12 Cara Menanam Bengkuang yang Bagus

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Budidaya bengkuang relatif mudah dan memiliki pangsa pasar yang cukup besar dengan harga jual yang relatif tinggi. Tingginya permintaan pasar untuk bengkuang adalah salah satunya karena merupakan bahan baku kosmetik. Selain itu, bengkuang juga banyak digunakan dalam berbagai olahan makanan seperti petis.

Pada kesempatan ini, kita akan membahas cara menanam bengkuang. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan panduan cara menanam bengkuang dengan mudah agar cepat berbuah dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih detailnya simak Artikel berikut ini.

Cara-Menanam-Bengkuang
Cara Menanam Bengkuang

Cara Menanam Bengkuang

Syarat Tumbuh

  1. Bengkuang cocok untuk ditanam di daerah dengan ketinggian kira-kira. 1.500 meter di atas permukaan laut dan ketinggian areal tanam ideal kira-kira 200-800 meter di atas permukaan laut dengan presipitasi sekitar. 700-1000 mm / tahun.
  2. Suhu untuk menanam yang ideal adalah 25-28 ° C.
  3. Keasaman tanah memiliki pH sekitar 4,5-8 dan bengkuang dapat tumbuh di tanah lempung berpasir.

Persiapan Bibit bengkuang

Benih bengkuang ada 2 jenis, yaitu:

Polong Bengkuang

  1. Bibit dalam bentuk polong. Anda bisa mendapatkan polong bengkuang dengan cara berikut:
  2. Pilih yang paling sehat di antara tanaman tanaman bengkuang lainnya.
  3. Biarkan tanaman berbunga sampai mereka melepaskan polong.
  4. Sementara tanaman lain dipangkas untuk menghasilkan umbi. Karena tanaman bengkuang yang bunganya tidak dipangkas tidak dapat menghasilkan umbi yang baik.
  5. Polong dibiarkan hingga tua setelah itu dipanen sebagai benih.
  6. Jika polong disimpan sebagai cadangan benih, polong tidak boleh dibuka kulitnya. Jika kulit sudah dibuka, polong harus disimpan di tempat yang kering dan tertutup. Benih yang disimpan dengan baik dapat bertahan hingga 1 tahun.

Benih Bengkuang berupa Umbi

Benih ini diperoleh dengan membeli umbi dari pasar atau dengan memilih umbi dari panen. Pilih umbi kualitas terbaik. Umbi yang baik dapat dikenali dari ukuran dan bentuknya. Simpan umbi di tempat yang kelembabannya cukup. Biarkan umbi tumbuh. Tunas umbi terbaik paling dekat dengan pusat umbi. Setelah umbi tumbuh, umbi bisa ditanam.

Pengolahan Lahan Tanam

  1. Lakukan pengolahan tanah dengan mencangkul atau membajak untuk menggemburkan tanah
  2. Buatlah bedengan dengan lebar 1 m, tinggi 20 hingga 25 cm, jarak 40 hingga 50 cm dan panjang bedengan disesuaikan dengan kondisi di lahan tersebut
  3. Taburkan pupuk dasar dalam bentuk pupuk kompos atau pupuk kandang dengan dosis 20 ton per H.
  4. Kemudian aduk pupuk agar bisa tercampur rata.
  5. uat lubang tanam di bedengan dengan cara Ditugal dengan kedalaman 5-7 cm.
  6. Satu Bedengan dapat terdiri dari 2 baris lubang tanam dengan jarak 25 cm dan 30 cm.

Penanaman bengkuang

Lahan yang ditanami dimana bengkuang ditanam digemburkan terlebih dahulu. Kemudian buatlah dengan lebar kira-kira. 1 meter dan ketinggian sekitar. 25 cm dan buat jarak antara bedengan kira-kira. 40-50 cm.

Sebarkan pupuk kandang atau kompos secara merata pada media tanam dan kemudian buat lubang tanam dengan kedalaman kira-kira. 7 cm dan jarak kira-kira. 25 cm untuk setiap lubang tanam.

Perawatan dan Pemeliharaan

Penyiraman

Di musim kemarau, sebaiknya lakukan penyiraman dua kali sehari. Di musim hujan Anda harus memastikan bahwa tidak ada genangan air di media tanam.

Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan bertujuan untuk menjaga tanaman di posisi terbaik untuk pertumbuhan dan pemupukan. Gunakan pupuk kompos atau pupuk kandang setelah 4 minggu penanaman dan lakukan pemupukan secara rutin setiap dua minggu.

Penyiangan

Penyiangan gulma bertujuan untuk memaksimalkan proses pertumbuhan. Dengan media semai yang sesak tentunya dapat mengganggu tahap tersebut. Manfaat lainnya supaya nutrisi pada tanah terserap sempurna oleh tanaman utama.

Pemangkasan

Pemangkasan bertujuan untuk memastikan bahwa tanaman bengkuang dapat menghasilkan buah maksimal dengan memotong jumlah bunga yang berlebih di setiap bengkuang.

Panen Bengkuang

Tanaman bengkoang dapat dipanen pada usia sekitar 4 bulan. Pemanenan dilakukan dengan menarik atau menggali. Budidaya bengkuang yang sangat baik dapat menghasilkan sekitar 7-8 ton per hektar.

Demikianlah pembahasan tentang cara menanam bengkuang semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya

Related posts: