12 Cara Budidaya Sengon Agar Cepat Besar

Posted on

BungaBunga.co.id – Tanaman sengon dapat tumbuh di bawah kondisi iklim yang berbeda, memberikan setiap orang kesempatan untuk membudidayakan dan melakukan bisnis di berbagai tempat. Prospeknya sangat besar karena kayu merupakan komoditas yang sangat penting untuk berbagai kebutuhan industri dan non-industri.

Bahkan, permintaan pasar meningkat dari tahun ke tahun. Sengon memiliki banyak manfaat sehingga dengan banyak petani atau pengusaha memilih untuk bisnis Sengon.

Budidaya-Sengon
Budidaya Sengon

Cara Budidaya Sengon

Pemilihan Bibit

Untuk menanam pohon sengon ini membutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Saat menanam pohon sengon menggunakan biji, jumlah biji yang dibutuhkan dapat disesuaikan dengan luas lahan yang digunakan. Agar benih berkecambah lebih cepat, Anda harus merendam benih atau biji Sengon dalam air mendidih dalam waktu 15-30 menit. Jika sudah kemudian dinginkan selama 1 hari dalam air dingin.

Pemilihan Lokasi

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam proses penanaman sengon adalah lokasi sengon. Anda harus menggunakan lokasi darat dan memiliki sumber air yang sangat terjangkau. Anda juga harus memastikan bahwa tanahnya sangat subur dan bebas dari kandungan tanah liat. Cobalah untuk memilih lokasi tanah dengan jalan pengangkutan untuk memudahkan akses ke jalan selama proses pengangkutan pada saat panen nanti.

Pengolahan Lahan

Tentu saja, sebelum proses penanaman sengon selesai Anda harus terlebih dahulu menyiapkan lahan penanaman. Pertama, Anda dapat membersihkan lahan sehingga bebas dari gangguan yang dapat menghambat pertumbuhan pohon sengon seperti rumput liar atau hama, dan sebagainya. kemudian menggemburkan tanah dengan membajak atau mencangkul. Hal ini dilakukan agar struktur tanah menjadi lebih baik.

Proses Penanaman

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat ajir tanam dari bambu atau kayu. Ajir ini nantinya akan berfungsi untuk memudahkan proses menabur benih sengon, sehingga Anda tidak perlu mencari tempat di mana benih ditempatkan karena sebelumnya telah ditandai atau ajir. Lalu buat lubang dengan ukuran 30 x 30 x 30 cm. Anda kemudian dapat memindahkan benih dari tempat persemaian bibit ke tempat penampungan bibit dan kemudian dipindah kembali ke penanaman Sengon. Metode pemindahan ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati agar bibit Sengon tidak rusak.

Proses Perawatan dan Pemeliharaan

Perawatan pohon sengon harus dilanjutkan agar dapat tumbuh secara optimal dan menghasilkan kayu sengon yang berkualitas tinggi.

Agar pertumbuhan dan perkembangan tanaman pohon sengon ini berjalan lancar, Anda harus melakukan proses perawatan dengan baik dan benar. Beberapa perawatan yang bisa dilakukan adalah penyulaman, penyiangan, pemangkasan, pendaringan dan penjarangan.

Penyulaman

Lakukan penyulaman pada tanaman yang terkena penyakit, mati dan pertumbuhannya tidak normal dengan bibit sengon yang baru. penyulaman dapat dilakukan maksimal satu minggu setelah bibit ditanam agar dapat tumbuh secara serempak.

Penyiangan

Penyiangan adalah proses pembasmian tanaman liar atau gulma di sekitar tanaman sengon agar tidak menghambat pertumbuhan dan perkembangannya.

Pemangkasan

Lalu ada pemangkasan yang memotong bagian cabang yang tidak berfungsi lagi. Tujuannya agar cabang yang lainnya dapat tumbuh subur dan dapat berkembang dengan maksimal

Pendaringan

Pendaringan adalah proses penggemburan tanah untuk memulihkan struktur tanah dan mengembalikan fungsinya sebagai sumber nutrisi bagi tanaman sengon.

Penjarangan

Penjarangan yaitu menebang pohon sengon untuk menambah ruang, penjarangan bertujuan agar tanaman sengon dapat tumbuh secara optimal dan mendapat nutrisi sepenuhnya dari tanah

Penyiraman

Penyiraman perlu dilakukan pada saat awal masa tanah untuk menghindari tanaman mati dan layu terutama pada saat musim kemarau.

Proses Panen

Hal dari para petani Sengon yang paling dinanti adalah proses memanen Sengon. Pohon sengon dapat dipanen pada umur 5 hingga 7 tahun. Pada usia 7 tahun, Pohon sengon sudah dapat diolah menjadi alat pertukangan dan diolah menjadi kertas. Proses penebangan sengon juga dapat dilakukan dengan menggunakan 3 teknik, yaitu teknik takik balik, teknik arah rebah, dan teknik takik rebah.

Demikianlah pembahasan tentang budidaya sengon semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya

Related posts: