaman vanili setahun sekali dengan menggunakan pupuk kandang atau pupuk NPK, urea, TSP atau KCL sesuai dosis yang disarankan.

Pengairan / Penyiraman

Tanaman vanili tidak tahan terhadap kekeringan, jadi selama musim kemarau mereka harus disiram secukupnya untuk merangsang pertumbuhan tanaman, bunga dan perkembangan buah.

Penyerbukan Bunga Vanilli

Penyerbukan vanila dilakukan untuk menghasilkan buah vanili. Biasanya, bunga vanili muncul setelah berumur sekitar 1,5 hingga 3 tahun. Penyerbukan dapat dilakukan dengan bantuan alat-alat seperti lidi atau tongkat atau lainnya. Selanjutnya, cari Rostellum yang menghalangi putik dan kepala sari. Setelah Anda menemukannya, ambil Rostellum dan kombinasikan putik dan kepala sarinya.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit tanaman biasa terjadi dan menghambat proses budidaya tanaman. Beberapa jenis hama dan penyakit yang mempengaruhi produktivitas tanaman vanili. hal itu tentunya tidak bisa dibiarkan. Jika hama dan penyakit ini tetap tidak terkendali, budidaya tanaman vanila akan terganggu.

Proses Panen

Panen buah vanili dapat terjadi setelah sekitar 7 hingga 8 bulan setelah penyerbukan bunga. Panen vanili dapat dilakukan secara berkala selama 1-2 bulan. Panen dilakukan dengan memetik buah matang dengan tangan dan kemudian menempatkannya dalam wadah yang siap disortir, dibiarkan mengeras selama 1-2 hari kemudian dikemas dan dijual.

Demikianlah pembahasan tentang budidaya vanilli semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya

Related posts: