10 Cara Menanam Cabe Merah yang Baik dan Benar

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Apa yang akan terjadi jika pengolahan makanan khas Indonesia tidak dibumbui dengan cabai merah? pasti rasanya sedikit hambar dan warnanya terlihat kurang selera. Terhadap latar belakang ini, dapat disimpulkan bahwa budidaya cabai merah sangat menggoda untuk mengenali potensi pasar yang sangat luas.

Untuk menumbuhkan cabai merah, diperlukan beberapa teknik khusus agar tanaman cabai yang Anda tanam dapat tumbuh subur dan mencapai panen yang berlimpah. Beberapa hal yang perlu diingat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan mulai dari penanaman hingga panen.

Cara-Menanam-Cabe-Merah
Cara Menanam Cabe Merah

Cara Menanam Cabe Merah

Syarat Tumbuh

Untuk pertumbuhan maksimal tanaman cabai merah membutuhkan paparan sinar matahari penuh atau setidaknya 8 jam / hari. Jika tanaman ternaungi atau kekurangan sinar matahari, pertumbuhan tanaman terganggu.

Suhu ideal untuk pertumbuhan rata-rata 24-28 derajat Celcius. Pertumbuhan tanaman tidak optimal pada suhu di bawah 15 derajat Celcius atau di atas 32 derajat Celcius. Cara terbaik untuk menanam cabai merah adalah di musim kemarau dengan pengairan yang memadai.

Tanaman cabe merah bisa tumbuh hingga 1.400 meter di atas permukaan laut di dataran rendah. tumbuh secara optimal. Curah hujan ideal adalah antara 800 dan 2000 mm per tahun dengan kelembaban 80%. PH ideal antara 6,5 ​​dan 6,8.

Persiapan Bibit

Saat ini banyak produsen yang memproduksi varietas unggul benih cabai hibrida dari berbagai merek dan tipe dengan kelebihan dan kekurangannya. Penggunaan benih hibrida dengan kualitas terbaik terjamin kualitasnya, tetapi harga yang relatif tinggi terkadang menjadi penghambat bagi petani.

Jika kita ingin menghemat uang, kita dapat membuat benih sendiri. Caranya adalah dengan memilih cabe merah sehat dari tanaman sehat. Atau beli dari sesama petani. Kita harus menghindari membuat bibit dari tanaman cabai merah yang berasal dari benih hibrida (F1). Berdasarkan pengalaman kami, pertumbuhan tanaman cabai hibrida F2 (generasi kedua) tidak optimal, tidak produktif dan cabai lebih kecil dan lebih pendek. Benih cabai harus dihasilkan dari tanaman cabai lokal yang telah ditanam di wilayah ini dari generasi ke generasi.

Penyemaian Benih

Ada dua cara penyemaian cabe merah, yang pertama disemai pada bedengan yang disiapkan dan yang kedua penyemaiang dengan menggunakan polybag. Metode kedua adalah yang terbaik karena bibit dapat tumbuh dengan baik dan tidak saling berhimpit.

Persiapan Lahan Tanam

Tanah dibersihkan dari gulma dan kemudian dicangkul atau dibajak. Buat bedengan dengan lebar 90-100 cm, tinggi 20-30 cm. Jarak antara bedengan 60 – 70 cm. Pada musim kemarau, bedengan dibuat rendah dan tidak terlalu tinggi sehingga tanahnya tidak cepat kering.

Taburkan dolomit saat pH di bawah 6,5. Setelah – / + 10 hari atau setelah dolomit disiram dengan hujan, taburkan pupuk dasar di atas bedengan. Pupuk dasar yang baik adalah pupuk cair / kompos, campuran TSP, Kcl dan Za dalam perbandingan 2: 1: 1. Pupuk borat dosis rendah, yaitu. H. 1000 g / 1000 tanaman (1 g / tanaman). Aduk hingga pupuk tercampur rata. Biarkan air hujan atau disiram di atasnya selama musim kemarau. lakukan pemasangan mulsa plastik hitam-perak setelah +/- 10 hari.

Proses Penanaman

Setelah pemasangan Mulsa Plastik Hitam Perak (MPHP) selesai, Anda harus terlebih dahulu membuat lubang tanam. Lubang tanam dibuat dengan jarak 60 x 60 cm (musim kemarau) atau 70 x 60 cm (musim hujan).
Bibit siap tanam setidaknya 30 HSS dan paling lama 35 HSS. Pilih bibit sehat, daun berwarna hijau segar. Buang bibit yang terinfeksi penyakit agar tidak menyebar ke benih lain.

Penanaman harus dilakukan pada pagi dan sore hari. Cara menanamnya membuat lubang sesuai dengan ukuran polybag. Keluarkan polybag dengan hati-hati agar akarnya tidak rusak dan tanaman tidak tertekan. Setelah dilakukan penanaman, siram dengan banyak air untuk menjaga kelembaban.

Perawatan dan Pemeliharaan

Penyiraman

Fungsinya dilakukan penyiraman adalah untuk proses pelarutan senyawa organik dan anorganik yang ada di tanah. Anda bisa menyiram setiap hari di cuaca kering, sementara penyiraman dapat dikurangi saat musim hujan.

Penyiangan

Penyiangan adalah proses perawatan cabe merah dengan membersihkan atau menarik rumput di tempat cabai ditanam. Saat melakuka penyiangan tanah digemburkan pada titik di mana cabe ditanam. Dapat digunakan dengan sendok, tetapi dengan hati-hati dan tanpa kerusakan tanaman cabe.

Pemupukan

Perawatan penting berikutnya untuk cabai merah adalah pemupukan, dengan metode ini Anda dapat menggunakan pupuk kimia atau pupuk kandang. Namun, jika Anda ingin tanaman tumbuh lebih cepat sebaiknya gunakan pupuk kandang.

Proses Panen

Proses terakhir bagaimana cabai merah ditanam adalah waktu panen. Biasanya tanaman cabai merah dapat dipanen 60 hingga 70 hari setelah penanaman benih di bedengan. Panen secara teratur setiap 3 hari sampai cabe merah habis.

Cara terbaik untuk memanen di pagi hari adalah dengan memetik langsung dari batangnya. Jangan mencoba memanen cabai merah yang terlalu tua untuk menghindari pembusukan selama penyimpanan sebelum dijual.

Demikianlah pembahasan tentang cara menanam cabe merah semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya