5 Cara Budidaya Tauge Sampai Panen

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Karena faktor-faktor yang melengkapi pendapatan atau karena hobi, Masyarakat sekarang mulai membudidayakan tanaman tertentu seperti tanaman Toge. Toge atau Kecambah adalah tanaman yang mengembangkan embrionik dalam biji.

Toge sendiri memiliki kualitas yang sangat baik yang memiliki akar dan batang yang sangat lembut yang dapat digunakan untuk konsumsi makanan olahan. Toge dapat dibagi menjadi 3 bagian, yaitu radikula (akar embrionik), hipokotil dan kotiledon (atau daun tembaga).

Budidaya-Touge
Budidaya Touge

Toge mengandung manfaat dalam bentuk banyak nutrisi seperti vitamin E, enzim dan lainnya. Selain itu, ide membudidayakan Toge juga dapat digunakan untuk berhenti harus berbelanja di pasar karena dapat memanen sendiri di rumah. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang budidaya toge, pelajari cara mudah mengolah dan menghasilkan toge di sini.

Cara Budidaya Touge

Persiapan Benih

Sebelum kita menanam tauge, kita harus memilih benih atau bibit tauge yang berkualitas baik. Pemilihan benih yang baik menghasilkan kecambah berkualitas tinggi.

Bibit Touge harus menggunakan biji kacang hijau atau biji kedelai. Namun, tauge yang bijinya berasal dari kacang hijau lebih disukai daripada biji kedelai.

Cara membuat kecambah dari kedelai sedikit berbeda, biasanya rendam benih kedelai dalam ember terlebih dahulu, lalu tutup dengan kain dan kecambah kedelai bisa dipanen.

Saat memilih bibit, kali ini kami akan menjelaskan pemilihan bibit dari kacang hijau. Tahapannya adalah sebagai berikut:

  1. Sediakan sekitar 1 kg biji kacang hijau berkualitas baik
  2. Pastikan bijinya benar-benar kering
  3. Biji yang baik berwarna hijau mengkilap, berukuran besar, tidak cacat dan tidak busuk
  4. Selanjutnya, cuci benih sampai bersih dan buang kotoran dan benih terapung (benih terapung berkualitas buruk)
  5. Rendam biji kacang hijau dalam air selama sekitar sehari semalam
  6. Pilih biji yang tenggelam karena merupakan benih yang baik.

Persiapan Media Tanam

Media pertumbuhan sangat penting untuk pertumbuhan tauge. Kali ini saya menjelaskan media tanam dengan kain flanel dan tambahan kain strimin.

Kain flanel dipilih untuk tumbuh kecambah karena memiliki kemampuan yang sangat baik untuk mengontrol air dan kelembaban sehingga tanaman tauge tidak membusuk.

Langkah-langkah untuk mempersiapkan media tanam tercantum di bawah ini:

  1. Sediakan 2 jenis nampan atau tray, naman pertama dengan lubang kecil-kecil dan nampan yang kedua adalah nampan yang tanpa lubang yang berfungsi menampung air
  2. Potong kain flanel dan letakkan di sesuaikan pada nampan yang sudah disiapkan
  3. Potong 5 lembar kain flanel dan 3 potong kain strimin
  4. Basahi seluruh kain tersebut
  5. Selanjutnya siapkan wadah tertutup yang telah dilubangi di beberapa bagian

Jika Anda ingin menanam tauge dengan tisu atau kapas sebagai media tanam, Anda hanya perlu mengganti media tanam dengan media tanam yang diinginkan seperti media tanah, gelas plastik atau ember. Namun, hasilnya tidak sebagus dengan kain flanel.

Proses Penanaman

Langkah terpenting dalam produksi tauge tentu saja adalah proses penanaman. Keberhasilan budidaya tanaman ditentukan oleh teknik penanaman yang tepat dan cocok.

Kesalahan dalam teknik penanaman menyebabkan pohon tidak tumbuh dengan baik atau bahkan mati, sehingga panen tidak terjadi. Untuk memperbaiki kesalahan ini, Anda perlu melakukan langkah ini:

  1. Tempatkan nampan berlubang di atas nampan yang tidak memiliki lubang saat ditumpuk
  2. Tutupi bagian bawah nampan berongga dengan lapisan kain strimin
  3. Tempatkan kain flanel yang sudah dibasahi di atas kain strimin
  4. Sebarkan bibit kacang secara merata di atas flanel
  5. Tutupi kacang lagi dengan lapisan kain strimin
  6. Lakukan langkah yang sama seperti pada poin 2, 3 dan 4 hingga menjadi 3 lapisan kain flanel
  7. Selanjutnya tutupi bagian atas lapisan dengan sisa 2 lembar kain flanel (langkah ini adalah untuk menghindari sinar matahari langsung).
  8. Tempatkan wadah media tanam dalam wadah tertutup yang sudah diberi lubang
  9. Simpan di tempat yang gelap sehingga kualitas tauge yang dihasilkan bagus.

Perawatan dan Pemeliharaan

Upaya untuk berhasil memanen tauge didasarkan pada perawatan yang baik. Tauge dirawat dalam waktu singkat 3 hari.

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika merawat tauge adalah sebagai berikut:

  1. Ruang penyimpanan harus gelap dan tidak ada sinar matahari yang masuk
  2. Ketika tauge terkena sinar matahari, tauge tidak memiliki warna yang menarik dan rasanya berbeda dari tauge segar.

Proses Panen

Umur panen tauge tidak lama setelah tahap penanaman, yaitu 4 hari setelah tanam. Langkah-langkah berikut harus diikuti ketika memanen Touge:

  1. Sediakan gunting sebagai alat panen
  2. Ambil tauge dari area penyimpanan
  3. Lepaskan nampan yang berisi tauge dari wadah
  4. Buka lapisan kain flanel bagian paling atas
  5. Angkat dengan cara hati-hati kain strimin lapisan pertama, tanaman toge dan kain flanelnya
  6. Untuk menghilangkang lapisan tudung pada tauge, lapisan dapat diguncang ke bawah
  7. Sediakan wadah yang sudah bersih
  8. Potong tauge dengan gunting
  9. Potong bagian atas kain flanel dan tinggalkan akarnya

Jika Anda ingin menanam tauge dalam skala besar, metode ini juga bisa digunakan, tetapi dalam ukuran yang disesuaikan.

Demikianlah pembahasan tentang Budidaya Tauge semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya

Related posts: