13 Cara Menanam Kelapa agar Cepat Berbuah

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Cocos Nucifera atau yang lebih dikenal sebagai kelapa, adalah satu-satunya anggota keluarga cocos. Selain itu, karena hampir seluruh wilayah Indonesia terletak di pantai, membuat kita lebih mudah mendapatkan kelapa dan tanaman ini adalah tanaman yang paling banyak secara ekonomi dan sosial di masyarakat pesisir.

Budidaya kelapa adalah contoh salah satu bisnis yang dapat menghasilkan uang relatif tinggi. Karena kebutuhan akan bisnis rumah makan selalu membutuhkan kelapa untuk dijadikan es. Oleh karena itu, teknik berikut diperlukan untuk membudidayakan buah kelapa.

Cara-Menanam-Kelapa
Cara Menanam Kelapa

Cara Menanam Kelapa

Syarat Tumbuh

  1. Tanah yang ideal untuk menanam kelapa adalah tanah berpasir, berabu gunung dan tanah berliat.
  2. Tanah dengan pH 5,2 hingga 8 dan struktur remah sehingga akar dapat berkembang dengan baik.
  3. Cukup banyak sinar matahari setidaknya 120 jam sebulan jika kurang dari produksi buah ini akan rendah.
  4. Suhu yang paling cocok adalah 27 ° C dengan variasi rata-rata 5-7 ° C, suhu kurang dari 20 ° C dan tanaman yang kurang produktif.
  5. Curah hujan baik 1300-2300 mm / tahun. Selama periode kekeringan yang panjang, produksi turun hingga 50%, sementara penyakit jamur terjadi pada kelembaban tinggi.
  6. Angin yang terlalu kencang terkadang merusak tanaman yang terlalu tinggi, terutama untuk varietas dalam.

Pemilihan Bibit Kelapa

Benih yang digunakan berasal dari tanaman pohon induk yang berumur sekitar 20-40 tahun.

Produksi buah sekitar 80-120 buah / pohon / tahun atau dengan perkiraan lain sekitar 25 kg / pohon / tahun. Batangnya lurus dan kuat dengan daun dan tanaman bersih yang bebas dari hama dan penyakit.

Untuk memilih benih, Anda dapat memilih tanaman tua yang berumur lebih dari 12 bulan. Carilah kelapa dengan tipe 4/5 sisi tempurung kelapa berwarna coklat, bulat dan bentuknya agak lonjong, buahnya licin dan halus, memiliki panjang buah kira-kira. 22-25 cm dan lebar buah kira-kira. 17-22 cm.

Pembuatan Lubang Tanam

Ajir ditempatkan di sepanjang pematang sebagai tanda untuk membuat lubang tanam sesuai dengan jarak tanam yang ditentukan. Dengan teknik penanaman kelapa hibrida, jarak tanam yang ideal adalah sekitar 5 x 6 meter atau 4 x 7 meter.

Lubang tanam digali sebulan sebelum menanam benih dengan ukuran kira-kira. 40 x 40 x 50 cm. Ukuran lubang tanam bisa disesuaikan dengan berat tanah.

Pengaturan Lubang Tanam

Tanah yang lebih berat membutuhkan lubang tanam yang lebih besar sebaliknya tanah yang lebih ringan membutuhkan ukuran lubang tanam yang lebih kecil.

Sebelum benih dapat ditanam, 2 hingga 4 minggu sebelum lubang tanam harus diisi dengan campuran tanah dan 20 kg pupuk organik atau pupuk lainnya. Kemudian benih dapat ditanam di lubang tanam dengan menanamnya hingga 10 cm di atas permukaan tanah.

Penyemaian Benih Kelapa

Bibit dapat semai di bedengan, untuk bedengan sebelum menanam bibit di area tersebut, Lahan semai tersebut digemburkan terlebih dahulu hingga 30-40 cm, kemudian bedengan dengan ukuran kira-kira. 2 m untuk lebar dan kira-kira. 25 cm untuk tinggi dan Jarak bedengan kira-kira. 60-80 cm.

Selanjutnya, lakukan pendederan benih dengan menyayat selebar 5 cm pada tonjolan kelapa di sebelah batang dengan pisau atau yang lainnya.

Jika sudah selanjutnya ditanam benih bibit dalam bedengan hingga 2/3 bagian dengan suatu posisi sayatan berada di bagian atas. Setelah benih bibit bertunas dengan panjang sekitar 3-4 cm benih dipindahkan ke polybag.

Penanaman Bibit

Saat menanam bibit kelapa dalam pola segitiga, sehingga penggunaan lahan dan penyerapan sinar matahari optimal. Bibit ditanam pada jarak kira-kira. 9 x 9 x 9 m. Penanaman yang baik terjadi di awal musim hujan.

Kemudian potonglah bagian bawah polybag secara melingkar, lalu lepaskan sisi bagian tepinya sehingga yang tersisa tinggallah bibit kelapa hijau dengan media semainya. Kemudian benih dimasukkan ke dalam lubang tanam dan dibuat irisan hingga ujungnya. Saat menanam, arahnya harus sama. Setelah benih ditanam, mereka disiram dengan air yang cukup untuk meningkatkan kelembaban.

Perawatan dan Pemeliharaan

Penyulaman

Lakukan penyulaman bibit kelapa yang mati atau tumbuh tidak sempurna dengan mengganti benih baru. Penyulaman dapat dilakukan maksimal 2 minggu setelah masa tanam.

Penyiangan

Lakukan penyiangan secara teratur terhadap gulma atau tanaman lain yang sebulan sekali di musim hujan dan sekitar 6 minggu sampai 2 bulan di musim kemarau atau lakukan penyiangan dengan memeriksa frekuensi kehadiran gulma.

Penyiraman

Pengairan atau penyiraman dapat dilakukan setiap 2-3 hari yaitu pada sore hari. Lakukan penyiraman dengan rutin ketika musim kemarau dan tidak perlu disiram jika musim hujan.

pemupukan Susulan

Pemupukan tambahan juga dapat dilakukan setelah tanaman kelapa berumur 1 bulan setelah tanam diberikan dengan pupuk urea dengan dosis sekitar 100 g / pohon dan pupuk telah disebarkan pada jarak sekitar 15 cm dari pangkal batang kelapa. .

Pemupukan tambahan ini diberikan dua kali setahun pada akhir musim hujan (April / Mei) dan pada awal musim hujan (Oktober / November).

Pengendalian Hama dan Penyakit

Petani juga perlu mewaspadai beberapa hama, seperti Phytophthora, yang menyebabkan pembusukan tanaman dan dapat dikendalikan dengan fungisida Alliete yang disuntikkan melalui akar.

Ada juga hama kumbang penggerek pucuk, yang tentu saja dapat diperangi dengan baculvirus jamur dan metarician.

Pemanenan Buah Kelapa

  1. Untuk spesies kelapa dalam, usia buah sekitar 8 hingga 10 tahun dan usia dapat mencapai 60 hingga 100 tahun, dengan produksi yang diharapkan adalah kopra. Untuk kelapa jenis genjah ini, buah kelapa bisa berbuah setelah berumur 3-4 tahun dan berbuah maksimal sekitar usia 9-10 tahun, dan dan bisa mencapai umur 30 – 40 tahun kurang bagus untuk kopra karena daging berupa buahnya yang lunak.
  2. Pemanenan kelapa juga bisa dilakukan sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika kelapa yang diinginkan masih muda dalam keadaan kelapa, usia buah sekitar 7 hingga 8 bulan sejak berbunga. Jika Anda ingin mengambil buah tua untuk santan atau kopra yang dipanen sekitar 12 hingga 14 bulan setelah berbunga atau jika Anda tidak lagi mendengar suara air di dalam buah.

Demikianlah pembahasan tentang cara menanam kelapa semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya