12 Manfaat Daun Bawang Prei dan Perbedaan Daun Bawang Prei, Lokio dan Kucai

Posted on

Daun Bawang Prei – Apakah Anda pernah mendengar tentang daun bawang prei? Sayuran hijau yang terlihat seperti daun bawang, dengan bunga kecil berbentuk kubah berwarna hijau muda di ujungnya. Bunga ini berasal dari batang bawang merah, yang sering disebut bunga bawang. Ada banyak nama bunga berharga dalam bahasa Inggris, termasuk oriental garlic, garlic, chives, Asian chives, chinese chives dan chenese leek.

Aroma daun bawang agak mirip daun bawang, tapi rasanya lebih lembut. Teksturnya hampir seperti Genjer dan agak tangguh. Kombinasi hijau muda dan hijau tua dari Daun juga dapat meningkatkan masakan Anda.

Daun-Bawang-Prei
Daun Bawang Prei

Bukan sekadar pelengkap atau penghias, bawang prei ini juga membuat hidagan tambah sedap dan nikmat. Nah, sekarang giliran kamu tahu manfaat kesehatan bawang prei

Manfaat Daun Bawang Prei

Vitamin

Daun bawang prei mengandung vitamin A dan K serta sejumlah asam sehat seperti asam folat, niasin, riboflavin, magnesium, dan tiamin. Vitamin B dalam daun bawang prei dapat menjaga kesehatan jantung karena dapat menjaga keseimbangan kadar homosistein. Anda perlu tahu bahwa peningkatan kadar homosistein berhubungan dengan penyakit jantung, pembekuan darah dan stroke.

Antioksidan

Selain itu, daun bawang prei juga merupakan sumber antioksidan. kandungan polifenol Total atau total kandungan polifenol (TPC) dalam daun bawang prei adalah 33 miligram per 100 gram bagian yang dapat dimakan saat segar.

Menjaga Kesehatan Jantung

Daun bawang prei mengandung kaempferol flavonoid, yang telah terbukti melindungi lapisan pembuluh darah dari kerusakan, termasuk kerusakan dari molekul oksigen reaktif. konsentrasi penting vitamin B folat dalam daun bawang prei, yaitu 5-methyltetrahydrofolate atau 5 MTHF. Bentuk bioaktif ini terkandung di semua bagian daun bawang prei. Selain itu, daun bawang prei adalah sumber antioksidan polifenol yang melindungi pembuluh darah dan sel darah dari kerusakan oksidatif.

Rendah Kalori

Bagi Anda yang ingin mengurangi karbohidrat, Anda bisa meningkatkan konsumsi daun bawang prei. Seratus gram daun bawang prei sama dengan 61 kalori. Daun prei bagian bawah juga kaya akan serat larut dan tidak larut. Singkatnya, usus Anda menjadi ringan dalam kinerja fungsinya dan metabolisme tubuh Anda tetap terjaga.

Kaya Zat Besi dan Asam Folat

Anda bisa mendapatkan asam folat hingga 14,2% per hari dalam daun bawang prei. Selain itu, Anda dapat mengambil hingga sepersepuluh kebutuhan zat besi harian ini dalam secangkir daun bawangprei (sekitar 80 gram) setiap hari. Kedua mineral tersebut diperlukan untuk membentuk sel darah merah yang sehat dan mendukung produksi sel yang sehat dan fungsi saraf. Bagi Anda yang lelah, coba tambahkan daun bawang prei ke makanan Anda.

Antiinflamasi dan Antiseptik

Karena daun bawang prei memiliki sifat anti-inflamasi dan antiseptik, jus daun bawang prei dapat digunakan sebagai obat untuk radang sendi, asam urat dan radang saluran kemih.

Mengatasi Kadar Kolesterol Tinggi

Daun bawang prei mengandung sifat kolesterol dan aterosklerotik. Ini membantu mengurangi penyerapan kolesterol dari usus serta oksidasi low density lipoprotein (LDL) atau kolesterol “jahat” dalam darah, sehingga mencegah pembentukan awal plak aterosklerotik. Aterosklerosis adalah proses penebalan dan pengerasan dinding pembuluh darah arteri menengah dan besar, yang berkembang karena timbunan plak di lapisan dalam pembuluh darah. Kondisi ini dapat membatasi atau menghambat aliran darah.

Menyehatkan Sistem Saraf

Kandungan magnesium, fosfor dan asam folat dalam daun bawang prei sangat penting bagi kesehatan sistem saraf. Mineral ini meningkatkan konsentrasi, daya ingat dan kemampuan otak untuk memproses informasi.

Membersihkan Racun Dalam Tubuh

Daun bawang prei ini, ketika Anda membuat jus dan Anda meminumnya, dapat membuang racun dalam tubuh Anda. Jus daun bawang bisa membersihkan usus besar.

Menyehatkan Mata

Lutein dan zeaxanthin adalah senyawa sehat untuk mata. Daun bawang prei kaya dengan senyawa ini. Lutein dan zeaxanthin dapat melindungi jaringan mata dari kerusakan oksidatif (oksidasi berbahaya dari DNA dan membran sel) dengan menyaring sinar cahaya berbahaya saat memasuki mata. Kedua senyawa ini juga dapat melindungi mata dari katarak.

Perbedaan Daun Bawang Prei, Lokio dan Kucai

Bentuk dan warna

Lokio memiliki batang yang panjang dan tipis berwarna hijau muda dan kemerahan. Bonggolnya agak oval dan putih. apabila diperhatikan, umbi lokio mirip dengan bawang putih kupas. hanya ukurannya lebih kecil. Di ujung bonggol, ada akar tunggang, yang dapat menunjukkan kesegaran lokio.

Bagian atas lokio dan kucai terlihat sama tipisnya. Namun, kucai lebih pipih, berwarna hijau segar, menyerupai rumput. Selain itu, warna putih di bagian bawah kucai tidak dapat terlihat. Berbeda dengan lukio dan daun bawang prei, warna putih di bwahnya terlihat jelas.

Sementara itu, daun bawang prei memiliki ukuran lebih besar dari lokio dan kucai. Jika Anda memperhatikan, sebenarnya sulit membedakan daun bawang prei dengan daun bawang. Tidak hanya memiliki warna yang sama, mereka juga memanjang seperti silinder. Namun, daun bawang memiliki ukuran yang lebih lebar dari daun bawang.

Rasa, Aroma & Tekstur

Saat dikonsumsi lokio memiliki campuran rasa bawang putih dan bawang bombay. Tetapi aromanya, tidak sekuat kedua bawang tersebut. Karenanya lokio jarang digunakan sebagai bumbu dan hanya sebagai bahan pelengkap. Sementara itu, lokio memiliki tekstur renyah dari bonggolnya.

Kucai memiliki aroma seperti lokio dan bawang putih. Ketika masih mentah, kucai memiliki rasa yang kuat dan aroma yang kuat. Tapi kita tidak perlu khawatir. Saat dimasak, kucai rasanya seperti sayuran biasa.

Sementara itu, rasa dan aroma daun bawang prei menyerupai bawang bombay. Namun aroma daun bawang prei tidak setajam bawang bombay. Daun bawang prei lebih mirip daun bawang dalam teksturnya.

Fungsi Pada Makana

Di Indonesia,lokio sering digunakan di dapur Batak. Salah satunya adalah Arsik. Tidak mengherankan bahwa lokio sering disebut sebagai “bawang batak”. Selain itu, lokio sering digunakan sebagai tumisan untuk berbagai hidangan. tidak hanya itu lokio juga dapat digunakan sebagai campuran acar dan asinan. Tidak heran, Anda pasti akan menemukan bawang ini di asinan Bogor.

Sementara itu, Kucai dikenal sebagai pelengkap untuk masakan Asia Timur. Contohnya seperti gyoza, bubur dan pangsit. Namun, kita juga bisa menemukan lokio dalam masakan nusantara. Sebut saja lumpia goreng, nasi lengko dan tauge.

Nah, kalau bawang prei sendiri, lebih terkenal di masakan-masakan khas Eropa. Misalnya seperti sup vichyssoisse khas Perancis serta bubur scottish khas Skotlandia. Di Indonesia sendiri, bawang prei dapat digunakan untuk menggantikan daun bawang. Jadi, kita bisa menggunakannya sebagai taburan di sup, bubur, soto, sertahidangan lainnya.

Demikianlah pembahasan tentang daun bawang prei semoga dapat bermanfaat untuk anda

Baca Juga Artikel Lainnya