9 Cara Budidaya Daun Mint dan Cara Merawatnya agar Tidak Layu

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Daun mint adalah tanaman yang memiliki beragam manfaat kesehatan bagi tubuh. Khasiat daun mint sangat banyak. Mereka dapat bertindak sebagai penyegar tenggorokan, menghilangkan bau mulut dan menghilangkan rasa sakit. Daun mint yang paling dikenal di masyarakat adalah tiga jenis, mentha arvensis, yang memproduksi mentol dan minyak mentha kasar / mentha Jepang.

Daun mint ini adalah tanaman herbal yang menghasilkan minyak esensial. Saat ini merupakan produk yang banyak digunakan dalam industri yang meningkatkan aroma dan rasa hidangan, minuman, obat-obatan, kosmetik dan produk menyegarkan lainnya.

Budidaya-Daun-Mint
Budidaya Daun Mint

Cara Budidaya Daun Mint

Persiapan Alat & Bahan

  1. Indukan tanaman mint yang sangat baik dan tahan terhadap hama.
  2. Pot bunga dengan diameter kira-kira. 20 hingga 30 cm terbuat dari plastik atau tanah liat.
  3. Tanah dengan tekstur cukup baik dan dicampur dengan pupuk kompos atau pupuk organik lain yang cocok untuk penanaman mint.
  4. Gelas untuk merendam batang mint.
  5. Gunting steril untuk memotong batang daun mint yang akan ditanam.

Persiapan Benih

Pilihlah batang mint dewasa yang tidak terlalu tua. Potong batang mint dengan gunting tajam kemudian dilap dengan alkohol 70%, sekitar 1 cm dari bagian atas cabang. Buang beberapa daun mint pada batang untuk menghindari penguapan yang berlebihan atau tidak ada daun sama sekali. Rendam mint dalam air dingin.

Ada dua cara menanam mint dalam pot dengan menggunakan stek batang ini, dengan menarik akar dan tunas daun ke dalam air terlebih dahulu,atau dengan menanamnya langsung dalam pot. Jika Anda pertama kali mengambil akar dalam air,masukkan batang ke dalam segelas air bersih dan kemudian letakkan kaca di jendela untuk mendapatkan sinar matahari tidak langsung. Sekitar seminggu kemudian, akar putih muncul dari batang bagasi. Tunggu beberapa hari lagi hingga tunas daun baru muncul sebelum tanaman siap ditanam dalam pot.

Cara menanam mint dalam pot dengan membiarkan akarnya tumbuh di dalam air terlebih dahulu memiliki keuntungan untuk dapat memantau pertumbuhan akar mint sehingga dapat ditentukan bahwa tanaman tersebut berhasil atau tidak. Agar akar tanaman mint tumbuh dengan cepat, celupkan ujung batang seperti madu ke dalam hormon pertumbuhan akar sebelum Anda menanamnya di media tanam.

Persiapan Media Tanam

  1. Siapkan media tanam dalam bentuk tanah kebun, pasir dan pupuk kandang atau pupuk kompos dalam jumlah 3: 1: 1 dan campur mereka sampai merata.
  2. Pastikan pot yang Anda gunakan memiliki lubang air di bagian bawah.
  3. Tempatkan pecahan genteng di pot pada ketinggian 1-2 cm untuk menahan media tanam sehingga tidak mudah dibawa oleh air.
  4. Masukkan media tanam ke dalam pot.

Penanaman Dalam Pot

  1. Buat lubang tanam di tengah pot yang sudah berisi media tanam.
  2. Tanam batang mint di lubang tanam tersebut.
  3. Tutupi lubang dengan media tanam dan padatkan media tanam disekitar tanaman sehingga tanaman mint dapat berdiri tegak.
  4. Tempatkan pot tanaman mint di tempat di mana ada sinar matahari yang cukup tetapi yang tidak terlalu panas.
  5. Lakukan penyiraman dengan air secukupnya.

Perawatan dan Pemeliharaan

Perawatan tanaman mint meliputi:

Penyiraman

Penyiraman terjadi pada awal penanaman dengan air yang cukup. Penyiraman berlanjut ketika tunas daun telah tumbuh dengan menyiramnya secara rutin sekali sehari. Hindari menyirami tanaman mint secara berlebihan karena akan membusuk dengan mudah.

Penyiangan

Lakukan penyiangan terhadap gulma dan tanaman pengganggu lainnya disekitar pot agar tanaman mint dapat tumbuh secara optimal dan tidak terganggu pertumbuhan dan nutrisinya

Pemangkasan

Lakukan pemangkasan dengan memilih ujung daun mint secara teratur sehingga mint tidak tumbuh terlalu tinggi dan menghilangkan daun tua.

Proses Panen

Daun mint dapat dipanen setelah tanaman berumur 6 bulan. Panen dapat dilakukan dengan memetik daun mint berumur 2 minggu. Panen daun mint sebelum tanaman mulai berbunga, karena daun mint akan berada dalam kondisi yang sangat baik.

Demikianlah pembahasan tentang budidaya daun mint semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya

Related posts: