Cara Menanam Bayam

Posted on

Cara Menanam Bayam – Bayam adalah tanaman yang banyak mengandung zat besi, tanaman bayam sendiri mengandung banyak protein nabati dan banyak dijadikan sebagai sayuran melengkap menu masakan, bayam banyak dimanfaatkan daunnya.

Tanaman bayam juga memiliki banyak manfaat untuk manusia seperti dapat menjaga kesehatan mata, dan juga dapat membantu kesehatan tulang, tanaman bayam juga dipercaya mencegah penuaan dini, dan juga bayam dapat menjaga kesehatan fungsi jantung.

Tanaman bayam merupakan tanaman yang berasal dari amerika, dan tanaman bayam banyak peminatnya terutama diindonesia, banyak nya permintaan bayam dipasaran oleh karena itu membudidayakan tanaman bayam bisa menjadi bisnis yang menjanjikan.

Cara membudidayakan tanaman bayam ini pun cukup mudah, anda dapat membudidayakan sendiri dirumah walaupun anda bukan petani.

Ada dua jenis bayam yang biasa dibudidayakan terutama diindonesia yaitu bayam cabut dan bayam tahun.

Berikut 7 Cara Menanam Bayam

1. Syarat Tumbuh Tanaman Bayam

Syarat-Tumbuh-Tanaman-Bayam
Syarat Tumbuh Tanaman Bayam

Langkah pertama yaitu menentukan lokasi yang baik untuk pertumbuhan tanaman bayam berikut ketentuannya,

  1. Pilihlah lahan yang tiupan anginnya tidak kencang karena dapat merobohkan tanaman bayam.
  2. Tanaman bayam dapat tumbuh dengan optimal pada daerah dataran tinggi
  3. Curah hujan yang baik 1500 pertahun
  4. Kebutuhan Sinar matahari langsung
  5. Suhu udara yang baik adalah 15 -20 derajat celcius
  6. Kelembaban untuk tanaman bayam ini adalah 50% sampai 70%
  7. Bayam menyukai tanah yang gembur dan kaya unsur hara
  8. Tanah yang baik Ph 5 – 7
  9. memiliki sistem irigasi yang baik

2. Pemilihan Bibit

Pemilihan-Bibit
Pemilihan Bibit

Langkah selanjut nya adalah pemilihan bibit yang unggul agar dapat hasil panen yang memuaskan.

  1. Bibit yang unggul harus dari indukan yang bebas dari penyakit, terlihat segar dan hijau
  2. Dapat berkecambah lebih dari 70 %

Agar lebih optimal dalam pertumbuhan sebaiknya sangat diperhatikan dalam pemilihan bibit, jika anda kesulitan dalam mencari bibit yang baik, beli bibit bayam ditoko pertanian terdekat.

3. Penyemaian Bibit

Penyemaian-Bibit
Penyemaian Bibit

Bibit bayam yang baik agar tumbuh secara optimal harus melalui proses penyemaian, berikut tata caranya,

  1. Siapkan lahan untuk penyemaian yang bebas dari gulma dan tanaman pengganggu
  2. Buatlah atap pelindung untuk bibit penyemaian
  3. Sebar bibit bayam pada lahan penyemaian kemudian tutup lahan dengan lahan tipis
  4. Siram bibit secara rutin pada pagi dan sore hari
  5. setelah 2 minggu masa penyemaian kemudian pindahkan bibit pada sebuah pot yang berisi campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1
  6. Siram pot secara rutin selama seminggu

4. Persiapan Lahan

Persiapan-Lahan
Persiapan Lahan

Persiapan lahan adalah langkah selanjutnya dalam proses menanam bayam, berikut tatacaranya,

  1. Bajak tanah dengan tujuan untuk menggemburkan lahan, kemudian bersihkan gulma dan tanaman pengganggu dari lahan.
  2. Berikan pupuk alami seperti pupuk kandang dan kompos organik dengan 1 ton pupuk perhektar dan diamkan selama satu minggu agar pupuk tercampur secara merata
  3. Buatlah bedengan dengan lebar 130cm dan tinggi 60cm serta lebar menyesuaikan lahan.
  4. Beri jarak antar bedengan sekitar 30 cm dan juga tinggi 30 cm hal ini bertujuan untuk mengalirkan air hujan agar tidak menggenangi lahan
  5. Buatlah lubang tanam dengan kedalaman sekitar 50 cm.

5. Proses Penanaman

Proses-Penanaman
Proses Penanaman

proses selanjutnya adalah proses penanaman bibit pada lahan yang telah disiapkan, pindahkan bibit bayam yang telah disemaikan ke lahan yang sudah disiapkan.

Pindahkan bibit bayam dari dalam pot kelahan terbuka bedengan, kemudian tutup dengan tanah hingga pangkal tanaman, pemindahan sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan untuk mendapatkan suplay air yang cukup.

6. Perawatan Tanaman Bayam

Perawatan-Tanaman-Bayam
Perawatan Tanaman Bayam

proses dalam penanaman bayam selanjutnya adalah proses perawatan, perawatan tanaman bayam ini juga penting untuk pertumbuhan bayam secara optimal, perawatan dapat meliputi penyiangan, penyulaman, pengairan, pemupukan serta penyiraman.

Penyulaman dapat dilakukan pada masa awal tanam, gantilah tanaman bayam yang rusak dengan bibit yang baru, penyulaman pada awal masa tanam juga bertujuan agar tanaman dapat tumbuh secara serempak

Penyiangan adalah proses pemberantasan tanaman gulma dan tanaman pengganggu yang dapat menghambat produktivitas dari tanaman bayam, penyiangan dapat dilakukan kapan saja ketika tumbuh tanaman gulma

Pemupukan menjadi hal penting untuk menjaga agar tanah tetap stabil dalam memberikan unsur hara bagi tanaman bayam, untuk hasil yang baik maka gunakan pupuk alami seperti pupuk kandang dan kompos organik.

Penyiraman untuk tanaman bayam sangat penting, untuk itu lakukan penyiraman secara rutin pada pagi dan sore hari, lakukan secara rutin terutama pada musim kemarau.

7. Proses Pemanenan

Proses-Pemanenan
Proses Pemanenan

Tahap yang paling ditunggu oleh para petani adalah tahap panen, tanaman bayam dapat dipanen pada usia 30 hari setelah masa tanam dengan ciri-ciri bayam sudah mencapai tinggi 25 cm serta belum keluar bunga.

Pemanenan dapat dilakukan pada pagi dan sore hari untuk menghindari cuaca panas matahari, lakukan pemanenan secara bertahap 3 hari sekali sambil menunggu tanaman bayam lain siap dipanen.

Itulah pembahasan tentang cara menanam bayam, pembudidayaan tanaman bayam sangat menguntungkan dan mempunyai banyak manfaat, selain itu membudidayakan bayam juga tidak sulit, semoga bermanfaat dan selamat berkebun.

Baca Juga Artikel Lainnya :