9 Cara Budidaya Bawang Dayak Serta Perawatan dan Panennya

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Bawang Dayak saat ini diminati oleh banyak orang sebagai bahan dalam pengobatan herbal yang dikenal sangat efektif dalam mengatasi berbagai penyakit seperti diabetes, kanker, batu ginjal, autisme, dll. Bawang dayak adalah tanaman herbal dengan umbi akar dengan nama ilmiah “Eleutherina palmifolia”, yang secara alami tumbuh di daerah beriklim sejuk di ketinggian 600 hingga 1500 m di atas permukaan laut.

Namun bawang dayak juga dapat berkembang di daerah yang lebih rendah seperti halnya di Kalimantan Barat. Bawang Dayak ditanam di ketinggian 1-200 m di atas permukaan laut. Disebut bawang dayak karena tanaman ini banyak terdapat di daerah kalimantan pada lahan gambut yang subur. Tidak Hanya di Kalimantan saja ada bawang dayak, sebenarnya di daerah lain juga ada semacam di daerah Sulawesi.

Budidaya-Bawang-Dayak
Budidaya Bawang Dayak

Cara Budidaya Bawang Dayak

Persiapan Lahan Tanam

Persiapan lahan penanaman yang baik adalah salah satu faktor terpenting yang mempengaruhi keberhasilan budidaya. Lakukan penyuburan tanah dengan menggemburkan tanah dengan cangkul atau membajak, melakukan pemupukan dasar, menjaga keasaman tanah, membersihkan tanah dari tanaman yang mengganggu dan kemudian membuat bedengan sehingga perawatannya mudah.

Pemilihan Benih

Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, pilih benih berkualitas tinggi. Benih yang diperoleh kemudian disemaikan terlebih dahulu. Persemaian bibit dilakukan selama 1 bulan, setelah itu bibit dapat dipindahkan ke area penanaman.

Penanaman Bawang Dayak

Buatlah lubang tanam pada bedengan yang disiapkan sebelumnya dengan ukuran yang disesuaikan dengan ukuran media tanam. Setelah lubang tanam selesai kemudian berilah dengan air yang cukup untuk menjaga tanah tetap lembab. Kemudian segera lakukan penanaman. Masukkan bibit kedalam lubang tanam lalu timbun kembali hingga menutupi pangkal batang.

Perawatan dan pemeliharaan

Penyiraman

Penyiraman dengan bawang Dayak berlangsung secara teratur hingga dua kali sehari dilakukan di pagi dan sore hari terutama pada awal penanaman dan sebelum panen.

Pemupukan

Lakukan pemupukan secukupnya. Pemupukan berlangsung dengan pupuk organik agar dapat diemulsi lebih cepat dari tanah. dapat juga diberikan pupuk kimia tetapi sedikit saja.

Penyiangan

Lakukan penyiangan terhadap gulma atau tanaman pengganggu lainnya sehingga pertumbuhan umbi Dayak tidak terganggu. Penyiangan bisa dilakukan secara rutin.

Pemangkasan

Lakukan pemangkasan tajuk dengan membuang cabang negatif dan tersier untuk meningkatkan sirkulasi udara dan mengurangi serangan hama.

Panen Bawang Dayak

Bawang dayak dipanen setelah tanaman berbunga. Bawang Dayak ini dapat menghasilkan bawang dengan berat 300 gram per batang tanaman, tetapi ini tergantung pada perawatannya.

Demikianlah pembahasan tentang budidaya bawang dayak semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya