8 Cara Menanam Kelengkeng Supaya Cepat Berbuah

Posted on

BungaBunga.Co.Id – Cara menanam lengkeng agar berbuah lebat cukup mudah, tetapi Anda perlu tahu apa rahasianya. Tanaman ini sangat populer dan merupakan salah satu buah yang disukai banyak orang, mungkin karena rasanya yang manis dan lezat.

Selain itu, buah lengkeng di pasar dijual dengan harga yang stabil dan tinggi, sehingga petani sangat senang untuk merawatnya. Tanaman lengkeng telah mengalami perubahan besar, sehingga lengkeng ditanam dalam pot yang menghasilkan buah yang hampir sesuai dengan produksi lengkeng di kebun.

Cara-Menanam-Kelengkeng
Cara Menanam Kelengkeng

Cara Menanam Kelengkeng

Pemilihan Bibit

  • Bibit kelengkeng yang unggul berasal dari hasil perbanyakan dengan okulasi dan mencangkok.
  • Bibit tanaman kelengkeng memiliki daun segar dan batang yang kuat.
  • Akar tanaman tidak mengering.
  • Jangan pernah menanam lengkeng dari biji, karena ada sangat sedikit peluang untuk tumbuh secara optimal, apalagi menghasilkan buah.
  • Pastikan benih tanaman ini berasal dari pohon kelengkeng yang telah menghasilkan buah berkualitas tinggi setidaknya dalam tiga musim berturut-turut.

Persiapan Lahan Tanam

Untuk menumbuhkan kelengkeng pada area penanaman harus dilakukan pengolahan lahan terlebih dahulu, kondisi area penanaman sangat menentukan. Misalnya, Anda perlu memastikan lahan tanam sepenuhnya terkena sinar matahari. Jika Anda sudah bisa memastikannya, berikut adalah hal-hal lain yang harus Anda persiapkan untuk area penanaman:

  1. Pastikan area yang ditanami bebas gulma, karena gulma atau tanaman liar adalah tempat yang populer di mana hama dan penyakit tanaman dapat bersembunyi. Untuk menyingkirkannya, Anda bisa membersihkan gulma atau tanaman pengganggu secara manual lalu membakarnya. Jangan biarkan gulma dibersihkan dengan cara ditumpuk, karena ini hanya akan menciptakan gulma baru untuk penyakit dan tanaman.
  2. Pastikan tanah itu tidak hanya bebas dari gulma dan tanaman pengganggu tetapi juga bebas dari batu, terutama batu besar.
  3. Gali lubang tempat Anda menanam kelengkeng.
  4. Berikan Pupuk dasar Setelah Anda membuat lubang, lebar lubang dapat disesuaikan dengan ukuran bibit yang akan ditanam. Langkah selanjutnya adalah memasukkan pupuk dasar ke dalam lubang. Contoh pupuk kandang yang bisa digunakan adalah pupuk kotoran kambing. Lubang dibiarkan selama satu atau dua hari sebelum proses penanaman dilakukan.

Proses Penanaman

Proses penanaman kelengkeng di lahan tanam dapat dilakukan setelah lubang tanam dibiarkan selama satu atau dua hari. Pembiaran ini memiliki fungsi bahwa pupuk dapat diserap ke dalam tanah di lubang untuk memperkaya nutrisi yang ada.

Perawatan dan Pemeliharaan

Pemupukan

Pupuk yang digunakan adalah pupuk buatan atau kimia, tetapi kami menyarankan dengan pupuk buatan seperti pupuk urea antara 100 – 300 g, TSP 400 – 1000 kg dan pupuk KCL 100 – 300 g.

Pupuk ini harus diberikan selama 3 bulan. Juga tambahkan pupuk yang sangat baik untuk tanaman, yaitu NASA POC, HARMONIC, SUPERNASA dan POWERNUTRISI.

Pertama mencampur Poc NASA ini, Harmonics dan Supernasa dalam wadah dengan ukuran kira-kira. 1 tutup botol atau 15-20 liter air. Namun, pemberian makan secara paksa ini hanya akan terjadi ketika tanaman Kelengkeng sudah berbuah.

Penyiraman

Penyiraman ini dilakukan secara teratur setiap 2 hari sehingga pertumbuhannya terus berlanjut.

Pemangkasan

Pemangkasan ini juga dilakukan selama musim hujan, ketika tanaman yang belum memiliki buah dan dapat memangkas dengan baik, cabang – cabang liar, tumbuh berkesimbungan dengan tumbuhan lain dan tumbuh mengarah kedalam.

Proses Panen

Pohon kelengkeng yang siap panen adalah pohon kelengkeng yang memiliki buah yang tua. Ciri-ciri buah kelengkeng tua adalah bentuk nya besar dan warnanya cenderung lebih gelap. Jika banyak buah kelengkeng di pohon memiliki karakteristik ini maka kelengkeng siap dipanen.

Demikianlah pembahasan tentang cara menanam kelengkeng semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya