15 Cara Menanam Sawit dan Perawatannya

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Cara yang tepat untuk menanam sawit mempengaruhi kualitas tanaman dan buah yang dihasilkan. Setelah belajar bagaimana menanam bibit kelapa sawit dengan benar, langkah selanjutnya adalah menanam bibit kelapa sawit yang siap ditanam di kebun. Bibit kelapa sawit dapat ditanam di pembibitan sejak usia 8 bulan.

Dalam Cara Bertanam Sawit yang harus diperhatikan adalah jarak tanam antar pohon, dan bentuk segitiga sama sisi sehingga memungkinkan adanya gang dari segala arah. Jarak tanam yang direkomendasikan adalah 9 meter antara tanaman. Hal ini tidak hanya menawarkan ruang untuk kelapa sawit, tetapi juga untuk akar kelapa sawit agar tidak saling berebut makanan di tanah.

Cara-Menanam-Sawit
Cara Menanam Sawit

Cara Menanam Sawit

Syarat Tumbuh

Iklim

Paparan sinar matahari berlangsung rata-rata 5-7 jam / hari. Curah hujan tahunan adalah 1.500-4.000 milimeter. Suhu optimal 24-280C. Ketinggian yang ideal adalah antara 1-500 m di atas permukaan laut. Kecepatan angin 5-6 km / jam untuk mendukung proses penyerbukan.

Media Tanam

Tanah yang baik mengandung banyak tanah liat, berventilasi baik dan subur. Berdrainase dengan baik, air permukaan cukup dalam, solum cukup dalam (80 cm), pH tanah 4-6 dan tanah tidak berbatu. Tanah latosol, ultisol dan aluvial, tanah gambut saprik, dataran pantai dan muara dapat digunakan sebagai perkebunan kelapa sawit.

Pembibitan

Penyemaian

Calon bibit ditempatkan dalam polybag 12×23 atau 15×23 cm yang mengandung 1,5 hingga 2,0 kg lapisan tanah atas yang diayak. Tanaman ditanam sedalam 2 cm. Bagian bawah polybag harus selalu lembab. Simpan polybag di bedengan dengan diameter 120 cm. Setelah berumur 3-4 bulan, 4-5 bibit daun dapat dipindahkan.

Bibit dari dederan dipindahkan ke polybag setebal 40 x 50 cm dengan tebal 0,11 mm yang mengandung lapisan atas tanah 15 sampai 30 kg. Sebelum menanam bibit, sirami tanah dengan 5 ml NASA POC atau 0,5 ml tutup per liter air. Plastik polybag disusun dalam posisi segitiga sama sisi pada jarak 90 × 90 cm.

Teknik Penanaman

Penentuan Pola Tanaman

Pola penanaman dapat berupa monokultur atau tumpang sari. Tanaman penutup tanah (legume cover crop LCC) di area kelapa sawit sangat penting karena dapat meningkatkan sifat-sifat fisik, kimia, dan biologis tanah, mencegah erosi, menjaga kelembaban tanah, dan menekan pertumbuhan gulma.Penanaman tanaman kacang-kacangan sebaiknya dilaksanakan segera setelah persiapan lahan selesai.

Pembuatan Lubang Tanam

Lubang tanam dibuat beberapa hari sebelum tanam dengan ukuran 50 × 40 cm dan kedalaman 40 cm. Sisa galian paling atas yang tersisa (20 cm) dipisahkan dari bagian tanah bawah. Jarak 9x9x9 m. Areal berbukit, dibuat teras melingkari bukit dan lubang berjarak 1,5 m dari sisi lereng.

Cara Penanaman

Lakukan penanaman di awal musim hujan setelah hujan turun secara teratur. Siram benih pada polybag sehari sebelum tanam. Lepaskan plastik polybag dengan hati-hati dan letakkan bibit di dalam lubang. Taburkan GLIO Natural yang telah dikembangbiakkan di pupuk kandang selama + 1 minggu di sekitar akar tanaman. Segera diisi ulang dengan tanah galian. Sebarkan NASA POC secara merata dengan dosis ± 5-10 ml / liter air per pohon atau semprotan (dosis 3-4 kapsul / tangki). Hasilnya akan lebih baik jika Anda menggunakan SUPER NASA. SUPER NASA digunakan sebagai berikut: 1 botol SUPER NASA diencerkan dalam 2 liter (2000 ml) air untuk membuat larutan induk. Kemudian 1 ml air ditambahkan ke 10 ml larutan induk untuk menyirami setiap pohon.

perawatan dan pemeliharaan

Penyulaman dan Penjarangan

Lakukan Penyulaman terhadap tanaman yang mati dengan bibit baru berumur 10-14 bulan. Populasi 1 hektar + 135-145 pohon sehingga tidak ada persaingan untuk mendapatkan sinar matahari.

Penyiangan
Lakukan penyiangan agar tanah di sekitar pohon bebas dari gulma. Penyiangan ini sangat penting karena gulma atau tanaman pengganggu lainnya dapat merebut nutrisi dalam tanah.

Pemupukan

Gunakan pupuk organik menggunakan pupuk kandang atau pupuk kompos sedangkan pupuk anorganik dapat menggunakan pupuk seperti Urea, TSP, MOP/Kcl, Kieserite, dan Borax. Pemberian pupuk pertama sebaiknya pada awal musim hujan (September – Oktober) dan kedua di akhir musim hujan (Maret- April).

Pemangkasan Daun

Ada tiga jenis pemangkasan, yaitu:

Pemangkasan Pasir
Buang daun kering, buah pertama, atau buah busuk saat tanaman berumur 16-20 bulan.

Pemangkasan Produksi
Lakukan pemangkasan daun yang tumbuhnya saling menumpuk (songgo dua) untuk persiapan panen umur 20-28 bulan.

Potong pemeliharaan
Membuang daun-daun songgo dua secara rutin sehingga pada pokok tanaman hanya terdapat sejumlah 28-54 helai.

Kastrasi Bunga

Memotong bunga-bunga jantan dan betina yang tumbuh saat tanaman berumur 12-20 bulan.

Penyerbukan Buatan

Mengoptimalkan jumlah tandan buah, dibantu oleh penyerbukan manusia atau serangga.

Penyerbukan oleh manusia
Dilakukan ketika tanaman berumur 2-7 minggu dan menekan bunga betina (bunga betina siap diserbuki oleh serbuk sari jantan). Ciri-ciri bunga represif adalah putik terbuka, warna kepala putik kemerah-merahan dan berlendir.

Cara Penyerbukan
Bak Seludang bunga
Campur serbuk sari dengan talk murni (1: 2). Serbuk sari berasal dari pohon yang baik dan biasanya dibuat di laboratorium. Semprot serbuk sari kepala putik dengan menggunakan baby duster/puffer.

Penyerbukan oleh serangga penyerbuk kelapa sawit

Serangga p0enyerbuk Elaeidobius camerunicus tertarik dengan aroma bunga jantan. Serangga dilepaskan ketika bunga betina sedang represif. Keuntungan dari metode ini adalah tandan buah yang lebih besar, bentuk buah yang lebih sempurna, produksi minyak 15% lebih tinggi dan produksi inti (minyak inti) hingga 30%.

Panen

Kelapa sawit mulai berbuah setelah 2,5 tahun dan masak 5,5 bulan setelah penyerbukan. Dapat dipanen saat tanaman berumur 31 bulan, setidaknya 60% buahnya adalah buah matang, dari 5 pohon ada 1 ikat buah matang. Karakteristik bundel panen dewasa setidaknya 5 buah yang lepas / jatuh dari satu bundel dengan berat kurang dari 10 kg, atau setidaknya 10 buah yang dilepaskan dari bundel dengan berat 10 kg atau lebih.

Demikianlah pembahasan tentang cara menanam sawit semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya