11 Cara Budidaya Kacang Merah dan Cara Merawatnya

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Kacang merah dengan nama Latin Phaseolus Vulharis L adalah salah satu kacang-kacangan yang paling populer. Bukan karena warnanya yang unik, tetapi karena kacang merah memiliki beragam manfaat bagi tubuh. Selain itu, cara budidaya kacang merah yang termasuk mudah menjadikan kacang merah termasuk komoditas pertanian yang banyak dibudidaya oleh petani.

Kacang merah digunakan untuk banyak bahan makanan olahan. Salah satunya adalah produksi kacang merah sebagai bahan utama es kacang merah dan salah satu bahan utama salad. Salah satu alasan dari banyaknya makanan olahan kacang merah adalah bahwa kacang merah memiliki nilai gizi yang tinggi.

Budidaya-Kacang-Merah
Budidaya Kacang Merah

Cara Budidaya Kacang Merah

Syarat Tumbuh

  1. Iklim ideal untuk menanam kacang merah adalah iklim basah. \
  2. Ketinggian antara 1.300-2.300 meter di atas permukaan laut.
  3. Suhu ideal untuk menanam kacang merah adalah di kisaran 19-24 derajat Celcius.
  4. Tanah terbaik untuk menanam kacang merah adalah jenis androsol, yang kaya akan bahan organik.
  5. PH tanah yang ideal untuk menanam kacang merah adalah antara 5,5 dan 6.
  6. Curah hujan untuk kacang merah adalah antara 1500 dan 2500 mm / tahun.

Persiapan Bibit

Untuk mendapatkan bibit kacang merah Anda dapat membelinya di toko pertanian. Atau Anda dapat menggunakan biji kacang merah yang sudah tua yaitu mereka tidak memiliki cacat dan warnanya agak mengkilap. Bibit direndam dalam air selama 15 menit sebelum ditanam.

Pengolahan Lahan Tanam

Sebelum Anda mulai bercocok tanam, tentu saja, Anda harus mengolah tanah. Tanah yang ditanami kacang merah harus dibajak terlebih dahulu dengan cangkul untuk mendapatkan tekstur tanah yang gembur. Selanjutnya, buatlah bedengan dengan lebar 100 cm, tinggi 30 cm dan jarak antar bedengan 40 cm. Kemudian buatlah parit selebar 25 cm di antara bedengan sehingga sistem drainase tidak meninggalkan genangan air di lahan pertanian saat hujan. Selanjutnya dilakukan pemasangan mulsa pada lahan. Setelah ditanam mulsa dilubangi agar mempermudah proses pertanaman.

Proses Penanaman

Penanaman kacang tanah harus dilakukan pada musim kemarau setelah menanam padi saat ditanam di sawah dan saat tanam di tanah penanaman harus dilakukan pada awal musim hujan.

Cara menanam kacang merah biasanya dilakukan dengan ditugal dengan jarak sekitar 40cmx10cm atau 40cmx15cm dan setiap lubang tanam diisi dengan 2 biji kacang merah.

Perawatan dan Pemeliharaan

Penyulaman

penyulaman dapat dilakukan ketika tanaman berumur 14 hari. Ketika tanaman berumur 14 hari benih sudah mulai tumbuh. Periksa semua tanaman di lahan jika Anda menemukan tanaman yang tumbuh tidak normal atau mati diganti dengan tanaman baru. Penyulaman harus dilakukan secara menyeluruh untuk mencapai hasil maksimum nanti.

Pemupukan

Kacang merah membutuhkan pemupukan tambahan untuk pertumbuhan dan berbunga, serta buah. Pemupukan dilakukan hingga dua kali selama tanaman berumur 15 hari dan pupuk diberikan bersama dengan tindakan pengendalian gulma 35 hari setelah tanam. Pupuk ditempatkan di lubang tugal dengan jarak 15 cm dari tanaman atau didistribusikan di alur larikan di antara barisan tanaman dan kemudian ditutup dengan tanah. Pupuk organik N, P, K dengan urea, SP 36 dan KCl dalam perbandingan (2: 1: 1) 1500 m2 ditentukan sebagai jenis pupuk.

Penyiangan

Lakukan penyiangan gulma 1-2 kali sebelum tanaman mulai berbunga yaitu 21 dan 37-42 hari setelah tanam. Tujuan dari penyiangan adalah untuk menekan persaingan nutrisi antara kacang merah dan gulma untuk memperkecil atau mengurangi sumber hama inang dan untuk menggemburkan tanah sehingga gynophore dapat menembus tanah lebih mudah.

Pengairan

Saat menanam di musim kemarau, penyiraman dilakukan pada umur 10-15 hari. Pengairan berlangsung dua kali sehari yaitu di pagi dan sore hari. Saat menanam di musim hujan kelebihan air bisa dialirkan melalui parit antara bedeng dan bukit.
Bedengan harus tetap lembab agar biji kacang merah dapat berkecambah dan tumbuh dengan baik.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama yang biasanya mengganggu pertumbuhan kacang merah biasanya adalah kumbang daun atau Henosa Pilachna Signatipennis dan penggerek daun atau Etiella Zinckenella. Insektisida organik atau kimia dapat digunakan untuk mencegah dan mengatasi tanaman yang terserang hama ini. Insektisida dapat digunakan setiap 4 hari. Pestisida organik dalam bentuk bawang putih, jahe, cabai rawit, pahit dan jeruk.

Proses Panen

Kacang merah dapat dipanen jika tanaman berumur lebih dari 2 bulan. Proses panen dapat dilakukan setiap 3 hari untuk kacang merah hingga usia 3 bulan.

Kacang merah hanya bisa dipanen dengan tangan kosong. Hindari memanen kacang merah dengan alat pemotong karena bakteri luar merusak biji kacang merah dan kualitas kacang merah jelas memburuk ketika polong terbuka akibat menggunakan alat pemotong.

Ciri-ciri kacang merah siap panen:

  1. Polong kacang merah memiliki warna yang kusam
  2. Polong kulit terlihat lebih kasar
  3. Polong kacang merah tidak terlalu menonjol

Demikianlah pembahasan tentang budidaya kacang merah semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya