12 Cara Menanam Buah Naga di Pot agar Cepat Berbuah

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Buah naga diketahui memiliki banyak manfaat, terutama untuk kesehatan dan penyembuhan penyakit. Khasiat buah ini sangat efektif dan telah terbukti bahwa banyak orang saat ini menanam secara massa tanaman ini. Harga buah naga masih relatif tinggi saat ini dan banyak yang mulai menanamnya untuk keperluan mereka sendiri atau untuk dijual kembali.

Bagi Anda yang saat ini ingin menanam buah naga di kebun Anda sendiri secara gratis tetapi terkendala dengan tempat Anda cukup menanam buah naga ini dalam pot. Selain Anda bisa mendapatkan buah naga secara gratis dan bisa diambil kapan saja, rumah Anda juga akan terlihat lebih indah karena warna dari tanaman tersebut.

Cara-Menanam-Buah-Naga-di-Pot
Cara Menanam Buah Naga di Pot

Menanam buah naga dalam pot sangat mudah. Jika Anda menyimpannya dalam pot, Anda tidak perlu khawatir dengan ruang yang terbatas. Anda juga dapat dengan mudah memindahkan tanaman buah naga dan menempatkannya sesuai keinginan.

Cara Menanam Buah Naga di Pot

Menyiapkan Pot yang Kuat

Cara untuk menanam buah naga dalam pot agar subur, tentu saja harus ada pot yang sudah Anda siapkan. Untuk jenis pot yang digunakan , bisa menggunakan pot dengan bahan dari plastik, semen, tanah liat ataupun dari wadah drum bekas. Pastikan pot yang Anda gunakan cukup besar, kuat dan tidak mudah pecah. Tinggi pot yang digunakan harus sekitar 40-50 cm.

Kami merekomendasikan penggunaan pot dengan bahan tanah liat, karena tanaman ini membutuhkan perubahan suhu yang cepat pada siang dan malam hari untuk mempercepat proses pembungaan dan memastikan semuanya berjalan lancar.

Persiapan Media Tanam

Media tanam yang disiapkan meliputi tanah, pasir, pupuk kandang dan juga kompos dengan campuran 1: 2: 3: 1. Kemudian media tanam disiram dengan air bersih sampai kondisi jenuh dan media tanam dibiarkan di luar ruangan selama satu hari satu malam di udara terbuka.

Menyiapkan Tiang Panjat

Menanam buah naga juga membutuhkan tiang atau tongkat pendek untuk menopang tanaman buah naga agar tidak roboh. Tongkat ini diikat ke akar dan ranting yang menghasilkan buah naga. Cabang-cabang ini cukup berat, sehingga penggunaan tiang atau tongkat diperlukan di sini. Untuk tongkat / tiang harus digunakan kuat dan tahan lama tetapi tidak terlalu berat agar tanaman tidak roboh.

Cara terbaik adalah menggunakan balok kayu atau tiang baja penguat kecil. Batang besi di area bawah tanah harus diaspal agar tidak mudah berkarat. Cabang tanaman kemudian diikat ke tiang penyangga dengan tali atau elemen pengikat lainnya. Pastikan itu selalu diikat dengan aman sehingga tidak rusak setelah beberapa saat. Jika nanti tanaman buah naga sudah besar, Anda bisa menggunakan tiang penyangga yang berbentuk seperti jemuran.

Penanaman Bibit

Untuk bibit tan1aman buah naga sebaiknya dipilih yang berukuran besar yang berasal dari batang tua dan bebas dari penyakit. Panjang bibit yang ideal setidaknya 30-35 cm (sedikit lebih pendek dari tiang penyangga). Benih kemudian ditanam pada kedalaman 10 cm di media tanam dan Setelah ditanam dan dipasang tiang/tongkat penyangga. Media tanaman yang mengandung bibit disiram dengan air setelah tanam dan menempatkan batang / tongkat dan ditempatkan di luar ruangan tanpa sinar matahari langsung. Anda dapat meletakkannya di halaman atau di beranda.

Perawatan dan Pemeliharaan

Penyiraman

Lakukan penyiraman buah naga Anda secukupnya saja. Jangan sampai penyiraman sampai menggenang. Jika Musim kemarau lakukan penyiraman secara rutin pada pagi dan sore hari

Pemangkasan

Lakukan pemangkasan pada sulur buah naga yang tidak sehat. Pangkas juga jika sulurnya terlalu tinggi. Pangkas tunas baru jika jumlahnya terlalu banyak. Hal ini semakin berlaku jika mereka belum mencapai puncak tiang panjatan.

Pemupukan

Bisa menggunakan pupuk kandang atau pupuk kimia. Pupuk sintetis yang cocok adalah NPK dan pupuk yang tidak cocok adalah urea. Pada awal penanaman dapat menggunakan pupuk dengan kandungan N tinggi misalnya pupuk kandang dari kotoran ayam.

Saat masa dewasa (siap berbuah) dapat menggunakan pupuk dengan kandungan P dan K yang tinggi, misalnya pupuk kandang dari kotoran kambing.

Penyiangan

Lakukan penyiangan rumput dan gulma yang dapat menyerap nutrisi yang harus diserap buah naga kita. Gulma juga dapat mengundang hama seperti bekicot dan semut.

Hama dan Penyakit

Meski jarang, buah naga juga bisa terserang hama. Berhati-hatilah saat memeriksa, membuang, jika daun busuk atau berbintik ditemukan atau kutu putih merasuki. Daun yang terinfeksi dapat menular dan karenanya harus segera ditangani

Hilangkan siput di sekitar pohon naga, singkirkan sarang semut yang ada. Siput makan kecambah dan semut berkonspirasi dengan kutu untuk menghancurkan buah Anda.

Pencahayaan

Buah naga adalah sejenis kaktus. Anda harus meletakkan pot di area terbuka dengan pencahayaan yang cukup. Jika memungkinkan dapat menggunakan cahaya buatan dari lampu bohlam kuning..

Proses Panen

Setelah tanaman berumur 1,5 – 2 tahun, mereka mulai berbunga dan berbuah. Pemanenan pada tanaman buah naga dilakukan pada buah yang memiliki ciri – ciri warna kulit merah mengkilap, jumbai / sisik berubah warna dari hijau menjadi kernerahan.

Panen dilakukan dengan gunting, buah naga dapat dipanen ketika buah telah mencapai usia 50 hari dalam 2 tahun pertama dari saat berbunga. Setiap tiang penyangga dapat menghasilkan 8 hingga 10 buah naga dengan berat antara 400 dan 650 gram. Waktu panen terbesar untuk buah naga adalah antara bulan September dan Maret. Usia produktif tanaman buah naga ini adalah antara 15 dan 20 tahun.

Demikianlah pembahasan tentang cara menanam buah naga di pot semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya