6 Cara Menanam Jamur Tiram untuk Pemula

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Budidaya jamur tiram cocok untuk iklim tropis seperti Indonesia. Investasi yang dibutuhkan untuk menanam jamur tiram cukup murah dan dapat dilakukan secara bertahap. Yang paling sulit adalah membuat baglog, media tanam yang telah diinokulasi dengan biji jamur.

Nama latin jamur tiram adalah Pleurotus ostreatus, yang termasuk dalam kelompok Basidiomycota. Disebut jamur tiram karena bentuk tajuknya menyerupai kulit tiram. Berwarna putih dalam bentuk setengah lingkaran. Di alam liar, jamur tiram kebanyakan ditemukan pada batang kayu lapuk. Mungkin itu sebabnya jamur tiram sering disebut jamur kayu.

Cara-Menanam-Jamur-Tiram
Cara Menanam Jamur Tiram

Cara Menanam Jamur Tiram

Syarat Tumbuh

Jamur tiram tidak membutuhkan sinar matahari untuk tumbuh dan berkembang. Oleh karena itu, jamur tiram dibudidayakan untuk fase inkubasi di ruang tertutup dengan suhu antara 22 dan 28 derajat Celcius. Selama fase pembentukan tubuh, suhu udara antara 16-24 derajat Celcius dan kelembaban 60-70% diperlukan. PH ideal untuk pertumbuhan jamur adalah antara 6 dan 7.

Jamur tiram tumbuh dengan baik di dataran tinggi sekitar 700-800 meter di atas permukaan laut. Jamur tiram juga dapat dibudidayakan di dataran rendah, di mana keseimbangan iklim daerah budidaya dapat dirancang sesuai dengan persyaratan.

Cara Membuat Kumbung Untuk Budidaya Jamur Tiram

Kumbung adalah bangunan tempat kegiatan budidaya jamur tiram. Tahap awal dalam budidaya jamur tiram adalah menyiapkan kumbung dan membuat rak-rak tempat penyimpanan baglog. Bangunan Kumbung harus mampu menjaga suhu dan kelembaban. Rak-rak disusun secara vertikal untuk memaksimalkan ruang untuk penyimpanan baglog lebih banyak.

Jarak ketinggian ruang antar rak minimal 40 cm. Rak dapat diatur dalam 4 – 5 tingkat atau lebar 40 cm. Rak-rak dibentuk memanjang dengan lorong yang panjangnya sesuai dengan panjang bangunan Kumbung. Jarak antara rak setidaknya 80 cm sehingga mudah dipelihara dan dipindahkan selama budidaya.

Rak penyimpanan yang ideal terbuat dari kayu atau bambu. Atapnya harus terbuat dari genteng, rumbia, ijuk, ilalang atau sirap. Jangan gunakan atap seng atau asbes karena suhu ruangan menjadi panas. Lantai sebaiknya adalah lantai tanah.

Sterilisasi Kumbung untuk Budidaya Jamur Tiram

Ketika rak sudah selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah sterilisasi. Sterilisasi dilakukan untuk membersihkan kemungkinan tumbuhnya jamur lainnya yang tidak diinginkan.

Langkah-langkah sterilisasi berikut dapat dilakukan:

  • Membersihkan seluruh ruangan kumbung dan rak-rak dari kotoran.
  • Kemudian lakukan pengapuran dan semprotkan fungisida ke area kumbung. Biarkan sampai 4 atau 5 hari supaya bau fungisidanya hilang.
  • Setelah itu, susun Baglog di rak-rak yang sudah disiapkan.

Cara Membuat / Menyiapkan Baglog untuk Budidaya Jamur Tiram

Baglog adalah media tanam yang terbuat dari serbuk gergaji di mana jamur tiram ditanam. Baglog biasanya dikemas dengan kantong plastik dan memiliki bentuk silindris. Di satu sisi baglog diberi lubang dengan cincin di mana jamur dapat tumbuh.

Baglog yang siap pakai harus digunakan untuk pemula. Baglog dapat dibeli dari petani lain atau oleh pengusaha pembibitan jamur. Harga baglog bervariasi dan setiap wilayah berbeda. Biasanya baglog dijual seharga Rp. 5000 – Rp. 6000

Cara merawat Baglog Jamur Tiram

Baglog disusun secara horizontal di rak-rak dengan posisi lubang di samping. Baglog dapat disusun 2 atau 3 lapis di ruang rak.

Sebelum baglog disusun, lakukan hal-hal berikut :

Sebelum disusun, pertama buka cincin baglog dan kertas penutup baglog. Kemudian diamkan selama 5 hari.

Lakukan penyiraman lantai dengan air yang cukup untuk meningkatkan kelembaban.

Kemudian potong ujung baglog untuk membuat lubang pertumbuhan lebih lebar. Biarkan selama 3 hari dan jangan disiram. penyiraman tanah cukup untuk meningkatkan kelembaban.

Semprotkan air pada lubang baglog setelah 3 hari. Cobalah untuk membuat semprotan membentuk kabut saat penyemprotan. Jangan memercikkan air ke lubang baglog. Penyemprotan dilakukan 2-3 kali sehari atau disesuaikan dengan suhu dan kelembaban kumbung. Jaga suhu pada posisi 16-24 derajat Celcius.

Waktu panen dan Cara Memanen Jamur Tiram

Jamur tiram biasanya dapat dipanen setelah 1-2 minggu sejak tutup baglog terbuka. Jamur tiram yang siap panen ditandai dengan mekarnya miselium dan menutupi lubang baglog dengan sempurna. Dengan perawatan yang tepat, satu baglog dapat dipanen hingga 5 atau 8 kali. Waktu tunda antara panen pertama dan berikutnya adalah 2 hingga 3 minggu.

Jamur yang siap panen adalah jamur yang sudah mekar dan membesar. Ditandai dengan tepi tajam, putih bersih, dan tudungnya tidak patah. Jika tudungnya retak, jamur mudah layu, tidak tahan lama dan warnanya berubah menjadi kuning kecoklatan.

Demikianlah pembahasan tentang cara menanam jamur tiram semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya

Related posts: