14 Cara Menanam Buah Mangga dari Biji

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Mangga atau nama latinnya angifera indica merupakan tanaman dari india yang dibawa ke dunia oleh para peneliti Eropa pada zaman kuno. Indonesia adalah salah satu negara yang kemudian menerima mangga. Mangga merupakan anggota kelompok drupe di kelas mereka, yang berarti ada biji serta daging buah.

Biasanya mangga ditanam sendiri dengan tujuan hanya mengambil buah. Karena buah dari tanaman mangga ini dapat dikonsumsi untuk berbagai keperluan seperti jus, salad atau segera setelah membersihkan kulit. Berikut cara menanam mangga dari biji yang baik dan benar.

Cara-Menanam-Mangga-dari-Biji
Cara Menanam Mangga dari Biji

Cara Menanam Buah Mangga dari Biji

Syarat Tumbuh

Iklim

Pohon mangga lebih cocok untuk iklim kering yang berlaku selama musim kemarau. Mangga membutuhkan iklim kering ini untuk proses pembungaan. Ketika pohon mangga ditanam di iklim lembab, bunga yang tumbuh biasanya jatuh, sehingga sulit untuk berbuah. Bahkan di iklim lembab, tanaman mangga sering diserang oleh hama dan serangga.

Kondisi Tanah

Kondisi tanah yang dibutuhkan untuk pertumbuhan pohon mangga adalah tanah gembur dan mengandung banyak humus. Akan lebih baik lagi jika tanah yang digunakan adalah tanah liat.

Ketinggian Tempat

Pohon mangga lebih cocok untuk berkembang biak di tingkat rendah hingga menengah. Batas ketinggian untuk menanam mangga adalah sekitar 500 meter di atas permukaan laut. Pertumbuhan optimal dicapai ketika ditanam di dataran rendah. Ketika ditanam di dataran tinggi, mangga yang dihasilkan umumnya memiliki kualitas lebih rendah daripada yang ditanam di dataran rendah.

Pemilihan Bibit dari Biji

Bibit mangga dipilih oleh induk berkualitas tinggi. Pastikan pohon induk menghasilkan buah mangga berkualitas tinggi. Memiliki daging tebal, manis, selalu berbuah teratur dan tidak memiliki penyakit. Jika Anda menggunakan metode pencangkokan atau okulasi, Anda harus melakukan hal yang sama. Pastikan induk dari pohon berkualitas.

Berikut adalah cara untuk mendapatkan bibit mangga yang baik yaitu :

  1. Kupas kulit mangga dan ambil dagingnya. Lalu tinggalkan saja biji mangga.
  2. Kemudian keringkan biji mangga di bawah sinar matahari di siang hari. Pengeringan ini bertujuan untuk membentuk mantel biji atau pericarp mangga menjadi pecah.
  3. Setelah biji nya pecah, ambil bagian dari kotiledon atau lembaganya. Kotiledon ini digunakan untuk nama bibit mangga.
  4. Dengan menganbil kotiledon dari penicarp juga bisa dilakukan secara manual, tetapi agak sulit dengan perlahan menusuk ujung penicarp ke bagian yang terasa berongga atau kosong dengan pisau. Kemudian perlahan-lahan memotong penicarp. hati-hati untuk tidak tergeres kotiledon.

Jika Anda tidak yakin apakah akan memilih bibit yang baik, anda dapat membeli secara online ditoko pertanian. Ada berbagai jenis bibit mangga berkualitas tinggi langsung dari penjual.

Persiapan Lahan Tanam

Pengolahan media tanam harus disiapkan 2 minggu sebelum benih dipindahkan ke area penanaman. Hal-hal yang harus dilakukan meliputi:

  1. Membajak tanah agar membentuk bongkahan dan menggumpal. Selain itu, membajak tanah untuk menggemburkan tanah pada lahan tanam.
  2. Setelah membajak, biarkan tanah bertahan selama sekitar 1,5 minggu sehingga tanah yang lembab menjadi lebih kering dan gas beracun di dalam tanah dapat menguap.
  3. Selain itu, tanah subur diatur sehingga jaraknya menjadi lebih jarang. Jaraknya lebih rapat pada tanah yang tidak subur.

Proses Penanaman

  1. Proses penanaman dilakukan dengan memotong polybag dan kemudian memasukkan tanaman dan tanah dari polybag ke lubang tanam yang dimaksud.
  2. Tumpukan tanaman mangga menggunakan tanah untuk membentuk bukit.
  3. Lebih baik memasang kayu penyangga di sekitar batang tanaman agar tanaman lebih padat dan tahan angin serta akar lebih baik diintegrasikan ke dalam tanah.
  4. Jika perlu, tanam pohon pelindung yang sebelumnya digunakan untuk perlindungan saat menanam tanaman. Yang biasanya melindungi tanaman yang digunakan adalah pohon asam atau pohon trambesi.

Perawatan dan Pemeliharaan

Perawatan dan pemelihaaan merupakan hal yang wajib dilakukan karena hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas tanaman mangga, berikut adalah tahapan dalam perawatan pohon mangga yaitu :

Penyiangan

Penyiangan dilakukan dengan menarik tanaman liar atau gulma yang tumbuh di sekitar tanaman dan mengganggu pertumbuhan tanaman mangga.

Pembumbunan

Pembumbunan dapat dilakukan untuk menimbun tanah kembali yang longsor akibat penyiraman dan juga dapat menggemburkan tanah sehingga menjadi subur.

Pemupukan

Pemupukan juga dapat membantu meningkatkan kesuburan tanaman. Pupuk organik dan anorganik digunakan sebagai pupuk. Selain itu, dapat ditambahkan ke dalam serbuk sari atau polinatur maru dan ditambahkan ke hormon giberelin, sehingga jumlah buah yang dihasilkan lebih besar.

Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan untuk membentuk pelindung sehingga tanaman mangga mendapat sinar matahari yang cukup, sehingga produksi buah mangga jauh lebih baik.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian hama dan penyakit dilakukan dengan menyemprotkan pestisida serta insektisida pada tanaman. Perlu dicatat bahwa pestisida serta insektisida hanya disemprotkan ketika hama dan serangga menyerang. Hama yang umum termasuk codot, wareng, kepik buah, lalat buah dan tungau.

Proses Panen

Pohon mangga yang dicangkokkan dapat dipanen setelah 4 tahun, sedangkan mangga yang menggunakan biji berusia 5-6 tahun. Untuk panen pertama buah yang diproduksi sekitar 10-15 buah, 10 300-500 buah per pohon dapat dicapai dalam setahun. Panen berlangsung dari September hingga Oktober. Jejak pohon dapat dipanen ketika buah jatuh karena sudah matang. Ini juga bisa dilihat dari perubahan warna kulit hijau tua.

Jangan menjatuhkan atau merusak buah selama panen. Pilih panen di sore hari dengan pisau tajam. Pada akhirnya ada keranjang pegangan. Anda juga dapat mulai memanjat langsung di pohon.

Demikianlah pembahasan tentang cara menanam buah mangga dari biji semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya