7 Cara Menanam Bawang Merah di Musim Hujan

BungaBunga.Co.Id – Menumbuhkan bawang merah di musim hujan adalah salah satu kendala bagi sebagian petani. Ada beberapa teknik penanaman khusus untuk tanaman bawang merah. Biasanya ada risiko hama dan penyakit di musim hujan. Sebagian besar air karena hujan dapat melembabkan tanaman bawang merah Anda. Kondisi ini menyebabkan kegagalan panen.

Ada beberapa tanaman bawang merah dengan varietas tahan kelembaban, tetapi jika Anda ingin menanam dengan varietas ini, ini belum tentu cocok untuk wilayah anda. Butuh fasilitas atau teknik yang mendukung untuk menanam tanaman ini, terutama selama musim hujan ini. Izinkan kami menjelaskan bagaimana tanaman bawang merah Anda dapat tumbuh subur di musim hujan.

Cara-Menanam-Bawang-Merah-di-Musim-Hujan
Cara Menanam Bawang Merah di Musim Hujan

Cara Menanam Bawang Merah di Musim Hujan

Jenis-jenis Varietas Bawang Merah yang Cocok Dibudidayakan di Musim Hujan

Varietas atau jenis bawang merah yang cocok dan sesuai untuk budidaya di musim hujan adalah varietas yang dapat beradaptasi dengan curah hujan yang tinggi dan tahan terhadap hama dan penyakit. Beberapa jenis bawang merah yang direkomendasikan untuk tumbuh di musim hujan meliputi:

  1. Varietas Sembrani, umbi besar, mudah beradaptasi dengan musim hujan, cocok untuk lahan kering atau lahan tadah hujan dengan potensi hasil 24,4 ton / ha.
  2. Varietas maja, mudah beradaptasi pada dataran tinggi dan tahan terhadap curah hujan yang tinggi
  3. Varietas trisula, mudah beradaptasi dengan musim hujan, dengan usia panen normal 55 hari dengan potensi hasil 23,21 ton / ha.

Pengolahan Lahan

lakukan pengolahan lahan yang akan digunakan untuk menanam bawang merah di musim hujan. Dapat mencangkul atau membajak hingga kedalaman 20-30 cm. Kemudian taburi dengan kapur pertanian (dolomit) kira-kira. 0,5-1 ton / ha dan pupuk cair yang sudah menjadi 3 ton / ha dan tambahkan NPK & SP sebagai pupuk dasar.

Pupuk SP & NPK kemudian diaduk hingga level 250-300 kg per hektar.
Kemudian bedengan dibuat dengan ketinggian 25-35 cm, kemudian lebar 70 hingga 80 cm dan 40 hingga 50 cm untuk jarak antar bedengan. Berikan mulsa / plastik dengan lebar kira-kira. 20-25 cm dipasang di tengah bedengan. Pada tahap ini digunakan untuk memantulkan sinar matahari dan menjaga daun dan kelembaban.

Pembibitan

Dimusim hujan, Siapkan benih bawang merah dengan baik selama musim hujan. Ketika Anda mulai dengan biji, tentu saja, Anda perlu menyiapkan area khusus untuk pembibitan atau penyemaian.

Anda dapat menggunakan baki khusus untuk pembibitan atau penyemaian dan jangan lupa untuk memberikan naungan (jaring/ para net) untuk menghindari air hujan langsung di pembibitan atau penyemaian bawang merah.

Sebarkan benih dengan jarang untuk membuat bawang tumbuh lebih sehat dan tidak mengganggu akar ketika nanti dipindahkan. Pemberian pupuk dasar sebelum penyebaran benih merupakan faktor penting untuk pertumbuhan benih yang sempurna.

Penanaman

Ketika benih telah dipindah tanam, biasanya 40-50 hari sudah dibisa untuk dipindah tanam. lakukan penamanan 1 lubang 1 biji. Tekan dengan lembut tanah di sekitar pangkal tanaman agar akarnya bercampur dengan tanah.

Perawatan dan Pemeliharaan

Pengairan

Bedengan aliri dengan air sekitar setengah ketinggian pada bedengan. Jarak antar tanaman bisa 10 x 10 cm atau maksimal 15 x 15 cm. Jangan sampai air ini menggenang pada tanaman.

Penyemrotan Herbisida

Herbisida disemprotkan sebelum tanam. Gunakan herbisida dengan bahan aktif oxifluefen dalam dosis 25-30 ccm per 17 liter air. Penyemprotan berjutuan agar tanaman gulma mati.

Pemupukan

Lakukan untuk pemupukan setelah gulma bersih dan pupuk dicampur secara merata. berikan pupuk di antara tanaman dan buat lubang atau buat larikan. Pemupukan terjadi untuk pertama kalinya setelah bibit 7 hari setelah tanam. Anda bisa menggunakan campuran NPK 210 kg / ha, lalu KCL 150 kg / ha dan Furadan 7-10 kg / ha. Dan untuk pemupukan kedua, tanaman berumur 21 hari.

Dengan menggunakan campuran NPK, KCL ZKplus dengan dosis 175 kg / ha untuk NPK, KCL 100 k / ha dan ZKplus hingga 210 kg / ha. Kemudian pemupukan ketiga pada usia 28 HST dengan pupuk NPK menjadi 70 kg / ha dan 240 kg / ha untuk ZKplus.

Demikianlah pembahasan tentang cara menanam bawang merah di musim hujan semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya