12 Cara Menanam Pohon Pisang agar Cepat Berbuah

Posted on

Cara Menanam Pohon Pisang agar Cepat Berbuah – Tanaman pisang merupakan tanaman daerah tropis yang berasal dari asia tenggara. Berbatang tunggal dan daun besar serta panjang. Dalam buah pisang berwarna hijau dan berdaging keras ketika masih mentah, sedangkan ketika sudah matang berdaging lunak dan berwarna kuning. Pada buah pisang tersusun secara tandan dan tersusun secara sisir atau jari.

Pisang banyak ditanam secara kecil di lahan tanam maupun di perkebunan besar. Karena itu, kita bisa mendapatkan mudah dengan mudah di mana-mana, baik di supermaket, di pasar tradisional maupun di pedagang kaki lima. Buah pisang merupakan buah yang kaya gizi dan mempunyai harga yang terjangkau. Karena itu buah pisang banyak disukai oleh masyarakat indonesia.

Tanaman pisang sangat mudah tumbuh dimana saja. Jika anda tertarik untuk menanam pohon pisang dipekarangan rumah anda caranya cukup mudah. Ikuti saja panduan yang diberikan dari artikel ini.

Cara Menanam Pohon Pisang agar Cepat Berbuah

cara menanam pohon pisang agar cepat berbuah
cara menanam pohon pisang agar cepat berbuah

Persiapan Lahan Tanam

Agar bibit tumbuh dengan baik dan mencapai hasil yang optimal, persiapan lahan tanam juga harus dilakukan dengan langkah-langkah berikut:

  1. Bersihkan tanah dari gulma, rumput liar dam bebatuan ditempat benih akan ditanam.
  2. Kemudian lakukan penggemburan tanah dengan cara dicangkul atau dibajak.
  3. Untuk menanam benih, Anda perlu membuat lubang berukuran sekitar 35 cm x 35 cm x 35 cm. Jarak antara pepohonan adalah sekitar. 4 x 4 m.
  4. Siapkan pupuk yang akan digunakan pada saat penanaman, yaitu pupuk dengan campuran 30 kg pupuk kandang dan air secukupnya.
  5. Selanjutnya, masukkan pupuk ke dalam karung dan diamkan selama 1 atau 2 minggu.
  6. Setelah 2 minggu, pupuk dicampur dengan tanah yang digali di atas, lalu ditambahkan bubuk dolomit dan pupuk kandang. Masukkan ke dalam lubang yang dibuat.

Persiapan Benih

Biasanya penanaman pisang menggunakan anakan atau tunas. Pemilihan bibit yang baik adalah sebagai berikut :

Pilihlah anakan yang sehat, mempunyai kualitas buah yang baik dan bebas hama dan penyakit.
Anakan yang baik memiliki ukuran diameter 1- 2 meter.
Kemudidan lakukan pemotongan dan bersihkan tanah yang masih menempel pada akarnya.
Buang daun lebar dan tempatkan di tempat teduh selama minimal 2 hari untuk mengeringkan luka umbi.
Rendam umbi dalam air yang diolah dengan insektisida selama sekitar 10 menit. Lalu angkat umbi dan keringkan.

Proses Menanam

Setelah persiapan lahan tanam dan bibit selesai, lakukan penanaman segera.

Langkah- langkahnya adalah sebagai berikut :

  1. Tempatkan benih di lubang disiapkan, tanam dalam posisi berdiri tegak dan tutup lubang dengan tanah di atas tanah yang telah diberi pupuk.
  2. Setelah benih ditanam, lalu siram dengan air secukupnya.
  3. Lakukan penyiraman dengan rutin.

Perawatan dan Pemeliharaan

Setelah melakukan penanaman, langkah penting selanjutnya adalah perawatan agar tanaman pisang dapat tumbuh optimal dan mengeluarkan buah pisang sesuai harapan.

Penyiraman

Lakukan penyiraman dengan rutin pada pagi dan sore hari terutama pada awal masa tanam dan musim kemarau. Penyiraman dilakukan secukupnya saja dan jangan membuat lahan menjadi tergenang air.

Pemupukan Susulan

Untuk membantu menambah nutrisi dalam tanah maka berikan pupuk. Pemberian pupuk dapat berupa pupuk organik dan anorganik. pupuk organik seperti kompos dan pupuk kandang sedangkan pupuk anorganik dapat berupa Urea, KCl dan NPK.

Pemasangan Mulsa

Pemberian mulsa ini bertujuan untuk meminimalkan penguapan air dan tanah tetap lembab selama musim kemarau dan untuk mencegah tumbuhnya gulma. Mulsa dapat berupa plastik maupun jerami kering.

Penyiangan

Lakukan penyiangan terhadap tanaman gulma dan tanaman liar yang ada disekitar tanaman pisang yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman tersebut. Gulma dan tanaman liar yang tidak dibersihkan dapat merebut nutrisi didalam tanah.

Pengurangan Anakan

Potong anakan disekitar rumpun tanaman pisang induk. Untuk pertumbuhan optimal dalam satu rumpun sebaiknya hanya terdapat 2 hingga 3 anakan.

Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan terhadap daun-daun pisang yang telah mengering dan mati. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan pertumbuhan pada daun yang masih sehat dan hijau.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama yang sering menyerang tanaman pisang yaitu ulat kumbang, ulat daun, ulat bunga, ulat buah, nematoda dan lainnya. Sedangkan penyakit yang sering menyerang seperti bintik, penyakit daun pucuk, panama, penyakit darah dan lainnya.

Penanggulangannya dengan cara membersihkan dengan cara manual atau disemprot dengan cairan insektisida dan fungisida.

Proses Panen

Buah pisang dapat dipanen rata-rata pada usia 1 tahun (ini tergantung pada jenis dan varietas pohon pisang yang ditanam).

Karakteristik buah pisang yang sudah bisa dipanen adalah sebagai berikut :

  1. Ditandai dengan pengeringan daun bendera.
  2. Buah yang sudah tua memiliki sudut membulat dan tumpul.
  3. Di bekas putik bunga mudah patah.
  4. Daun mudah rebah.
  5. Warna kulit buah terlihat lebih terang.

Demikianlah pembahasan tentang cara menanam pohon pisang agar cepat berbuah semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya