11 Cara Menanam Hidroponik : Jenis dan Keunggunalan Metode Hidroponik

Posted on

Cara Menanam Hidroponik – Penanaman sayuran sekarang dapat dilakukan tanpa menggunakan media tanah, karena penemuan metode penanaman yang dikenal sebagai hydroponic berarti menanam tanpa tanah tetapi menggunakan air yang mengandung nutrisi yang baik untuk pertumbuhan tanaman. Anda dapat menggunakan Porus seperti Styrofoam, dan Pasir.

Pembudidayaan menggunakan metode hidroponik harus dilakukan dengan perhitungan yang tepat, saat Anda menghitung berapa banyak asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman. Jika tanaman kekurangan nutrisi, ini dapat menyebabkan kegagalan panen.

Cara-Penanaman-Hidroponik
Cara Penanaman Hidroponik

Selain itu, ada beberapa hal yang perlu Anda ingat, adalah jumlah tanaman untuk ditanam, karena jelas bahwa menanam dalam jumlah besar berbeda dari menanam dalam jumlah kecil kalau penanaman jumlah kecil bisa menggunakan bahan-bahan sisa disekitar rumah beda dengan penanaman jumlah besar kalian harus membeli semua bahan – bahan kalau tidak ingin terjadi gagal panen.

Untuk informasi lebih lanjut tentang menanam tanaman hidroponik, lihat Pembahasan berikut:

Jenis Tanaman Hidroponik

Tanaman yang dapat mencapai hasil yang baik dengan metode pertanian hidroponik umumnya adalah sayuran berdaun. Berikut ini beberapa contohnya:

Sawi hijau

Tanaman sawi adalah salah satu kebutuhan pasar yang terus meningkat, sehingga banyak petani berpikir cerdas tentang cara menanam sawi dalam jumlah besar tanpa menggunakan area yang luas. Muncul, sebagai satu tanaman dengan metode hidropinik, jenis sawi yang cocok ditanam dengan menggunakan metode hidroponik adalah sawi hijau.

Selada Hijau

merupakan tanaman dapat ditanam di daerah beriklim sedang atau tropis. Karena kurangnya produksi, petani beralih ke perkebunan slada hijau menggunakan metode Hidrponik.

Buncis

Tanaman yang satu ini mengandung banyak nutrisi luar biasa seperti protein nabati, Vit A, Vit B dan Vit C. Tanaman buncis merupakan yang tidak sulit untuk dibudidayakan, oleh karena itu penanaman dapat dilakukan dengan metode hidroponik.

Pare

Tanaman berikutnya adalah pare, tanaman ini tumbuh merambat dan buahnya berwarna hijau, mengandung banyak vitamin, termasuk Vitamin A, Vitamin C, Fosfor dan Zat Besi. Oleh karena itu banyak petani bercocok tanam dengan hidroponik.

Bayam

Bayam adalah salah satu sayuran hijau yang sering kita temukan di Indonesia di berbagai tempat, terutama di setiap warung. Bayam memiliki nilai gizi yang luar biasa, tidak hanya vitamin, tetapi juga magnesium, kalsium, folat, protein dan serat. Selain tanaman yang di atas, dibawah ini tamanan-tanaman yang dapat ditanam dengan metode hidroponik.

  1. Timun
  2. Kangkung
  3. Brokoli
  4. Tomat
  5. Cabai
  6. Terong
  7. Strawberry

Keunggulan Metode Hidroponik

Apa manfaat tumbuh dengan sistem hidroponik? Berikut adalah beberapa manfaat penanaman dengan metode hidroponik:

  1. Keuntungan menanam dengan metode hidroponik adalah penghematan biaya, karena Anda tidak harus menyiram air, tetapi hanya harus mengontrol
  2. Selain itu, Anda tidak perlu area yang luas karena hidroponik hanya menggunakan area yang kecil, walaupun jumlah tanamannya besar.
  3. Proses perawatannya lebih ramah lingkungan, karena tidak perlu menggunakan obat hama atau pestisida
  4. Manfaat hidroponik selanjutnya adalah tidak merusak tanah, karena media tanam tidak menggunakan tanah sama sekali
  5. Hasil tanaman dijamin kesehatannya
  6. Dapat memeriksa tanaman dalam keadaan sehat atau tidak dengan melihat akarnya.

Cara Menanam Hidroponik Menggunakan Media Air

Kali ini, kami akan memberikan tips dan panduan untuk menanam tanaman hidroponik yang dapat Anda coba di rumah:

Menggunakan teknik larutan statis

Cara pertama untuk menumbuhkan hidroponik adalah dengan menggunakan teknologi larutan statis, yang berarti Anda tidak perlu mengalirkan air apa pun yang mengandung nutrisi. Media yang digunakan dalam teknik ini adalah ember, botol bekas, baskom, tangki semen dan tangki. Saran kami adalah memilih media yang tidak tembus sinar matahari untuk mencegah tanaman dari serangan lumut.

Anda juga perlu mengontrol ketinggian air, karena teknik ini tidak mengalirkan air, selalu diperlukan untuk mengisi media tanaman dengan sedikit air, karena teknik ini tidak mengalirkan air usah selalu mengisi media tanam dengan air yang rendah kira-kira air nutrisi terkena akar tujuan agar tanaman selalu mendapat oksigen yang cukup.

Menggunakan teknik pengaliran air

Teknik selanjutnya menggunakan pengaliran air. Yang harus Anda lakukan adalah menyiapkan tangki besar yang terletak di area yang lebih tinggi dari media pertumbuhan sehingga air yang kaya nutrisi dapat mengalir di semua media tanaman.

Teknik hidroponik NFT menggunakan parit artifisial yang terbuat dari lempengan baja tipis anti karat dan tanam di mana tanaman ditanam. Air mineral bergizi mengalir di sekitar saluran parit, membentuk lapisan tipis di sekitar tanaman yang digunakan sebagai makanan tanaman. Parit terdiri dari lapisan air yang sangat tipis yang cukup untuk menembus akar dan membentuk lapisan nutrisi di sekitar akar. Selain itu, ada cukup oksigen untuk tanaman.

Cara Menanam Hidroponik di Rumah

Jika Anda ingin menanam di rumah dengan metode hidroponik, kami menawarkan cara termudah untuk menanam hidroponik sebagai berikut:

Cara Menanam Hidroponik Menggunakan Sistem WICK

Teknik ini menggunakan sumbu yang berfungsi untuk menyalurkan air yang mengandung nutrisi dari bak penampunga ke akar tanaman. Rockwool adalah media yang menyerap air nutrisi yang dibawa oleh kain flanel, sehingga akar tanaman yang muda menyerapnya dari Rockwool.

Bahan yang dibutuhkan:

  • Hal pertama yang perlu Anda siapkan adalah botol 600 ml bekas
  • kemudian tanam media: rockwool yang direkomendasikan (dapat dibeli di toko pertanian atau online) Alternatif lain, jika Anda repot dapat diganti dengan Dacron, busa bekas, gulungan kapas, atau flanel yang digulung.
  • Terakhir sumbu: Dapat menggunakan sumbu / flanel / lobus yang menyerap air.

Cara Menanam Hidroponik dengan Botol Bekas

  • Siapkan botol bekas dan potong menjadi lubang berukuran 1 cm. Botol dipotong di bagian atas dan bawah
  • Kemudian siapkan paku yang dipanaskan untuk membuat lubang di area botol yang sebelumnya dipotong
  • Bagian yang ingin menggunakan sumbu, tidak harus membuat tutup botol yang harus dibor ke tengah tutup botol dengan paku yang dipanaskan
  • Kemudian, bagi Anda yang ingin menggunakan sistem terapung, Anda bisa membuat tutup botol agar akarnya bisa tumbuh di air yang mengandung nutrisi.
  • Tambahkan larutan nutrisi ke bagian bawah botol bekas
  • Masukkan tepi atas botol bekas (tutup botol bawah) ke bagian bawah botol lama, yang telah diisi dengan larutan nutrisi.
  • Taruh media tanaman di atas botol sebelumnya.

Langkah Awal Panduan sederhana untuk menanam hidroponik

Berikut ini adalah panduan langkah demi langkah untuk menumbuhkan hidroponik sederhana yang harus Anda perhatikan:

Menyiapkan Bibit Tanaman Hidroponik

Langkah pertama yang perlu Anda ambil adalah persiapan benih. Aturan yang sama berlaku untuk persiapan benih untuk pertanian biasa. Anda dapat membuat benih sendiri atau membeli benih yang banyak dijual di toko pertanian.

Untuk pemula disarankan untuk membeli benih siap pakai di toko pertanian atau online di banyak toko pertanian.

Setelah anda memiliki benih tanaman, langkah selanjutnya adalah sebar atau semai benih tersbut. Tempat benih yang umum digunakan adalah rockwool. Rockwool sangat praktis karena memiliki daya serap air yang tinggi dan steril. Anda juga dapat membelinya bersamaan saat Anda membeli benih.

Menyiapkan Media Tanam Hidroponik

Setelah benih siap, kita akan mempersiapkan media tanam, maka langkah selanjutnya adalah menyiapkan media pertumbuhan hidroponik. Anda bisa menggunakan campuran sekam dan pasir kerikil atau campuran rockwool dan pasir kerikil atau serat kelapa.

Tempatkan media tanaman dalam wadah yang diinginkan, misalnya,. pot bekas atau kaleng bekas. Ketika benih sudah cukup tua, pindahkan ke media tanaman.

Kriteria media yang baik:

  • Tidak mempengaruhi larutan nutrisi
  • Tidak menyumbat sistem irigasi
  • Pori-pori bagus

Setiap media tanam memiliki kelebihannya sendiri. Media rockwool, termasuk yang paling banyak digunakan dan paling sering digunakan dalam media hidroponik.

Pemberian Nutrisi

Seperti yang sudah kita ketahui, media hidroponik ini tidak menggunakan tanah, sehingga tanaman membutuhkan nutrisi dari luar, terutama apa yang kami sediakan. Dosis / ukuran makanan yang disediakan harus dihitung secara tepat antara jumlah unsur makro dan mikro untuk pertumbuhan tanaman yang tepat.

Gunakan nutrisi hidroponik yang tepat untuk jenis tanaman yang ditanam.
Anda dapat mencampurnya sendiri atau membeli makanan hidroponik di pasar. Nutrisi dapat dilakukan secara manual dengan menyiram di pagi dan malam hari, atau jika Anda ingin lebih praktis, Anda dapat mencoba menanam hidroponik dengan sistem sumbu atau wick.Sumbu (bisa dari kapas, sumbu atau kain bekas) memberi makan nutrisi ke semua bagian tanaman. Teknik wicking ini adalah salah satu teknik hidroponik yang paling sederhana.

Perawatan tanaman hidroponik

Cara Merawat Tanaman untuk Menanam Hidroponik yang Harus Dipertimbangkan untuk Perawatan yang Mudah dan Ekonomis. Berikut ini penjelasan singkatnya:

  • Anda harus menambahkannya secara teratur jika persediaan air kurang.
  • Hindari tanaman dari jangkauan satwa liar yang dapat merusaknya.
  • Saat Anda menanam sayuran, lakukan proses pemeliharaan hingga panen. Namun, saat menanam tanaman hias, pastikan untuk melestarikan keindahan tanaman Anda.

Itulah Pembahasan mengenai langkah untuk menanam hidroponik dengan baik. Lakukan cara ini dengan tepat dan benar untuk mendapatkan hasil memuaskan yang diinginkan. selamat mencoba.

Baca Juga Artikel Lainnya :