11 Cara Menanam Cabe di Pot agar Berbuah Lebat

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Tanaman yang sangat populer di Indonesia karena rasanya yang pedas dapat meningkatkan nafsu makan Anda. Tentu saja anda selalu menyediakan cabe bukan dirumah. Selain itu, nilai jual cabai tampaknya cukup tinggi sehingga banyak petani yang mulai menanam sayuran dan buah lainnya berubah menjadi cabai.

Cara-Menanam-Cabe-di-Pot
Cara Menanam Cabe di Pot

Selain itu, cabai dapat ditanam dalam pot sehingga para petani pemula yang tidak memiliki lahan luas dapat menanam cabai dengan kapasitas besar.

Petani pemula sering mengalami masalah karena mereka tidak tahu cara menanam cabai ke dalam pot dengan benar sehingga gagal panen. Tapi Anda tidak perlu khawatir karena lain kali kita akan membahas tahapan menanam cabai dalam pot dari nol hingga proses panen untuk menghasilkan banyak cabai. Berikut ini beberapa langkah tentang cara menanam cabai dalam pot.

Cara Menanam Cabe di Pot

Pemilihan bibit cabe

Cabai dengan kualitas unggul juga berasal dari bibit berkualitas unggul. Oleh karena itu, kami sangat menyarankan Anda memilih benih cabai unggul sehingga proses penanaman dilakukan dengan sukses. Tentu saja, bibit cabai berkualitas tinggi memiliki sifat yang berbeda dari bibit cabai biasa. Berikut adalah beberapa ciri benih cabai berkualitas tinggi:

  1. Pertumbuhan lebih cepat, benih berkualitas tinggi dapat tumbuh dengan cepat dan tumbuh secara merata setelah penanaman.
  2. Mudah beradapdatasi dengan lingkungan baru.
  3. Lebih banyak buah dihasilkan daripada bibit biasa, dan jumlah cabai yang diterima pasti akan meningkatkan penghasilan Anda.
  4. Bibit berkualitas tinggi dengan cepat menghasilkan buah sehingga proses panen dapat dilakukan lebih awal
  5. Dan yang terakhir adalah jumlah akar tanaman cabai lebih banyak dari pada cabai lainnya, sehingga tanaman terlihat lebih kuat dan memiliki warna daun yang terang.

Proses Penyemaian Cabe

Cara selanjutnya menanam cabai dalam pot adalah dengan penyemaian. Proses ini dilakukan sedemikian rupa sehingga tanaman dapat tumbuh dengan mudah dan proses pemeliharaan dapat dilakukan secara maksimal untuk meningkatkan hasil benih dengan kualitas terbaik. Sebagai pemula, tentu saja Anda masih bingung bagaimana cara penyemaian bibit cabai yang baik. Berikut langkah-langkah cara penyemaian cabai:

  1. Pilih tempat untuk penyemaian cabai. Anda bisa menggunakan pot atau polybag dengan diameter 8 × 9 cm.
  2. Anda juga dapat membuat petakan tanah untuk mengurangi biaya menanam cabai. Buat sebidang tanah yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
  3. Setelah Anda menentukan tempat penyemaian, selanjutnya Anda harus mencampur media semai dalam bentuk tanah humus, sekam padi dan pupuk kandang dalam perbandingan 3: 1: 1.
  4. Kemudian masukan kedalam media semai yang sudah anda pilih baik itu pot, polybag serta petakan tanah.
  5. Selanjutnya, ambil bibit cabai yang Anda siapkan lebih awal bagi Anda yang menggunakan pot atau polybag, taburkan bibit cabai di dalamnya lalu tutup dengan media semai dengan tipis.
  6. Bagi Anda yang menggunakan petakan tanah, letakkan bibit dalam media benih pada jarak 7,5 cm di antara tanaman.
  7. Siramlah secara teratur dengan air bersih yang cukup di pagi dan sore hari
  8. Bibit mulai tumbuh selama 4 hari dan dapat dipindahtanamkan ke pot setelah memiliki 3 hingga 4 helai daun

Persiapan Media Tanam dalam Pot

Kami sebelumnya menjelaskan bahwa artikel ini menjelaskan cara menanam cabai dalam pot. Karena itu, Anda perlu menyiapkan media tanam dan pot yang digunakan untuk budidaya cabai. Pot untuk budidaya cabai memiliki diameter 30 cm pot besar di mana dapat menampung tanaman cabai yang mulai berbuah.

Media tanam yang digunakan untuk budidaya cabai adalah tanah humus, pupuk kandang kering, arang sekam dan sekam padi dengan perbandingan 3: 1: 1: 1. Setelah menempatkan media tanam dalam pot.

Proses Penanaman Cabe

Setelah bibit dan tempat menanam sudah siap, langkah selanjutnya adalah menanam bibit cabai dalam pot. Penanaman harus dilakukan di pagi atau sore hari karena jika Anda menanam di siang hari bibit cabai layu dengan mudah dan mati.

Penanaman cabai dalam pot harus dilakukan dengan hati-hati agar akar bibitnya tidak rusak. Sebelum menanam bibit cabai buatlah lubang tanam dengan kedalaman 5 hingga 7 cm harus dibuat di dalam pot. Tetapi bagi Anda yang menggunakan polibag sebagai pempat persemaian, Anda bisa merobek polibag dan memasukkan bibit cabai dan media benih. Lakukan Penyiraman secara rutin sehingga kebutuhan air bisa terpenuhi.

Perawatan dan Pemeliharaan

Tanaman cabai yang ditanam dalam pot juga perlu dirawat. Hanya saja, merawat tanaman cabai dalam pot biasanya lebih mudah daripada menanam cabai di areal seperti ladang, kebun, atau sawah.

Merawat tanaman cabai ini sangat penting karena memiliki dampak besar pada kesehatan dan perkembangan tanaman. Tanaman cabai yang dirawat dengan baik menghindari berbagai hama dan penyakit sehingga hasilnya optimal.

Pemberian Ajir

Ajir berguna untuk menopang tanaman ketika mereka nanti berbuah. Pemberian ajir dilakukan sekitar 5 hari setelah tanam agar tidak merusak akar tanaman nantinya. Gunakan bambu atau kayu dengan panjang kira-kira. 70 cm sebagai ajir.

Pemupukan Sususlan

Pemupukan susulan pertama terjadi sekitar 10 hari setelah tanam dan seterusnya setiap 7 hari. Caranya adalah dengan menggunakan larutan NPK. Pupuk NPK dilarutkan dengan air, rasionya 1-2 gelas. Pupuk NPK dilarutkan dengan 35-40 liter air. Tuang larutan NPK ke dalam panci ke pangkal akar tanaman cabai.

Penyiraman

Tanaman cabai yang ditanam pada pot, penyiraman Bisa memakan waktu sekitar 7-10 hari sekali. Perhatikan kadar air dalama tanah agar tidak kekeringan.

Perempelan

Perempelan sering terjadi sebelum tanaman mulai berbunga. Yang disisakan hanya cabang utama di tengah. Tujuan utamanya adalah agar tanaman nantinya bisa tumbuh secara proporsional dan seimbang. Selain itu para petani meyakini bahwa nantinya buah pada cabang yang disisakan akan lebih banyak meski sebagian petani tidak percaya itu.

Penanganan Hama dan Penyakit

Seperti yang sudah dijelaskan, tanaman cabai ini biasanya sensitif terhadap cuaca. Karena itu kita perlu segera merawatnya jika gejala muncul seperti tanaman yang sakit.

Panen Cabai

Cabai mulai dapat dipanen 75 hari setelah tanam. Biasanya masih sedikit cabe yang berwarna merah. Buatlah interval panen sekitar 5-7 hari. Dengan panen berikutnya, jumlah cabe yang merah meningkat dan biasanya puncak panen tercapai dengan panen ke-5 sampai ke-7. Tanaman cabai ini dapat dipanen terus menerus selama 2,5-3 bulan sebelum tanaman mati.

Demikianlah pembahasan tentang cara menanam cabe di pot semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya