13 Cara Budidaya Cabe Merah dalam Polybag

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Siapa yang tidak kenal cabai? Bumbu dapur pedas bumbu sudah sangat akrab bagi masyarakat Indonesia. Selain untuk bumbu dapur cabe ini sangat membantu kesehatan. Manfaat cabai merah bagi kesehatan adalah meredakan pernapasan, melawan peradangan, memperkuat kekebalan, menjaga kesehatan jantung, meningkatkan kekebalan, dan bahkan memerangi kanker.

Budidaya-Cabe-Merah-Polybag
Budidaya Cabe Merah Polybag

Keuntungan lain, tentu saja, terkait dengan pembiayaan. Hal ini berarti Anda menerapkan teknik yang tersedia di pasaran untuk budidaya cabai merah. Karena cabai merupakan salah satu produk pertanian yang harganya sangat fluktuatif dan kebutuhan cabai merah terus meningkat.

Dari sekian banyak manfaat yang dicari orang untuk membudidayakan cabai merah. Penanaman cabai yang baik dan benar dapat dilakukan langsung di tanah atau dengan media polybag. Cara mengolah cabai merah dengan polybag lebih praktis dan tentunya menghasilkan.

Cara Budidaya Cabe dalam Polybag

Syarat Tumbuh

Tanaman cabai memiliki daya adaptasi yang cukup luas. Dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah hingga dataran tinggi (1-1.500 m dpl) dengan keasaman tanah (pH) 5,5 hingga 6,5.

Hampir semua jenis tanah cocok untuk menanam cabai, tetapi yang terbaik adalah tanah humus yang kaya nutrisi, drainase sedimen bawah cukup baik dan air yang cukup tersedia selama pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Tanaman cabai membutuhkan sinar matahari yang cukup sepanjang hari dengan intensitas radiasi lebih dari 70%. Ketika sinar matahari tidak cukup, tanaman menjadi lebih tinggi, daun dan batangnya lemas, waktu panen lebih lama dan produksinya rendah.

Persiapan Budidaya Cabai Merah

Jika Anda ingin menanam cabai merah dengan polybag, Anda harus terlebih dahulu menentukan apa yang dibutuhkan. Ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan sebelum Anda tahu cara menanam cabai merah.

  1. Sediakan polybag 4 inci dan 18 inci. Untuk ukuran yang lebih kecil digunakan saat penyemaian. Dan polybag 18 inci untuk media pembesaran tanaman cabe merah.
  2. Media tanam sebagai penyedia nutrisi untuk pertumbuhan cabai merah.
  3. Benih atau bibit cabai merah unggul.
  4. Nutrisi tanaman yang larut dalam air.
  5. Pupuk organik untuk menyuburkan bibit.

Pemilihan Bibit Cabai Merah

Banyak jenis varietas cabai merah, dari varietas lokal hingga kualitas hibrida. Cara menanam cabai hibrida tidak berbeda dengan cabai lokal. Hanya saja terkadang cabai hibrida perlu diobati dengan obat-obatan tertentu. Cabai lokal beradaptasi lebih baik dengan kondisi lingkungan daripada cabai hibrida. Hanya saja hasilnya tidak setinggi hibrida. Sudah ada varietas lokal terpilih dengan produktivitas lebih tinggi dari varietas lokal biasa. Benihnya dijual dalam kaleng.

Penyemaian Benih

Seleksi benih cabai selanjutnya memasuki tahap penyemaian. Proses ini berguna untuk penyeleksian pertumbuhan benih, pemisahan kerdil, cacat atau berpenyakit. Selain itu, kesediaan benih harus menunggu sampai mereka cukup kuat untuk ditanam di tempat yang lebih besar. Tempat Penyemaian dapat menggunakan polybag kecil, daun pisang, nampan atau petakan tanah. Cara termudah dengan menggunakan petakan tanah. Tahap selanjutnya adalah tahap persemaian dengan petakan tanah.

  1. Campurkan tanah dengan kompos sampai menjadi rata. Buat tanah sehalus mungkin.
  2. Buatlah ketebalan petakan 5-10 cm dan kemudian buatlah larikan dengan jarak 10 cm.
  3. Tambahkan benih cabe merah dalam larikan 7,5 cm dalam sekali jalan.
  4. Lakukan penyiraman tanah dan tutup benih dengan abu atau tanah.
  5. Tutup dengan karung goni basah selama 3-4 hari.
  6. Buka karung goni segera setelah benih muncul ke permukaan tanah.
  7. Sebaiknya petakan harus ditutup dengan plastik transparan untuk melindungi benih cabai dari hujan dan sinar matahari yang berlebihan.
  8. Tanaman cabe dapat ditpindahtanam ke polybag setelah 3-4 minggu atau memiliki 3-4 helai daun.

Biji cabai merah dapat dipindahkan dalam polybag yang lebih besar. Proses pemindahan ini dilakukan untuk membantu akar tanaman berkembang lebih mudah.

Campuran Media Tanam

Cara menanam cabai merah dengan polibag bisa menggunakan media tanam dari campuran tanah, kompos, pupuk kandang, batu bara sekam padi, dan sekam padi. Ada beberapa contoh komposisi media tanam yaitu:

  1. Campuran tanah dan kompos dengan perbandingan 2: 1
  2. Campuran tanah, pupuk kandang dan sekam arang dengan komposisi 1: 1: 1
  3. Campuran tanah dan pupuk kandang dalam rasio 2:1

Media tanam dibuat sehalus mungkin dan ditempatkan dalam polybag. Campurkan 3 sendok makan NPK di setiap polybag, aduk rata. Tutup bagian dalam polybag dengan pecahan genteng atau serabut kelapa agar air tidak membanjiri area akar.

Penanaman Bibit di Media Tanam

Setelah bibit tanaman dan media tanam siap, bibit dari persemaian harus dimasukkan ke dalam polybag. Buat lubang tanam sedalam 5-7 cm. Jika pembibitan dibuat dalam polybag, lepaskan polybag dan tempatkan seluruh tanah di media tanam. apabila persemaian berada di petakan tanah pindahkan bersama dengan tanah yang menempel ke akar. Hati-hati saat memindahkan untuk menghindari kerusakan akar. Lakukan pemindahan di pagi atau sore hari saat tidak terlalu panas.

Perawatan dan Pemeliharaan

Hal terpenting dalam budidaya cabe merah dalam polybag adalah perawatan tanaman. Apa pun jenis cabai yang ditanam, Anda benar-benar perlu memahami bagaimana proses perawatan yang tepat dilakukan. Ikuti tips ini untuk merawat tanaman cabai merah.

Penyiraman

Tanaman cabai harus disiram setidaknya setiap 3 hari. Saat matahari bersinar, Penyiraman tanaman dilakukan setiap hari. Saat musim hujan intensitas penyiraman dikurangi.

Pemupukan

Selanjutnya berikan pupuk dengan dosis satu sendok makan NPK per polybag per bulan. Atau jika Anda ingin menanam organik, semprotkan pupuk organik cair selama pertumbuhan. Anda juga bisa menambahkan pupuk kandang atau satu kepal kompos saat tanaman berbuah.

Pengajiran

Pengajiran bermanfaat untuk mendukung tanaman cabai agar tidak mudah roboh. Berikan ajir dari bambu setelah tanaman telah tumbuh sekitar 20 cm.

pengompesan

Pengomposan adalah proses menghilangkan tunas baru yang tumbuh di ketiak daun. Pengompesan dimulai pada hari ke 20 setelah tanam. Lakukan pengompesan setidaknya tiga kali untuk membentuk cabang. Tujuannya agar tanaman tidak tumbuh lateral kecuali batangnya terlalu kuat untuk menopangnya.

Pemberantasan Hama dan Penyakit

Semprotkan pestisida jika tanaman tampak terserang hama putih. Jika Anda melihat ulat pemberantasan dapat dilakukan dengan insektisida. Dan ketika Anda mulai melihat jamur pengendalian nya gunakan fungisida.

Pemanenan

Umur cabai merah yang akan dipanen tergantung pada varietas dan lingkungan penanaman. Waktu panen terbaik adalah ketika buah tidak sepenuhnya merah. Kondisi buah ini sudah mencapai berat optimal dan cabai bisa dijual dalam 2-3 hari ke depan. Karena cabai masih bisa masak meski panen sudah membusuk. Panen harus dilakukan pada pagi hari setelah embun mengering. Hindari panen siang dan malam. Jika Anda ingin membuat cabai merah lebih tahan lama, Anda harus menyimpan cabai merah di lemari es.

Demikianlah pembahasan tentang budidaya cabe merah dalam polybag semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya

Related posts: